Javascript must be enabled to continue!
Pencarian Karakteristik Truncated Differential pada 8 Iterasi Algoritme Design 32 Bit Lightweight Block Cipher Algorithm (DLBCA)
View through CrossRef
Algoritme DLBCA merupakan algoritme block cipher dengan struktur feistel yang terdiri dari 15 iterasi dan memiliki plaintext sepanjang 32 bit dan kunci sepanjang 80 bit. Serangan diferensial telah diterapkan pada algoritme DLBCA dengan hasil jumlah s-box cenderung lebih sedikit ketika dibandingkan dengan beberapa algoritme lainnya. Serangan diferensial dapat dikembangkan menjadi serangan truncated diferential dengan menggabungkan n buah karakteristik truncated. Pada penelitian ini dilakukan pencarian karakteristik truncated untuk delapan iterasi algoritme DLBCA. Penentuan karakteristik truncated terbaik didasarkan pada probabilitas diferensial dari masing-masing karakteristik truncated. Input pada karakteristik truncated yang dipilih adalah A0={2, 8, a} dan A1={1, 4, 5}, serta banyak nibble aktif pada input difference adalah dua nibble. Pada penelitian ini terdapat dua karakteristik truncated terbaik untuk delapan iterasi algoritme DLBCA denga probabilitas 2-67,0922814695. Probabilitas terbaik untuk empat iterasi adalah 2-33,9744694257 dan telah melebihi kompleksitas brute force attack yaitu 232. Berdasarkan hal tersebut, maka algoritme ini tahan terhadap serangan truncated mulai dari empat iterasi. Seranagn truncated dapat diterapkan pada empat iterasi algoritma DLBCA menggunakan distinguisher tiga iterasi. Pasangan plaintext dan ciphertext yang dibutuhkan untuk menerapkan serangan truncated diferential pada empat iterasi algoritme DLBCA yaitu c.222,4682840384. Serangan ini mengembalikan subkunci sebanyak 16 bit.
Title: Pencarian Karakteristik Truncated Differential pada 8 Iterasi Algoritme Design 32 Bit Lightweight Block Cipher Algorithm (DLBCA)
Description:
Algoritme DLBCA merupakan algoritme block cipher dengan struktur feistel yang terdiri dari 15 iterasi dan memiliki plaintext sepanjang 32 bit dan kunci sepanjang 80 bit.
Serangan diferensial telah diterapkan pada algoritme DLBCA dengan hasil jumlah s-box cenderung lebih sedikit ketika dibandingkan dengan beberapa algoritme lainnya.
Serangan diferensial dapat dikembangkan menjadi serangan truncated diferential dengan menggabungkan n buah karakteristik truncated.
Pada penelitian ini dilakukan pencarian karakteristik truncated untuk delapan iterasi algoritme DLBCA.
Penentuan karakteristik truncated terbaik didasarkan pada probabilitas diferensial dari masing-masing karakteristik truncated.
Input pada karakteristik truncated yang dipilih adalah A0={2, 8, a} dan A1={1, 4, 5}, serta banyak nibble aktif pada input difference adalah dua nibble.
Pada penelitian ini terdapat dua karakteristik truncated terbaik untuk delapan iterasi algoritme DLBCA denga probabilitas 2-67,0922814695.
Probabilitas terbaik untuk empat iterasi adalah 2-33,9744694257 dan telah melebihi kompleksitas brute force attack yaitu 232.
Berdasarkan hal tersebut, maka algoritme ini tahan terhadap serangan truncated mulai dari empat iterasi.
Seranagn truncated dapat diterapkan pada empat iterasi algoritma DLBCA menggunakan distinguisher tiga iterasi.
Pasangan plaintext dan ciphertext yang dibutuhkan untuk menerapkan serangan truncated diferential pada empat iterasi algoritme DLBCA yaitu c.
222,4682840384.
Serangan ini mengembalikan subkunci sebanyak 16 bit.
Related Results
IMPLEMENTASI PERBANDINGAN SEQUENTIAL SEARCH DAN BINARY SEARCH PADA PENCARIAN JUDUL ARTIKEL JURNAL WEB
IMPLEMENTASI PERBANDINGAN SEQUENTIAL SEARCH DAN BINARY SEARCH PADA PENCARIAN JUDUL ARTIKEL JURNAL WEB
Pencarian data pada sistem informasi memerlukan algoritma yang mampu bekerja secara cepat dan efisien, terutama dalam proses pencarian data artikel jurnal. Penelitian ini bertujuan...
Enkripsi dan Dekripsi Pesan Menggunakan Metode Vigenere Cipher dan Route Cipher
Enkripsi dan Dekripsi Pesan Menggunakan Metode Vigenere Cipher dan Route Cipher
Kriptografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang cara menjaga kerahasiaan pesan. Terdapat dua proses dalam kriptografi yaitu enkripsi dan dekripsi. Enkripsi yaitu merubah pesan ...
Analisis Dan Implementasi Algoritma Bcrypt Dengan Affine Cipher Untuk Pengamanan Password Pada Aplikasi Web
Analisis Dan Implementasi Algoritma Bcrypt Dengan Affine Cipher Untuk Pengamanan Password Pada Aplikasi Web
Teknologi informasi saat ini semakin berkembang dengan berkembangnya teknologi tersebut membuat segala kalangan dapat mengakses aplikasi web, hal tersebut menjadikan keamanan pada ...
Unjuk Kerja Selection Sort Hybrid
Unjuk Kerja Selection Sort Hybrid
Abstract. Sorting is the most basic and important process in data processing. The sorting process on large data causes large computation. Some existing sorting algorithms need to b...
Rock Bit Imbalance Force Prediction
Rock Bit Imbalance Force Prediction
Abstract
It is important to be able to predict the instantaneous forces and moments at the bit during drilling, but the rock/bit interaction process is not thorou...
Rock/Bit Imbalance Force Prediction
Rock/Bit Imbalance Force Prediction
Abstract
It is important to be able to predict the instantaneous forces and moments at the bit during drilling, but the rock/bit interaction process is not thorou...
Attacks on the Random Gamming Code
Attacks on the Random Gamming Code
In 1917, Hilbert Vernam patented a top-secret encryption scheme, which at first was called a one-time notepad and later a Vernam cipher. At the time that Vernam proposed this schem...
Encryption Efficiency Analysis and Security Evaluation of RC6 Block Cipher for Digital Images
Encryption Efficiency Analysis and Security Evaluation of RC6 Block Cipher for Digital Images
This paper investigates the encryption efficiency of RC6 block cipher application to digital
images, providing a new mathematical measure for encryption efficiency, which we ...

