Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT

View through CrossRef
Hasil studi PISA dan TIMSS menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam menyelesaikan masalah matematika masih rendah. Salah satu aspek yang mempengaruhi proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah adalah tipe kepribadian siswa yaitu ekstrovert dan introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket tipe kepribadian, tes soal matematika, serta wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ekstrovert lebih cepat dalam mengambil keputusan, tetapi kurang sistematis dalam menyusun strategi penyelesaian. Sebaliknya, siswa introvert lebih teliti, metodis, dan cenderung mendalami dalam memahami serta menyelesaikan masalah matematika. Kedua subjek memenuhi tahapan proses berpikir menurut Mason, namun mereka menunjukkan perbedaan dalam pendekatan dan strategi yang digunakan saat menyelesaikan masalah. Penelitian ini menegaskan bahwa memahami tipe kepribadian siswa dapat membantu pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih adaptif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa dalam upaya meningkatkan kemampuan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.
Publikasi Jurnal Ilmiah Akademik Universitas Muhammadiyah Makassar
Title: ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT
Description:
Hasil studi PISA dan TIMSS menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam menyelesaikan masalah matematika masih rendah.
Salah satu aspek yang mempengaruhi proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah adalah tipe kepribadian siswa yaitu ekstrovert dan introvert.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket tipe kepribadian, tes soal matematika, serta wawancara.
Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ekstrovert lebih cepat dalam mengambil keputusan, tetapi kurang sistematis dalam menyusun strategi penyelesaian.
Sebaliknya, siswa introvert lebih teliti, metodis, dan cenderung mendalami dalam memahami serta menyelesaikan masalah matematika.
Kedua subjek memenuhi tahapan proses berpikir menurut Mason, namun mereka menunjukkan perbedaan dalam pendekatan dan strategi yang digunakan saat menyelesaikan masalah.
Penelitian ini menegaskan bahwa memahami tipe kepribadian siswa dapat membantu pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih adaptif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa dalam upaya meningkatkan kemampuan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.

Related Results

Introvert Learners’ Need Analysis of English-Speaking Activity
Introvert Learners’ Need Analysis of English-Speaking Activity
ABSTRACTThe objective of this research was to reveal the introvert learner’s necessities, lacks, wants and learning needs in English speaking activity. This research was conducted ...
Burnout dan Kaitannya dengan Tipe Kepribadian Introvert
Burnout dan Kaitannya dengan Tipe Kepribadian Introvert
ABSTRACTThis purpose of this study is to examine whether introvert personality types can lead to burnout at nurses who work in RSUD Karanganyar. The subjects of this study involved...
Kepribadian Tokoh Utama pada Film The Nutcracker and The Four Realms Karya Lasse Hallström dan Joe Johnston
Kepribadian Tokoh Utama pada Film The Nutcracker and The Four Realms Karya Lasse Hallström dan Joe Johnston
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama pada film The Nutcracker And The Four Realms. Penelitian menerapkan metode analisis deskripstif kualitatif denga...
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 1 Lingsar Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 1 Lingsar Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari karakteristik cara berpikir siswa kelas VIII SMPN 1 Lingsar. Jenis penelitian ini ...
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN LITTAUER
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN LITTAUER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe kepribadian yang paling dominan pada tingkat kemampuan rendah, sedang, dan tinggi dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matemati...
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMK DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN MBTI
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMK DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN MBTI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMK ditinjau dari tipe kepribadian MBTI. Jenis penelitian pada penelitian ini yaitu peneliti...
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF POLOREJO
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF POLOREJO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar untuk siswa yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam menyelesaikan masalah kontektual, perbedaan kesu...
Pentingnya kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran matematika
Pentingnya kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran matematika
Untuk menyelesaikan suatu masalah dalam matematika diperlukan literasi matematika. Literasi matematika merupakan kapasitas untuk memformulasikan, menafsirkan dan menjabarkan matema...

Back to Top