Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Pemahaman Guru PJOK Melalui Tes Dan Pengukuran Olahraga
View through CrossRef
Kegiatan pembelajaran PJOK pada dasarnya banyak melibatkan bagianbagian tubuh untuk bergerak seperti tubuh bagian atas, tubuh bagian tengah, dan tubuh bagian bawah. Pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung masih banyak ditemui para siswa yang mengalami cedera, terjadinya cedera bisa disebabkan oleh faktor internal (dari dalam diri pelaku) dan faktor eksternal (dari luar diri perilaku). Secara internal, selain kurangnya pemanasan cedera juga bisa disebabkan oleh kelelahan fisik, kelainan fungsi tubuh, kurangnya konsentrasi dan ketidak disiplinan.Sedangkan secara eksternal, cedera bisa dipicu oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai dan kegiatan pembelajaran yang terlalu keras. Kedua faktor tersebut perlu mendapat perhatian bagi para guru dansiswa agar bias mengantisipasi danmeminimalisir terjadinya cedera. Agar dapat mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya cedera, maka guru dan siswa harus menyiapkan diri untuk melaksanakankegiatan pembelajaran dengan cara pemanasan yang cukup, memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi, dan harus mengatahui kondisi tubuh.
Apabila guru dan siswa tidak begitu memperhatikan tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan dalam pembalajaran penjas maka saat pembelajaran kemungkinan terjadinya cedera bisa menjadi sangat tinggi. Jadi sudah selayaknya bahwa pelaksanaan Pelatih Pemahaman Nutrisi, Psikologi dan Pencegahan Cedera Atlet bagi Pelatih dan Guru. Solusi yang di berikan Memberikan pelatihan/coaching clinic Pelatih Pemahaman Nutrisi, Psikologi dan Pencegahan Cedera Atlet bagi Pelatih dan Guru. Melihat permasalahan yang terjadi, target yang di tawarkan kepada para tenaga pegajar ataupun pelatih adalah : Memliki guru yang berkompeten dalam memberikan pembelajaran PJOK, dan pelatih di harapkan mampu memahami situasi dan kondisi atlet maupun siswa dalam hal psikologi, dan mampu memberikan pertolongan pertama pada saat terjadinya cedera olahraga, dan mampu memberikan gambaran nutrisi terhadap siswanya maupun atletnya. Berdasarkan hasil Tes Kebugaran Multistage Beep Test dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani. Dengan hasil tes kebugaran jasmani ibu guru smpn untuk usia 31-40 tahun hasilnya rendah. Average 7 orang 23,3%, Above Average 4 orang 13,3%, Below Average 6 orang 20%, Poor 13 orang 43,6%
Universitas Negeri Surabaya
Title: Peningkatan Pemahaman Guru PJOK Melalui Tes Dan Pengukuran Olahraga
Description:
Kegiatan pembelajaran PJOK pada dasarnya banyak melibatkan bagianbagian tubuh untuk bergerak seperti tubuh bagian atas, tubuh bagian tengah, dan tubuh bagian bawah.
Pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung masih banyak ditemui para siswa yang mengalami cedera, terjadinya cedera bisa disebabkan oleh faktor internal (dari dalam diri pelaku) dan faktor eksternal (dari luar diri perilaku).
Secara internal, selain kurangnya pemanasan cedera juga bisa disebabkan oleh kelelahan fisik, kelainan fungsi tubuh, kurangnya konsentrasi dan ketidak disiplinan.
Sedangkan secara eksternal, cedera bisa dipicu oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai dan kegiatan pembelajaran yang terlalu keras.
Kedua faktor tersebut perlu mendapat perhatian bagi para guru dansiswa agar bias mengantisipasi danmeminimalisir terjadinya cedera.
Agar dapat mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya cedera, maka guru dan siswa harus menyiapkan diri untuk melaksanakankegiatan pembelajaran dengan cara pemanasan yang cukup, memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi, dan harus mengatahui kondisi tubuh.
Apabila guru dan siswa tidak begitu memperhatikan tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan dalam pembalajaran penjas maka saat pembelajaran kemungkinan terjadinya cedera bisa menjadi sangat tinggi.
Jadi sudah selayaknya bahwa pelaksanaan Pelatih Pemahaman Nutrisi, Psikologi dan Pencegahan Cedera Atlet bagi Pelatih dan Guru.
Solusi yang di berikan Memberikan pelatihan/coaching clinic Pelatih Pemahaman Nutrisi, Psikologi dan Pencegahan Cedera Atlet bagi Pelatih dan Guru.
Melihat permasalahan yang terjadi, target yang di tawarkan kepada para tenaga pegajar ataupun pelatih adalah : Memliki guru yang berkompeten dalam memberikan pembelajaran PJOK, dan pelatih di harapkan mampu memahami situasi dan kondisi atlet maupun siswa dalam hal psikologi, dan mampu memberikan pertolongan pertama pada saat terjadinya cedera olahraga, dan mampu memberikan gambaran nutrisi terhadap siswanya maupun atletnya.
Berdasarkan hasil Tes Kebugaran Multistage Beep Test dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani.
Dengan hasil tes kebugaran jasmani ibu guru smpn untuk usia 31-40 tahun hasilnya rendah.
Average 7 orang 23,3%, Above Average 4 orang 13,3%, Below Average 6 orang 20%, Poor 13 orang 43,6%.
Related Results
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF GURU PJOK
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF GURU PJOK
Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perubahan kurikulum dalam perspektif guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Perubahan kurikulum yang diterapkan di In...
Pelatihan Massage Kebugaran Bagi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Pelatihan Massage Kebugaran Bagi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan di bidang massage kebugaran serta kurangnya pelatihan-pelatihan guru PJOK di Kota Palemba...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Peningkatan Pemahaman Physical Literacy bagi Guru PJOK
Peningkatan Pemahaman Physical Literacy bagi Guru PJOK
Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang menekankan ak...
PENERAPAN SPORT SCIENCE DALAM TES DAN PENGUKURAN OLAHRAGA DI PULAU BAWEAN
PENERAPAN SPORT SCIENCE DALAM TES DAN PENGUKURAN OLAHRAGA DI PULAU BAWEAN
Tes dan pengukuran atlet sangat penting dalam persiapan kejuaraan tingkat provinsi. Faktor-faktor seperti jenis olahraga, tahapan persiapan, ketersediaan sarana dan fasilitas, sert...
Workshop Pembelajaran PJOK Berorientasi HOTS Dan TGFU Bagi Guru PJOK Sekecamatan Karang Pucung
Workshop Pembelajaran PJOK Berorientasi HOTS Dan TGFU Bagi Guru PJOK Sekecamatan Karang Pucung
The implementation of HOTS (Higher Order Thinking Skill) based PJOK learning for PJOK teachers in the Karangpucung sub-district needs to be studied to improve the quality of PJOK l...

