Javascript must be enabled to continue!
Perbedaan Kadar Brain Derived Neurotropic Factor Neonatus Dari Ibu Hamil Normal Dan Anemia Defisiensi Besi
View through CrossRef
<p><em>Iron deficiency anemia is anemia caused by iron deficiency in the blood. Maternal iron deficiency affects the low iron reserves in neonates </em><em>and it also influences on </em><em>Brain Derived Neurotropic Factor (BDNF) </em><em> which affects cognitive function.</em><em> </em><em>The purpose of this study was to determine the difference mean of BDNF in neonates from normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency. </em><em>The design of this research was Cross Sectional</em><em> </em><em>design. This research was conducted in Community Health Center of Lubuk Buaya, Ambacang Community Health Center, Community Health Center of Ikur Koto Health Center and Biomedical Laboratory of Andalas University on February 2017 to April 2018. There were 42 pregnant women was selected as sample e of this research. The samples were chosen by Consecutive Sampling. Then, the sample is divided into two groups: normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency anemia. BDNF are examined by the ELISA. Next, the data were analyzed by using T test. The levels of BDNF neonates in normal pregnant group was 3.65(ng/ml) and the anemia pregnant group was 1.74(ng/ml) (p <0.05). There was significant difference of BDNF levels in neonates from normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency anemia. </em><em>The conclusion of this study is there is a difference of average BDNF in neonates from normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency.</em></p><p> </p><p>Anemia defisiensi besi adalah anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi dalam darah. Defisiensi besi maternal berdampak pada rendahnya cadangan besi pada neonatus dan berdampak terhadap ekspresi Brain Derived Neurotropic Factor (BDNF) yang berpengaruh pada fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rerata kadar BDNF pada neonatus dari ibu hamil normal dan ibu hamil defisiensi besi. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya, Puskesmas Ambacang, Puskesmas Ikur Koto dan Laboratorium Biomedik Universitas Andalas pada bulan Februari 2017 – Juli 2018. Sampel Penelitian adalah ibu hamil sebanyak 42 orang yang dipilih secara Consecutive Sampling, sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu ibu hamil normal dan ibu hamil anemia defisiensi besi. BDNF diperiksa dengan metode ELISA. Data dianalisa menggunakan uji T test. Kadar BDNF neonatus pada ibu kelompok normal adalah 3,65(ng/ml) dan kelompok ibu anemia adalah 1,74(ng/ml) (p<0,05). Terdapat perbedaan bermakna kadar BDNF pada neonatus dari ibu hamil normal dan ibu anemia defisiensi besi. <em></em></p>
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi - LLDIKTI - Wilayah X
Title: Perbedaan Kadar Brain Derived Neurotropic Factor Neonatus Dari Ibu Hamil Normal Dan Anemia Defisiensi Besi
Description:
<p><em>Iron deficiency anemia is anemia caused by iron deficiency in the blood.
Maternal iron deficiency affects the low iron reserves in neonates </em><em>and it also influences on </em><em>Brain Derived Neurotropic Factor (BDNF) </em><em> which affects cognitive function.
</em><em> </em><em>The purpose of this study was to determine the difference mean of BDNF in neonates from normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency.
</em><em>The design of this research was Cross Sectional</em><em> </em><em>design.
This research was conducted in Community Health Center of Lubuk Buaya, Ambacang Community Health Center, Community Health Center of Ikur Koto Health Center and Biomedical Laboratory of Andalas University on February 2017 to April 2018.
There were 42 pregnant women was selected as sample e of this research.
The samples were chosen by Consecutive Sampling.
Then, the sample is divided into two groups: normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency anemia.
BDNF are examined by the ELISA.
Next, the data were analyzed by using T test.
The levels of BDNF neonates in normal pregnant group was 3.
65(ng/ml) and the anemia pregnant group was 1.
74(ng/ml) (p <0.
05).
There was significant difference of BDNF levels in neonates from normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency anemia.
</em><em>The conclusion of this study is there is a difference of average BDNF in neonates from normal pregnant women and pregnant women with iron deficiency.
</em></p><p> </p><p>Anemia defisiensi besi adalah anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi dalam darah.
Defisiensi besi maternal berdampak pada rendahnya cadangan besi pada neonatus dan berdampak terhadap ekspresi Brain Derived Neurotropic Factor (BDNF) yang berpengaruh pada fungsi kognitif.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rerata kadar BDNF pada neonatus dari ibu hamil normal dan ibu hamil defisiensi besi.
Desain penelitian ini adalah Cross Sectional.
Penelitian dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya, Puskesmas Ambacang, Puskesmas Ikur Koto dan Laboratorium Biomedik Universitas Andalas pada bulan Februari 2017 – Juli 2018.
Sampel Penelitian adalah ibu hamil sebanyak 42 orang yang dipilih secara Consecutive Sampling, sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu ibu hamil normal dan ibu hamil anemia defisiensi besi.
BDNF diperiksa dengan metode ELISA.
Data dianalisa menggunakan uji T test.
Kadar BDNF neonatus pada ibu kelompok normal adalah 3,65(ng/ml) dan kelompok ibu anemia adalah 1,74(ng/ml) (p<0,05).
Terdapat perbedaan bermakna kadar BDNF pada neonatus dari ibu hamil normal dan ibu anemia defisiensi besi.
<em></em></p>.
Related Results
Penyuluhan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil
Penyuluhan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil
Di Bali dan Indonesia, prevalensi ibu hamil dengan anemia defisiensi besi cukup tinggi. Kasus ini mencapai 46,2%. Salah satu faktor risiko yang ditemukan adalah bahwa pengetahuan i...
Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang paling umum diderita oleh masyarakat di dunia terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, dan wani...
Self Efficacy Ibu Hamil dengan Anemia
Self Efficacy Ibu Hamil dengan Anemia
Self Efficacy Ibu Hamil dengan Anemia
Sri Handayani1*, Anggorowati2, Fery Agusman Mendrofa3
1Prodi Pendidikan Profesi Ners, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta
2Prodi Magister Kep...
Pengaruh Pemberian Tablet Zink dan Besi terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin pada Ibu Hamil Anemia Defisiensi Besi
Pengaruh Pemberian Tablet Zink dan Besi terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin pada Ibu Hamil Anemia Defisiensi Besi
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, anemia memerlukan perhatian seri...
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jati Bening Periode Januari – April T...
Saat Terbaik Pemberian Suplementasi Zat Besi pada Bayi 0 Bulan sampai 6 Bulan
Saat Terbaik Pemberian Suplementasi Zat Besi pada Bayi 0 Bulan sampai 6 Bulan
Latar belakang. Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan salah satu masalah kesehatan gizi di Indonesia. Survei kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2001 menunjukkan prevalensi ADB pa...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
Upaya peningkatan kesehatan adalah suatu kegiatan atau serangkaiankegiatan yang di lakukan secara terpadu dalam bentuk pencegahan penyakitpeningkatan kesehatan, terutama kepada ibu...
Brain Organoids, the Path Forward?
Brain Organoids, the Path Forward?
Photo by Maxim Berg on Unsplash
INTRODUCTION
The brain is one of the most foundational parts of being human, and we are still learning about what makes humans unique. Advancements ...

