Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PERILAKU GESER BALOK KASTELLA MODIFIKASI KOMPOSIT
View through CrossRef
ABSTRACTKastella beam profile is the development of the IWF (I Wide Flange). In the manufacturing process IWF profile split into two parts, so that it dimaksutkan Kastella beam height can be adjusted to the height that has been designed. Kastella beam has an advantage in increasing the capacity of the moment, as well as to overcome the problems posed in the form of Kastella beam web buckling and shear capacity reduction. The purpose of this study was to determine the behavior shear beam Kastella and to determine the ultimate load that can be accepted by the test object.This research was conducted with the specimens, the beam Kastella with diagonal steel reinforcement D22 connector and composite mortar with 275x75x7x5 mm dimensions. IWF's profile span length of 780 mm this test. This test joint support and roller wear. The load applied to the beam are two points that work load in the direction perpendicular to the beam field, where the position of the point of loading is 1/3 and 2/3 of the total length of the test specimen.These results indicate that the composite mortar Kastella ultimate load capacity of 715 kN. From the analysis it can be concluded that the pattern collapse on beam Kastella composite mortar modification is the formation shear pattern collapse, it can be seen from the pattern of cracks that occur during testing.Keywords: Beams Kastella, Composites Mortar, Behavior SlideABSTRAKBalok Kastella merupakan pengembangan dari profil IWF (I Wide Flange). Dalam proses pembuatannya profil IWF dibelah menjadi dua bagian, hal ini dimaksutkan agar tinggi balok kastella dapat disesuaikan dengan tingginya yang sudah didesain. Balok kastella memiliki keunggulan dalam peningkatan kapasitas momen, sekaligus dapat mengatasi permasalahan yang ditimbulkan pada balok kastella yaitu berupa web buckling dan penurunan kapasitas geser. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok kastella serta untuk mengetahui beban ultimit yang dapat diterima oleh benda uji.Penelitian ini dilakukan dengan satu buah benda uji, yaitu balok kastella dengan penyambung diagonal tulangan baja D22 dan komposit mortar dengan dimensi 275x75x7x5 mm. Panjang bentang profil IWF untuk pengujian ini sebesar 780 mm. Pengujian ini memakai tumpuan sendi dan rol. Beban yang diaplikasikan pada balok adalah beban dua titik yang bekerja pada arah tegak lurus bidang balok, dimana posisi titik pembebanan adalah 1/3 dan 2/3 dari panjang total benda uji.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kastella komposit mortar memiliki kapasitas beban ultimit sebesar 715 kN. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pola keruntuhan pada balok kastella modifikasi komposit mortar adalah pola keruntuhan formasi geser, hal ini dapat dilihat dari pola retak yang terjadi saat pengujian.Kata Kunci : Balok Kastella, Komposit Mortar, Perilaku Geser
Politeknik Negeri Jakarta
Title: ANALISIS PERILAKU GESER BALOK KASTELLA MODIFIKASI KOMPOSIT
Description:
ABSTRACTKastella beam profile is the development of the IWF (I Wide Flange).
In the manufacturing process IWF profile split into two parts, so that it dimaksutkan Kastella beam height can be adjusted to the height that has been designed.
Kastella beam has an advantage in increasing the capacity of the moment, as well as to overcome the problems posed in the form of Kastella beam web buckling and shear capacity reduction.
The purpose of this study was to determine the behavior shear beam Kastella and to determine the ultimate load that can be accepted by the test object.
This research was conducted with the specimens, the beam Kastella with diagonal steel reinforcement D22 connector and composite mortar with 275x75x7x5 mm dimensions.
IWF's profile span length of 780 mm this test.
This test joint support and roller wear.
The load applied to the beam are two points that work load in the direction perpendicular to the beam field, where the position of the point of loading is 1/3 and 2/3 of the total length of the test specimen.
These results indicate that the composite mortar Kastella ultimate load capacity of 715 kN.
From the analysis it can be concluded that the pattern collapse on beam Kastella composite mortar modification is the formation shear pattern collapse, it can be seen from the pattern of cracks that occur during testing.
Keywords: Beams Kastella, Composites Mortar, Behavior SlideABSTRAKBalok Kastella merupakan pengembangan dari profil IWF (I Wide Flange).
Dalam proses pembuatannya profil IWF dibelah menjadi dua bagian, hal ini dimaksutkan agar tinggi balok kastella dapat disesuaikan dengan tingginya yang sudah didesain.
