Javascript must be enabled to continue!
Potensi Kayu Manis (Cinnamomum zeylanicum L.) dalam Penanganan Sindrom Metabolik pada Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
View through CrossRef
Sindrom polikistik ovarium (PCOS) merupakan gangguan metabolisme pada sistem endokrin yang umumnya terjadi pada wanita usia produktif sehingga dapat menyebabkan disfungsi reproduksi, seperti infertilitas dan komplikasi kehamilan. Terapi farmakologis yang digunakan saat ini menggunakan obat off label dan tentunya memberikan efek samping sehingga penggunaan obat herbal mulai diminati. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.) mengandung senyawa aktif yang dapat bertindak sebagai agen dalam pengobatan PCOS dengan meningkatkan kontrol glikemik dan metabolisme lipid serta meningkatkan sensitivitas insulin. Tujuan tinjauan pustaka ini adalah mengetahui potensi kayu manis sebagai suplemen dalam penanganan sindrom metabolik yang dialami pasien dengan PCOS. Metode yang digunakan berupa penelusuran pustaka dengan database PubMed, Cochrane Library, ScienceDirect dan Google Scholar dalam rentang waktu penelitian lima tahun terakhir (2019-2024). Kata kunci yang digunakan “PCOS”, “Polycystic Ovary Syndrome”, “Herbal Medicine (AND) PCOS”, “Cinnamon”, “Polycystic Ovary Syndrome (AND) Cinnamon”. Pustaka yang memenuhi kriteria kemudian ditinjau dan disajikan dalam narasi deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan kayu manis signifikan menurunkan resistensi insulin dengan parameter indeks HOMA- IR, menurunkan kadar kolesterol, low density lipoprotein (LDL), dan trigliserida (TG) serta meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL). Adanya penurunan tingkat malondialdehide (MDA) pada stres oksidatif dan penurunan jumlah folikel atretik pada ovarium pada pemberian kayu manis. Beberapa pustaka tidak memberikan hasil yang konsisten terhadap penurunan berat badan dan indeks massa tubuh (IMT) pada pasien PCOS. Simpulan menunjukkan kayu manis memiliki potensi dalam menangani dan meminimalkan risiko sindrom metabolik pasien PCOS dengan menurunkan resistensi insulin yang berkontribusi utama terhadap patofisiologis gangguan reproduksi dan metabolisme yang sebanding dengan penggunaan metformin.
Title: Potensi Kayu Manis (Cinnamomum zeylanicum L.) dalam Penanganan Sindrom Metabolik pada Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
Description:
Sindrom polikistik ovarium (PCOS) merupakan gangguan metabolisme pada sistem endokrin yang umumnya terjadi pada wanita usia produktif sehingga dapat menyebabkan disfungsi reproduksi, seperti infertilitas dan komplikasi kehamilan.
Terapi farmakologis yang digunakan saat ini menggunakan obat off label dan tentunya memberikan efek samping sehingga penggunaan obat herbal mulai diminati.
Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.
) mengandung senyawa aktif yang dapat bertindak sebagai agen dalam pengobatan PCOS dengan meningkatkan kontrol glikemik dan metabolisme lipid serta meningkatkan sensitivitas insulin.
Tujuan tinjauan pustaka ini adalah mengetahui potensi kayu manis sebagai suplemen dalam penanganan sindrom metabolik yang dialami pasien dengan PCOS.
Metode yang digunakan berupa penelusuran pustaka dengan database PubMed, Cochrane Library, ScienceDirect dan Google Scholar dalam rentang waktu penelitian lima tahun terakhir (2019-2024).
Kata kunci yang digunakan “PCOS”, “Polycystic Ovary Syndrome”, “Herbal Medicine (AND) PCOS”, “Cinnamon”, “Polycystic Ovary Syndrome (AND) Cinnamon”.
Pustaka yang memenuhi kriteria kemudian ditinjau dan disajikan dalam narasi deskriptif.
