Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengujian Aktivitas Antioksidan dan Kadar Antosianin Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)

View through CrossRef
Abstract. The use of antioxidants is increasingly important as cases of degenerative diseases increase. Antioxidants function to stop free radical chain reactions, preventing oxidative damage. This study aims to determine the antioxidant activity and anthocyanin levels of roselle flower extract (Hibiscus sabdariffa L.) obtained through the maceration method. Extraction was carried out with a solvent and the addition of tartaric acid to pH 1–2. Anthocyanin levels were determined using the pH difference method using pH 1.0 buffer and pH 4.5 buffer with UV-Vis spectrophotometry. Antioxidant activity testing was carried out using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil) method with vitamin C as a comparison. The test results showed an average IC₅₀ value of 83.594 ppm ± 1.120, which indicates a strong potential for antioxidant activity. The results of the determination of anthocyanin levels obtained were an average of 42.14 mg/L ± 0.141. Abstrak. Penggunaan antioksidan semakin penting seiring meningkatnya kasus penyakit degeneratif. Antioksidan berfungsi menghentikan reaksi berantai radikal bebas, mencegah kerusakan oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kadar antosianin dari ekstrak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) yang diperoleh melalui metode maserasi. Ekstraksi dilakukan dengan pelarut serta penambahan asam tartrat hingga pH 1–2. Kadar antosianin ditentukan menggunakan metode perbedaan pH menggunakan buffer pH 1,0 dan buffer pH 4,5 dengan spektrofotometri UV-Vis. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazil) dengan vitamin C sebagai pembanding. Hasil pengujian menunjukkan nilai IC₅₀ rata – rata 83,594 ppm ± 1,120, yang menunjukkan potensi aktivitas antioksidan yang kuat. Hasil penentuan kadar antosianin yang diperoleh rata-rata 42,14 mg/L ± 0,141.
Title: Pengujian Aktivitas Antioksidan dan Kadar Antosianin Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)
Description:
Abstract.
The use of antioxidants is increasingly important as cases of degenerative diseases increase.
Antioxidants function to stop free radical chain reactions, preventing oxidative damage.
This study aims to determine the antioxidant activity and anthocyanin levels of roselle flower extract (Hibiscus sabdariffa L.
) obtained through the maceration method.
Extraction was carried out with a solvent and the addition of tartaric acid to pH 1–2.
Anthocyanin levels were determined using the pH difference method using pH 1.
0 buffer and pH 4.
5 buffer with UV-Vis spectrophotometry.
Antioxidant activity testing was carried out using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil) method with vitamin C as a comparison.
The test results showed an average IC₅₀ value of 83.
594 ppm ± 1.
120, which indicates a strong potential for antioxidant activity.
The results of the determination of anthocyanin levels obtained were an average of 42.
14 mg/L ± 0.
141.
Abstrak.
Penggunaan antioksidan semakin penting seiring meningkatnya kasus penyakit degeneratif.
Antioksidan berfungsi menghentikan reaksi berantai radikal bebas, mencegah kerusakan oksidatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kadar antosianin dari ekstrak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.
) yang diperoleh melalui metode maserasi.
Ekstraksi dilakukan dengan pelarut serta penambahan asam tartrat hingga pH 1–2.
Kadar antosianin ditentukan menggunakan metode perbedaan pH menggunakan buffer pH 1,0 dan buffer pH 4,5 dengan spektrofotometri UV-Vis.
Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazil) dengan vitamin C sebagai pembanding.
Hasil pengujian menunjukkan nilai IC₅₀ rata – rata 83,594 ppm ± 1,120, yang menunjukkan potensi aktivitas antioksidan yang kuat.
Hasil penentuan kadar antosianin yang diperoleh rata-rata 42,14 mg/L ± 0,141.

Related Results

Mekanisme Anti-Hipertensi dari Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dalam Pengobatan Berbasis Bahan Alam: A Systematic Review
Mekanisme Anti-Hipertensi dari Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dalam Pengobatan Berbasis Bahan Alam: A Systematic Review
Hipertensi merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya tekanan darah berupa tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Tingginya tek...
PENGARUH PEMBERIAN TEH ROSELA UNGU (HIBISCUS SABDARIFFA LINN) TERHADAP PROFIL LIPID PADA TIKUS HIPERKOLESTEROLEMI
PENGARUH PEMBERIAN TEH ROSELA UNGU (HIBISCUS SABDARIFFA LINN) TERHADAP PROFIL LIPID PADA TIKUS HIPERKOLESTEROLEMI
Latar Belakang : Dislipidemia merupakan faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Bunga rosela sebagai tanaman herb...
PENGARUH BERKUMUR REBUSAN BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP PERUBAHAN PH SALIVA PADA MAHASISWA KESEHATAN GIGI ANGKATAN 2023
PENGARUH BERKUMUR REBUSAN BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP PERUBAHAN PH SALIVA PADA MAHASISWA KESEHATAN GIGI ANGKATAN 2023
ABSTRAKLatar Belakang: Saliva berperan penting dalam melindungi gigi dari pengaruh luar dan menjaga keseimbangan pH yang optimal. Penurunan pH saliva dapat mempercepat proses demin...
Uji Aktivitas Antibakteri Kombucha Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus
Uji Aktivitas Antibakteri Kombucha Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus
Rosela merupakan salah satu tanaman obat keluarga yang sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Rosela memiliki potensi untuk dijadikan minum...
Studi Elektrokimia Klorofil dan Antosianin Sebagai Fotosensitizer DSSC (Dye-Sensitized Solar Cell)
Studi Elektrokimia Klorofil dan Antosianin Sebagai Fotosensitizer DSSC (Dye-Sensitized Solar Cell)
Abstrak. Pada penelitian ini dilakukan analisis elektrokimia ekstrak klorofil dan antosianin dari daun suji (Pleomele Angustifolia) dan kulit buah naga merah (Hylocereus Polyrhizus...
Hibiscus sabdariffa L. (Traditional Medicine and Food Ingredients)
Hibiscus sabdariffa L. (Traditional Medicine and Food Ingredients)
Hibiscus sabdariffa has been used as food, herbal drinks, and flavoring ingredients in the food and pharmaceutical industries. This study aims to explain the botany, utilization an...
Status antioksidan dan oksidatif laki-laki yang mengalami kegemukan dengan pemberian minuman rosela ungu
Status antioksidan dan oksidatif laki-laki yang mengalami kegemukan dengan pemberian minuman rosela ungu
Background : Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) is an anthocyanin-rich plant that has good antioxidant capacity. However, the utilization was limited to red roselle, while previous st...

Back to Top