Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Volume Serat Rayon Viskosa Terhadap Sifat Mekanik Komposit
View through CrossRef
Material komposit menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi teknik karena kemampuannya untuk mengombinasikan sifat unggul dari dua atau lebih material berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kekuatan tarik dan kekuatan impak dari material komposit berbasis serat rayon, serta menganalisis pengaruh variasi persentase serat terhadap sifat mekanik yang diuji. Dalam penelitian ini, variasi persentase serat yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, dan 15%. Serat rayon viskosa yang digunakan diperoleh dari limbah industri rayon. Rayon ini merupakan kumpulan ribuan hingga ratusan ribu filamen yang gagal melewati proses produksi lebih lanjut dalam industri serat rayon. Proses pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up dengan bantuan penekanan untuk memastikan pemerataan material. Pengujian sifat mekanik dilakukan berdasarkan standar internasional, yakni ASTM D3039 untuk uji tarik dan ASTM D256 untuk uji impak. Setiap variasi persentase serat diuji pada tiga spesimen untuk mendapatkan hasil yang representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi persentase serat sebesar 15% memberikan hasil paling optimal terhadap kekuatan mekanik komposit. Pada komposisi ini, diperoleh nilai kekuatan tarik ultimate, regangan tarik dan kekuatan impak tertinggi dibandingkan variasi lainnya. Hal ini membuktikan bahwa penambahan serat rayon hingga persentase tertentu dapat meningkatkan performa mekanik material komposit.
Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru
Title: Pengaruh Volume Serat Rayon Viskosa Terhadap Sifat Mekanik Komposit
Description:
Material komposit menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi teknik karena kemampuannya untuk mengombinasikan sifat unggul dari dua atau lebih material berbeda.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kekuatan tarik dan kekuatan impak dari material komposit berbasis serat rayon, serta menganalisis pengaruh variasi persentase serat terhadap sifat mekanik yang diuji.
Dalam penelitian ini, variasi persentase serat yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, dan 15%.
Serat rayon viskosa yang digunakan diperoleh dari limbah industri rayon.
Rayon ini merupakan kumpulan ribuan hingga ratusan ribu filamen yang gagal melewati proses produksi lebih lanjut dalam industri serat rayon.
Proses pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up dengan bantuan penekanan untuk memastikan pemerataan material.
Pengujian sifat mekanik dilakukan berdasarkan standar internasional, yakni ASTM D3039 untuk uji tarik dan ASTM D256 untuk uji impak.
Setiap variasi persentase serat diuji pada tiga spesimen untuk mendapatkan hasil yang representatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi persentase serat sebesar 15% memberikan hasil paling optimal terhadap kekuatan mekanik komposit.
Pada komposisi ini, diperoleh nilai kekuatan tarik ultimate, regangan tarik dan kekuatan impak tertinggi dibandingkan variasi lainnya.
Hal ini membuktikan bahwa penambahan serat rayon hingga persentase tertentu dapat meningkatkan performa mekanik material komposit.
Related Results
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Saat ini penggunaan polimer di dunia industri semakin berkembang, salah satunya dengan dibentuk menjadi komposit polimer. Matriks yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit sala...
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Serat hayati merupakan bahan yang saat ini sedang banyak dikembangkan sebagai penguat material komposit bermatriks polimer. Penggunaan serat hayati sebagai penguat pada suatu kompo...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
Komposit Epoksi Diperkuat Serat Corypha Utan: Karakterisasi Morpologi, Kekuatan Tarik Dan kekuatan Lentur
Komposit Epoksi Diperkuat Serat Corypha Utan: Karakterisasi Morpologi, Kekuatan Tarik Dan kekuatan Lentur
Serat Corypha utan lamarck, yang kaya selulosa, murah, berlimpah memiliki potensi untuk penguatan pada komposit termoset. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sifat-sifat dar...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...
Pengaruh Arah Serat Terhadap Kekuatan Lentur Komposit Hybrid Serat Daun Nanas dan Lidah Mertua
Pengaruh Arah Serat Terhadap Kekuatan Lentur Komposit Hybrid Serat Daun Nanas dan Lidah Mertua
Material komposit berpenguat serat alam merupakan alternatif ramah lingkungan dalam pengembangan material struktur ringan. Serat alam daun nanas (PALF) dan serat lidah mertua (Sans...
Karakteristik Kekuatan Tarik Dan Morfologi Biokomposit Pelepah Pisang Raksasa
Karakteristik Kekuatan Tarik Dan Morfologi Biokomposit Pelepah Pisang Raksasa
Biokomposit merupakan material baru yang didapat dari pepaduan antara serat dengan matrik. Material komposit ini dikembangkan untuk dijadikan material yang ramah lingkungan dan mem...
Review: Pembuatan Serat Rayon
Review: Pembuatan Serat Rayon
Serat sintetis dari minyak bumi memiliki posisi penting dalam produk tekstil. Lebih dari 50% produksi serat dunia didominasi oleh serat sintetik. Meskipun serat sintetik lebih mura...

