Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON

View through CrossRef
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawasan wisata, dan kegiatan perikanan. Hal ini diduga mempengaruhi kualitas perairan. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2014, bertujuan untuk mengetahui kondisi perairan Sungai Morosari berdasarkan kandungan klorofil-a, nitrat, fosfat, dan struktur komunitas fitoplankton. Variabel pendukung penelitian antara lain temperatur, arus, kedalaman, kecerahan,  pH, salinitas, dan oksigen terlarut. Pengambilan sampel pada penelitian ini ditentukan empat stasiun dengan tiga kali pengulangan. Analisis data yang digunakan untuk menggunakan analisis kluster dan analisis non parametrik Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata pada kandungan klorofil-a dan fosfat tiap stasiun, sedangkan pada kandungan nitrat tidak terdapat perbedaan yang nyata.  Kemiripan tertinggi berdasarkan komunitas fitoplankton terletak pada daerah yang didominasi pemukiman penduduk  dan daerah lalu lintas perahu nelayan, sedangkan kemiripan terendah yaitu pada daerah pertemuan pembuangan limbah industri. Kelimpahan fitoplankton termasuk dalam kategori kelimpahan yang sedang, indeks keanekaragaman dan indeks keseragaman fitoplankton rendah. Berdasarkan kandungan klorofil-a dan nitrat perairan Sungai Morosari termasuk ke dalam perairan oligotrofik, sedangkan berdasarkan kandungan fosfat termasuk ke dalam perairan mesotrofik dan eutrofik. Kata Kunci : Klorofil-a; Nitrat; Fosfat; Fitoplankton; Sungai Morosari ABSTRACT Morosari river located in District Sayung, Demak is used for the disposal of domestic and industrial waste, traffic, fishing boats, tourist areas and fisheries activities. And may affect the water quality. The study was conducted in April-May 2014, aimed to determine the condition of the river by chlorophyll-a, nitrate, phosphate, and phytoplankton community structure at different locations. Other variables included temperature, currents, depth, transparency, pH, salinity, and dissolved oxygen. This study used four stations with three replications. Analysis of the data used cluster analysis and the Kruskal-Wallis non parametric analysis. The results showed a significant difference in the content of chlorophyll-a and phosphate each station, while the nitrate content there was no significant difference. The highest similarity based on the phytoplankton community was between  residential areas and traffic areas fishing boat, while the lowest is similarity was in industrial waste disposal area. The abundance of phytoplankton included in the category of moderate abundance, phytoplankton diversity and evenness index were low. Based on the content of chlorophyll-a and nitrate Morosari river waters belong to the oligotrophic waters, while based on the phosphorus content included into the mesotrophic waters. Keywords : Chlorophyll-a; Nitrate; Phosphate; Phytoplankton; Morosari River
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
Description:
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawasan wisata, dan kegiatan perikanan.
Hal ini diduga mempengaruhi kualitas perairan.
Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2014, bertujuan untuk mengetahui kondisi perairan Sungai Morosari berdasarkan kandungan klorofil-a, nitrat, fosfat, dan struktur komunitas fitoplankton.
Variabel pendukung penelitian antara lain temperatur, arus, kedalaman, kecerahan,  pH, salinitas, dan oksigen terlarut.
Pengambilan sampel pada penelitian ini ditentukan empat stasiun dengan tiga kali pengulangan.
Analisis data yang digunakan untuk menggunakan analisis kluster dan analisis non parametrik Kruskal-Wallis.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata pada kandungan klorofil-a dan fosfat tiap stasiun, sedangkan pada kandungan nitrat tidak terdapat perbedaan yang nyata.
  Kemiripan tertinggi berdasarkan komunitas fitoplankton terletak pada daerah yang didominasi pemukiman penduduk  dan daerah lalu lintas perahu nelayan, sedangkan kemiripan terendah yaitu pada daerah pertemuan pembuangan limbah industri.
Kelimpahan fitoplankton termasuk dalam kategori kelimpahan yang sedang, indeks keanekaragaman dan indeks keseragaman fitoplankton rendah.
Berdasarkan kandungan klorofil-a dan nitrat perairan Sungai Morosari termasuk ke dalam perairan oligotrofik, sedangkan berdasarkan kandungan fosfat termasuk ke dalam perairan mesotrofik dan eutrofik.
 Kata Kunci : Klorofil-a; Nitrat; Fosfat; Fitoplankton; Sungai Morosari ABSTRACT Morosari river located in District Sayung, Demak is used for the disposal of domestic and industrial waste, traffic, fishing boats, tourist areas and fisheries activities.
And may affect the water quality.
The study was conducted in April-May 2014, aimed to determine the condition of the river by chlorophyll-a, nitrate, phosphate, and phytoplankton community structure at different locations.
Other variables included temperature, currents, depth, transparency, pH, salinity, and dissolved oxygen.
This study used four stations with three replications.
Analysis of the data used cluster analysis and the Kruskal-Wallis non parametric analysis.
The results showed a significant difference in the content of chlorophyll-a and phosphate each station, while the nitrate content there was no significant difference.
The highest similarity based on the phytoplankton community was between  residential areas and traffic areas fishing boat, while the lowest is similarity was in industrial waste disposal area.
The abundance of phytoplankton included in the category of moderate abundance, phytoplankton diversity and evenness index were low.
Based on the content of chlorophyll-a and nitrate Morosari river waters belong to the oligotrophic waters, while based on the phosphorus content included into the mesotrophic waters.
 Keywords : Chlorophyll-a; Nitrate; Phosphate; Phytoplankton; Morosari River.

Related Results

Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah perairan yang diandalkan sebagai penghasil bahan tambang bauksit, penghasil komoditas perikanan dan sebagai daerah wisata ...
Kesuburan Perairan dan Komunitas Fitoplankton Danau Toba di Wilayah Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
Kesuburan Perairan dan Komunitas Fitoplankton Danau Toba di Wilayah Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
In order to determine the waters fertility and Phytoplankton abundance of Lake Toba in the Ajibata District, and to compare them with other sub-districts in Lake Toba, this study w...
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Phytoplankton is an organism that had an effect on life waters and can be used as the parameters in monitoring water quality. Distribution of phytoplankton in the waters can be for...
Sebaran Spasial Nitrat dan Fosfat Di Perairan Terumbu Karang Kabupaten Bone dan Kelayakannya Untuk Lokasi Pertumbuhan Karang
Sebaran Spasial Nitrat dan Fosfat Di Perairan Terumbu Karang Kabupaten Bone dan Kelayakannya Untuk Lokasi Pertumbuhan Karang
Nitrat dan posfat dibutuhkan oleh zooxhantella yang bersimbiosis dengan terumbu karang. Kadar nitrat dan fospat perairan dipengaruhi oleh aktifitas di daratan karena sumber utama n...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...

Back to Top