Hasil yang diperoleh menunjukkan kayu manis signifikan menurunkan resistensi insulin dengan parameter indeks HOMA- IR, menurunkan kadar kolesterol, low density lipoprotein (LDL), dan trigliserida (TG) serta meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL).
Adanya penurunan tingkat malondialdehide (MDA) pada stres oksidatif dan penurunan jumlah folikel atretik pada ovarium pada pemberian kayu manis.
Beberapa pustaka tidak memberikan hasil yang konsisten terhadap penurunan berat badan dan indeks massa tubuh (IMT) pada pasien PCOS.
Simpulan menunjukkan kayu manis memiliki potensi dalam menangani dan meminimalkan risiko sindrom metabolik pasien PCOS dengan menurunkan resistensi insulin yang berkontribusi utama terhadap patofisiologis gangguan reproduksi dan metabolisme yang sebanding dengan penggunaan metformin.
Related Results
O-105 Chromatin accessibility of oocytes contributes to PCOS transgenerational inheritance
O-105 Chromatin accessibility of oocytes contributes to PCOS transgenerational inheritance
Abstract
Study question
What is the underlying mechanism contributing to the transgenerational defects of oocytes and embryos of...
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis Cinnamomum burmanii Blumea. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak ats...
INVESTIGATING CARDIOVASCULAR AND METABOLIC HEALTH PROFILES IN WOMEN WITH AND WITHOUT POLYCYSTIC OVARY SYNDROME: INSIGHTS FROM DISTRICT GHOTKI
INVESTIGATING CARDIOVASCULAR AND METABOLIC HEALTH PROFILES IN WOMEN WITH AND WITHOUT POLYCYSTIC OVARY SYNDROME: INSIGHTS FROM DISTRICT GHOTKI
Background: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) is a prevalent endocrine disorder that impacts women’s reproductive and metabolic health. PCOS is frequently associated with increased ...
Potensi Daun Lidah Buaya (Aloe Vera L.) sebagai Suplemen untuk Mengurangi Risiko Sindrom Ovarium Polikistik
Potensi Daun Lidah Buaya (Aloe Vera L.) sebagai Suplemen untuk Mengurangi Risiko Sindrom Ovarium Polikistik
Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan dalam sistem endokrin yang mengakibatkan masalah kesuburan pada wanita yang berada dalam usia pr...
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Kayu Manis Indonesia ke Jerman
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Kayu Manis Indonesia ke Jerman
Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi ekspor kayu manis Indonesia ke Jerman. Data sekunder diperoleh menggunakan FAOSTAT, UN Comtrade, dan BPS meliputi tahunan harga ...
P-326 No higher incidence of chronic endometritis in infertile women with polycystic ovary syndrome: a propensity score-matched study
P-326 No higher incidence of chronic endometritis in infertile women with polycystic ovary syndrome: a propensity score-matched study
Abstract
Study question
Do infertile women with polycystic ovary syndrome(PCOS) have a higher incidence of chronic endometritis(...
Phenotypic Variation in Hyperandrogenic Women Influences the Findings of Abnormal Metabolic and Cardiovascular Risk Parameters
Phenotypic Variation in Hyperandrogenic Women Influences the Findings of Abnormal Metabolic and Cardiovascular Risk Parameters
In hyperandrogenic women, several phenotypes may be observed. This includes women with classic polycystic ovary syndrome (C-PCOS), those with ovulatory (OV) PCOS, and women with id...
Efektivitas Pemberian Metformin terhadap Perbaikan Manifestasi Klinis pada Pasien Sindrom Polikistik Ovarium
Efektivitas Pemberian Metformin terhadap Perbaikan Manifestasi Klinis pada Pasien Sindrom Polikistik Ovarium
Abstract. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) is a common endocrine disorder characterized by ovulatory dysfunction, hyperandrogenism, and the presence of polycystic ovaries. Metfor...