Balok kastella memiliki keunggulan dalam peningkatan kapasitas momen, sekaligus dapat mengatasi permasalahan yang ditimbulkan pada balok kastella yaitu berupa web buckling dan penurunan kapasitas geser.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok kastella serta untuk mengetahui beban ultimit yang dapat diterima oleh benda uji.
Penelitian ini dilakukan dengan satu buah benda uji, yaitu balok kastella dengan penyambung diagonal tulangan baja D22 dan komposit mortar dengan dimensi 275x75x7x5 mm.
Panjang bentang profil IWF untuk pengujian ini sebesar 780 mm.
Pengujian ini memakai tumpuan sendi dan rol.
Beban yang diaplikasikan pada balok adalah beban dua titik yang bekerja pada arah tegak lurus bidang balok, dimana posisi titik pembebanan adalah 1/3 dan 2/3 dari panjang total benda uji.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kastella komposit mortar memiliki kapasitas beban ultimit sebesar 715 kN.
Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pola keruntuhan pada balok kastella modifikasi komposit mortar adalah pola keruntuhan formasi geser, hal ini dapat dilihat dari pola retak yang terjadi saat pengujian.
Kata Kunci : Balok Kastella, Komposit Mortar, Perilaku Geser.
Related Results
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK DENGAN PELEBARAN DIMENSI PADA DAERAH TUMPUAN BALOK BETON BERTULANG DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN LUSAS
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK DENGAN PELEBARAN DIMENSI PADA DAERAH TUMPUAN BALOK BETON BERTULANG DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN LUSAS
Kegagalan pada balok beton bertulang dapat terjadi pada tumpuan atau sambungan kolom dan balok. Perkuatan pada daerah yang memiliki kapasitas kurang dari yang diperlukan menjadi so...
A Morphological Comparative Study of the Mongolian 「Geser」-Focusing on 「Peking Geser」 and 「Longfu Temple Geser」
A Morphological Comparative Study of the Mongolian 「Geser」-Focusing on 「Peking Geser」 and 「Longfu Temple Geser」
The Mongolian 「Geser」 story is an original literary work of Mongolians and has a strong colloquial character, making it one of the most suitable materials for linguistic research. ...
STUDI EKSPERIMENTAL BALOK BETON BERTULANG DENGAN DAN TANPA SENGKANG
STUDI EKSPERIMENTAL BALOK BETON BERTULANG DENGAN DAN TANPA SENGKANG
Gaya geser yang terjadi pada balok ditahan oleh ikatan antar materialdan tulangan sengkang. Balok beton bertulang tanpa menggunakansengkang akan mengalami perubahan kekuatan dan po...
ANALISIS MOMEN-LENDUTAN PADA BALOK INDUK DENGAN VARIASI PENEMPATAN BALOK ANAK BETON BERTULANG
ANALISIS MOMEN-LENDUTAN PADA BALOK INDUK DENGAN VARIASI PENEMPATAN BALOK ANAK BETON BERTULANG
Abstrak : Elemen struktur yang sangat penting pada bangunan adalah balok. Dalam perencanaan balok beton bertulang didesain untuk kuat menahan gaya sesuai dengan pembebanan. Balok a...
Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Jumlah Tulangan Pada Zona Tekan
Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Jumlah Tulangan Pada Zona Tekan
Bangunan sederhana seperti rumah tinggal merupakan bangunan yang memiliki desain struktur relatif lebih kecil dibandingkan dengan bangunan gedung bertingkat lainnya. Pekerjaan balo...
KUAT LENTUR BALOK KOMPOSIT DARI SERAT RAYUNG DENGAN MATRIKS LEM KAYU MENGGUNAKAN METODE KEMPA DINGIN
KUAT LENTUR BALOK KOMPOSIT DARI SERAT RAYUNG DENGAN MATRIKS LEM KAYU MENGGUNAKAN METODE KEMPA DINGIN
<p>Rayung merupakan jenis serat alami yang berasal dari tangkai pelepah dan bunga rumput gelagah yang dikeringkan, dalam penelitian ini rayung digunakan sebagai bahan balok k...
KOMPOSIT RESIN HIBRIDA SEBAGAI BAHAN MATERIAL RETROFIT BALOK KAYU
KOMPOSIT RESIN HIBRIDA SEBAGAI BAHAN MATERIAL RETROFIT BALOK KAYU
Balok adalah struktur penting dalam sebuah konstruksi bangunan. Salah satu material balok yang paling umum digunakan adalah kayu. Penggunaan balok kayu untuk konstruksi struktural ...

