Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh dalam Sambung Pucuk Kakao

View through CrossRef
Teknik sambung pucuk banyak dilakukan oleh petani kakao  karena dinilai  mudah, murah dan tidak membutuhkan sarana dan peralatan khusus. Hasil kajian peran hormon dalam interaksi batang bawah (rootstock) dan batang atas (scion) pada proses penyambungan dapat  dimanfatkan untuk penyempurnaan teknik penyambungan tanaman kakao. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT) golongan sitokinin, auksin dan giberelin terhadap pembentukan tunas pada batang atas tanaman sambung pucuk kakao. Penelitian terdiri dari dua percobaan menggunakan rancangan acak kelompok. Sebagai perlakuan pada percobaan pertama adalah 12 taraf kombinasi ZPT golongan sitokinin dan auksin sedangkan pada percobaan kedua adalah 12 taraf kombinasi ZPT golongan sitokinin dan giberelin. Teknik sambung konvensional tanpa penggunaan ZPT digunakan sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat pengatur tumbuh yang diaplikasikan pada entres sehari sebelum penyambungan berpengaruh nyata terhadap persentase pembentukan tunas. Persentase pembentukan tunas  pada batang atas tanaman hasil sambung lebih tinggi pada perlakuan aplikasi sitokinin tanpa penambahan auksin maupun giberelin. Perlakuan aplikasi ZPT belum berpengaruh terhadap jumlah daun, jumlah cabang dan panjang tunas baru pada batang atas. Kata kunci: ZPT, batang bawah,  tunas trubus, sitokinin, sambung pucuk
Title: Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh dalam Sambung Pucuk Kakao
Description:
Teknik sambung pucuk banyak dilakukan oleh petani kakao  karena dinilai  mudah, murah dan tidak membutuhkan sarana dan peralatan khusus.
Hasil kajian peran hormon dalam interaksi batang bawah (rootstock) dan batang atas (scion) pada proses penyambungan dapat  dimanfatkan untuk penyempurnaan teknik penyambungan tanaman kakao.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT) golongan sitokinin, auksin dan giberelin terhadap pembentukan tunas pada batang atas tanaman sambung pucuk kakao.
Penelitian terdiri dari dua percobaan menggunakan rancangan acak kelompok.
Sebagai perlakuan pada percobaan pertama adalah 12 taraf kombinasi ZPT golongan sitokinin dan auksin sedangkan pada percobaan kedua adalah 12 taraf kombinasi ZPT golongan sitokinin dan giberelin.
Teknik sambung konvensional tanpa penggunaan ZPT digunakan sebagai kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat pengatur tumbuh yang diaplikasikan pada entres sehari sebelum penyambungan berpengaruh nyata terhadap persentase pembentukan tunas.
Persentase pembentukan tunas  pada batang atas tanaman hasil sambung lebih tinggi pada perlakuan aplikasi sitokinin tanpa penambahan auksin maupun giberelin.
Perlakuan aplikasi ZPT belum berpengaruh terhadap jumlah daun, jumlah cabang dan panjang tunas baru pada batang atas.
 Kata kunci: ZPT, batang bawah,  tunas trubus, sitokinin, sambung pucuk.

Related Results

DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Sebagian besar kakao diekspor keluar negeri. Maka pemerintah menerapkan peraturan yang membatasi ekspor kakao. Menurun...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
Agribisnis kakao di Kabupaten Pesawaran masih menghadapi berbagai masalah kompleks antara lain rendahnya produktivitas kakao, mutu produk masih rendah, dan belum adanya nilai tamba...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Indonesia adalah salah satu produsen biji kakao terbesar di dunia. Kakao menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia yang di ekspor ke pasar internasional. Belanda menjadi salah...
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN VINCA (Catharathus roseus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN VINCA (Catharathus roseus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis-jenis pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik serta interaksi antara pupuk kandang ...
Pertumbuhan Stek Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus [Roxb.] Havil) Pada Berbagai Media dan Zat Pengatur Tumbuh
Pertumbuhan Stek Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus [Roxb.] Havil) Pada Berbagai Media dan Zat Pengatur Tumbuh
Tanaman jabon merah (Anthocephalus macrophyllus (Roxb.) Havil) merupakan jenis alternatif yang diprioritaskan dalam pembangunan hutan tanaman penghasil kayu. Teknik perbanyakan veg...
Kajian Pengaruh Macam dan Kosentrasi Zat Pengatur Tumbuh Auksin terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Tanaman Jati (Tectona grandis)
Kajian Pengaruh Macam dan Kosentrasi Zat Pengatur Tumbuh Auksin terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Tanaman Jati (Tectona grandis)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam dan kosentrasi zat pengatur tumbuh auksin terhadap pertumbuhan stek pucuk jati (Tectona grandis). Penelitian dilaksanakan d...

Back to Top