Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN FENOLOGI PEMBUNGAAN KROKOT (Portulaca oleracea Linn.)

View through CrossRef
Informasi tentang fenologi pembungaan dan karakter tanaman hias terutama krokot masih terbatas. Oleh karena itu dibutuhkan kajian lebih lanjut untuk menambah pengetahuan pembudidaya tanaman hias ini, sehingga diharapkan  mampu menghasilkan varietas-varietas baru. Seain itu hasil kajian ini diharapkan dapat menambah khazanah ilmu didunia pendidikan mengenai perkembangan dan morfologi bunga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenologi pembungaan dan karakter morfologi bunga krokot yang selanjutnya hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai salah satu materi pengayaan pada praktikum struktur perkembangan bunga dalam bentuk penuntun praktikum. Penelitian dilakukan di Kelurahan Jambi Kecil. Sampel yang digunakan sebanyak 15 kuntum bunga krokot, dengan teknik pengambilan sample Purposive Sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Data didapatkan dengan pengamatan secara langsung, data kualitatif akan dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif akan dianalis dengan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa fenologi pembungaan krokot dimulai sejak munculnya fase tunas bunga, kuncup kecil, kuncup hijau kekuningan, kuncup membesar, bunga mekar, layu, kering, dan rontok membutuhkan waktu 20 sampai 26 hari. Periode lama mekar adalah tidak lebih dari satu hari dimulai dari sekitar pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Selama masa perkembangan bunga, Kondisi cuaca pada saat puncak mekar bunga hingga bunga rontok cukup stabil. Mahkota bunga yang rontok tidak menghasilkan buah, hanya menyisakan dasar bunga yang lama kelamaan menjadi kering dan kecoklatan. Hasil karakterisasi menunjukkan tidak ada perbedaan dari struktur morfologi bunga hanya terdapat perbedaan pada ukuran dan jumlah bagian-bagian bunga.   Kata kunci : Fenologi, Morfologi, Portulaca oleracea Linn.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN FENOLOGI PEMBUNGAAN KROKOT (Portulaca oleracea Linn.)
Description:
Informasi tentang fenologi pembungaan dan karakter tanaman hias terutama krokot masih terbatas.
Oleh karena itu dibutuhkan kajian lebih lanjut untuk menambah pengetahuan pembudidaya tanaman hias ini, sehingga diharapkan  mampu menghasilkan varietas-varietas baru.
Seain itu hasil kajian ini diharapkan dapat menambah khazanah ilmu didunia pendidikan mengenai perkembangan dan morfologi bunga.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenologi pembungaan dan karakter morfologi bunga krokot yang selanjutnya hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai salah satu materi pengayaan pada praktikum struktur perkembangan bunga dalam bentuk penuntun praktikum.
Penelitian dilakukan di Kelurahan Jambi Kecil.
Sampel yang digunakan sebanyak 15 kuntum bunga krokot, dengan teknik pengambilan sample Purposive Sampling.
Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif dan data kualitatif.
Metode yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi.
Data didapatkan dengan pengamatan secara langsung, data kualitatif akan dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif akan dianalis dengan statistik sederhana.
Hasil penelitian menunjukan bahwa fenologi pembungaan krokot dimulai sejak munculnya fase tunas bunga, kuncup kecil, kuncup hijau kekuningan, kuncup membesar, bunga mekar, layu, kering, dan rontok membutuhkan waktu 20 sampai 26 hari.
Periode lama mekar adalah tidak lebih dari satu hari dimulai dari sekitar pukul 08.
00 WIB sampai 16.
00 WIB.
Selama masa perkembangan bunga, Kondisi cuaca pada saat puncak mekar bunga hingga bunga rontok cukup stabil.
Mahkota bunga yang rontok tidak menghasilkan buah, hanya menyisakan dasar bunga yang lama kelamaan menjadi kering dan kecoklatan.
Hasil karakterisasi menunjukkan tidak ada perbedaan dari struktur morfologi bunga hanya terdapat perbedaan pada ukuran dan jumlah bagian-bagian bunga.
   Kata kunci : Fenologi, Morfologi, Portulaca oleracea Linn.

Related Results

Hubungan Antara Fenologi Tanaman dengan Hasil dan Mutu Rajangan Kering Tembakau Temanggung
Hubungan Antara Fenologi Tanaman dengan Hasil dan Mutu Rajangan Kering Tembakau Temanggung
<p>Hasil dan mutu tembakau temanggung merupakan hasil interaksi antara pengaruh genetik tanaman dan kondisi lingkungan tumbuh. Pada tembakau virginia, fenologi tanaman merupa...
Pengaruh Rasio Puree Krokot (Portulaca Oleracea L.) Dan Sari Kedelai Terhadap Sifat Organoleptik Mellorine
Pengaruh Rasio Puree Krokot (Portulaca Oleracea L.) Dan Sari Kedelai Terhadap Sifat Organoleptik Mellorine
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh rasio puree krokot dan sari kedelai terhadap sifat organoleptik yang meliputi mutu hedonik (flavor dan tekstur) dan hedonik (warn...
Investigation of CO2 Extract of Portulaca oleracea for Antioxidant Activity from Raw Material Cultivated in Kazakhstan
Investigation of CO2 Extract of Portulaca oleracea for Antioxidant Activity from Raw Material Cultivated in Kazakhstan
Medicinal plants remain as an important resource in the fight against many diseases, especially in developing countries. Antioxidants are substances capable of delaying, retarding,...
Tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak manfaatnya, tidak hanya berfungsi sebagai sayuran buah tetapi juga sering dijadikan pelengkap bumbu masakan, bahan pew...
An Innovative Herbal Hair Tonic Derived from Purslane (Portulaca oleracea) Extract
An Innovative Herbal Hair Tonic Derived from Purslane (Portulaca oleracea) Extract
The rising demand for natural and eco-friendly personal care  products has driven innovation in plant-based formulations. Portulaca species, rich in bioactive compounds, are potent...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perbungaan Dan Uji Sterilitas Serbuk Sari Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.)
Perbungaan Dan Uji Sterilitas Serbuk Sari Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.)
Budidaya salak Sidimpuan perlu memperhatikan masalah kesuburan serbuk sari pada fase pembungaan agar keberhasilan pembentukan buah dalam meningkatkan produksi. Salak memiliki bunga...

Back to Top