Javascript must be enabled to continue!
Mitigasi Bencana pada Area Rentan Banjir di Kabupaten Dharmasraya
View through CrossRef
Based on the RTRW of Dharmasraya Regency, the hydrological aspects reveal numerous river basins and relatively gentle slopes, leading to frequent flooding during the rainy season. This study aims to identify flood vulnerability levels in Dharmasraya Regency and develop effective mitigation strategies. Using purposive sampling, data were analyzed descriptively and quantitatively through Overlay and Scoring techniques, categorizing flood vulnerability into three levels: slightly vulnerable (16,037.18 ha), vulnerable (68,982.47 ha), and highly vulnerable (168,920.24 ha). The proposed mitigation strategies include structural approaches such as constructing embankments and evacuation routes, and non-structural approaches like public awareness campaigns and disaster management training. This research contributes to developing more adaptive and context-specific disaster mitigation methods for regions with similar hydrological and topographical characteristics, offering a broader application of mitigation approaches in regional contexts. The findings enrich the literature on natural disaster mitigation in flood-prone areas and guide stakeholders in reducing flood risk in Dharmasraya Regency. AbstrakBerdasarkan RTRW Kabupaten Dharmasraya, aspek hidrologi menunjukkan banyak daerah aliran sungai dan kemiringan landai, menyebabkan banjir sering terjadi selama musim hujan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerentanan banjir di Kabupaten Dharmasraya dan mengembangkan strategi mitigasi yang efektif. Dengan metode purposive sampling, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik Overlay dan Skoring, memetakan kerentanan banjir ke dalam tiga kategori: agak rentan (16.037,18 ha), rentan (68.982,47 ha), dan sangat rentan (168.920,24 ha). Strategi mitigasi meliputi pendekatan struktural, seperti pembangunan tanggul dan jalur evakuasi, serta pendekatan non-struktural, seperti penyuluhan dan pelatihan pengelolaan bencana banjir. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode mitigasi bencana yang lebih adaptif dan relevan untuk wilayah dengan karakteristik hidrologi dan topografi serupa, serta menawarkan pendekatan mitigasi yang dapat diterapkan secara luas dalam konteks regional. Temuan ini memperkaya literatur tentang mitigasi bencana alam di daerah rawan banjir dan memberikan panduan bagi pemangku kepentingan dalam mengurangi risiko banjir di Kabupaten Dharmasraya.
Universitas Negeri Makassar
Title: Mitigasi Bencana pada Area Rentan Banjir di Kabupaten Dharmasraya
Description:
Based on the RTRW of Dharmasraya Regency, the hydrological aspects reveal numerous river basins and relatively gentle slopes, leading to frequent flooding during the rainy season.
This study aims to identify flood vulnerability levels in Dharmasraya Regency and develop effective mitigation strategies.
Using purposive sampling, data were analyzed descriptively and quantitatively through Overlay and Scoring techniques, categorizing flood vulnerability into three levels: slightly vulnerable (16,037.
18 ha), vulnerable (68,982.
47 ha), and highly vulnerable (168,920.
24 ha).
The proposed mitigation strategies include structural approaches such as constructing embankments and evacuation routes, and non-structural approaches like public awareness campaigns and disaster management training.
This research contributes to developing more adaptive and context-specific disaster mitigation methods for regions with similar hydrological and topographical characteristics, offering a broader application of mitigation approaches in regional contexts.
The findings enrich the literature on natural disaster mitigation in flood-prone areas and guide stakeholders in reducing flood risk in Dharmasraya Regency.
AbstrakBerdasarkan RTRW Kabupaten Dharmasraya, aspek hidrologi menunjukkan banyak daerah aliran sungai dan kemiringan landai, menyebabkan banjir sering terjadi selama musim hujan.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerentanan banjir di Kabupaten Dharmasraya dan mengembangkan strategi mitigasi yang efektif.
Dengan metode purposive sampling, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik Overlay dan Skoring, memetakan kerentanan banjir ke dalam tiga kategori: agak rentan (16.
037,18 ha), rentan (68.
982,47 ha), dan sangat rentan (168.
920,24 ha).
Strategi mitigasi meliputi pendekatan struktural, seperti pembangunan tanggul dan jalur evakuasi, serta pendekatan non-struktural, seperti penyuluhan dan pelatihan pengelolaan bencana banjir.
Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode mitigasi bencana yang lebih adaptif dan relevan untuk wilayah dengan karakteristik hidrologi dan topografi serupa, serta menawarkan pendekatan mitigasi yang dapat diterapkan secara luas dalam konteks regional.
Temuan ini memperkaya literatur tentang mitigasi bencana alam di daerah rawan banjir dan memberikan panduan bagi pemangku kepentingan dalam mengurangi risiko banjir di Kabupaten Dharmasraya.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi...
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Indonesia memiliki kondisi topografi yang beragam dan beriklim tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir....
Game Edukasi Mitigasi Bencana Banjir -Tirta Si Pejuang Banjir
Game Edukasi Mitigasi Bencana Banjir -Tirta Si Pejuang Banjir
Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap banjir. Banjir adalah suatu kondisi dimana tidak tertampungnya air dalam aliran pembuang atau terhambatnya aliran...
Mitigasi Bencana di Indonesia
Mitigasi Bencana di Indonesia
Negara Indonesia menjadi salah satu negara mempunyai potensi tinggi terhadap bencana gempabumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah (tanah longsor). Posisi wilayah Indones...
Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Meningkatkan Mitigasi Bencana Banjir
Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Meningkatkan Mitigasi Bencana Banjir
Bencana banjir merupakan salah satu kejadian bencana yang mendominasi di Indonesia. Frekuensi dan intensitas bencana ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun, demikian pula keru...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...

