Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Jurnal_TEDC Vol. 10 No. 3 September 2016

View through CrossRef
IDENTIFIKASI KANDUNGAN SIKLAMAT PADA MINUMANYANG DIJUAL DI PINGGIR JALAN CIHAMPELASSAMPAI JALAN BATUJAJARLusi Marlina*, Annisa Rani Sa’adah**Program Studi Teknik Kimia, Politeknik TEDC BandungJalan Pasantren Km 2 Cibabat Cimahi Utara 40513Email: lusi@poltektedc.ac.idAbstrakPemanis buatan adalah bahan tambahan makanan yang ditambahkan dalam makanan atau minuman untukmenciptakan rasa manis. Siklamat merupakan jenis pemanis buatan yang memiliki kemanisan 30 kali lebihmanis dari pada sukrosa. Pemakaian pemanis sintetis masih diragukan keamanannya bagi kesehatankonsumen, Beberapa negara mengeluarkan peraturan secara ketat atau bahkan melarang penggunaannya,seperti kanada sejak 1977. Batas Maksimum Penggunaan Siklamat yang diatur dalam ADI (acceptable dailyintake) atau kebutuhan per orang per hari adalah sebanyak 0 – 11 mg per berat badan per hari. Sementarakadar maksimum siklamat dalam minuman 3 gr/L. Untuk mengidentifikasi kandungan siklamat pada minumandapat menggunakan metode gravimetri. metode gravimetri adalah cara analisis kuantitatif berdasarkan berattetap (berat konstannya). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan siklamat pada minumanyang dijual di pinggir jalan. Dengan mengambil 6 sampel minuman. Pengujian dilakukan di laboratoriumteknik kimia Politeknik TEDC Bandung. Berdasarkan hasil penelitian secara kuantitatif dari 6 sampel seluruhsampel terdeteksi mengandung siklamat, dengan kadar terendah 3 mg dan kadar tertinggi 14,3 mg.Kata kunci: Minuman jajanan, Pemanis Buatan, Siklamat.AbstractAn artificial sweeteners are the food additives that are added to foods or beverages to create a sweet taste.Cyclamate is a kind of artificial sweetener that has a sweetness 30 times sweeter than sucrose. The use ofartificial sweeteners is still questionable safety for the health of consumers, some countries issue regulationsstrictly or even prohibit its use, such as Canada since 1977. Limit Use of Cyclamates set out in the ADI(acceptable daily intake) or requirement per person per day is as much as 0-11 mg per body weight per day.While the maximum levels of cyclamate in drinks 3 g / L. To identify the content of cyclamate in beveragescan using gravimetric methods. gravimetric method is a method of quantitative analysis based on the weightof fixed (constant weight). This study aims to identify the content of cyclamate in drinks sold on the roadside.By taking 6 samples drinks. Tests conducted in the laboratory of chemical engineering TEDC PolytechnicBandung. Based on the results of a quantitative study of 6 samples throughout the sample is detected tocontain cyclamate, with the lowest levels of 3 mg and the highest levels of 14.3 mg.Keywords: Hawker food, An artificial sweeteners, cyclamate
Center for Open Science
Title: Jurnal_TEDC Vol. 10 No. 3 September 2016
Description:
IDENTIFIKASI KANDUNGAN SIKLAMAT PADA MINUMANYANG DIJUAL DI PINGGIR JALAN CIHAMPELASSAMPAI JALAN BATUJAJARLusi Marlina*, Annisa Rani Sa’adah**Program Studi Teknik Kimia, Politeknik TEDC BandungJalan Pasantren Km 2 Cibabat Cimahi Utara 40513Email: lusi@poltektedc.
ac.
idAbstrakPemanis buatan adalah bahan tambahan makanan yang ditambahkan dalam makanan atau minuman untukmenciptakan rasa manis.
Siklamat merupakan jenis pemanis buatan yang memiliki kemanisan 30 kali lebihmanis dari pada sukrosa.
Pemakaian pemanis sintetis masih diragukan keamanannya bagi kesehatankonsumen, Beberapa negara mengeluarkan peraturan secara ketat atau bahkan melarang penggunaannya,seperti kanada sejak 1977.
Batas Maksimum Penggunaan Siklamat yang diatur dalam ADI (acceptable dailyintake) atau kebutuhan per orang per hari adalah sebanyak 0 – 11 mg per berat badan per hari.
Sementarakadar maksimum siklamat dalam minuman 3 gr/L.
Untuk mengidentifikasi kandungan siklamat pada minumandapat menggunakan metode gravimetri.
metode gravimetri adalah cara analisis kuantitatif berdasarkan berattetap (berat konstannya).
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan siklamat pada minumanyang dijual di pinggir jalan.
Dengan mengambil 6 sampel minuman.
Pengujian dilakukan di laboratoriumteknik kimia Politeknik TEDC Bandung.
Berdasarkan hasil penelitian secara kuantitatif dari 6 sampel seluruhsampel terdeteksi mengandung siklamat, dengan kadar terendah 3 mg dan kadar tertinggi 14,3 mg.
Kata kunci: Minuman jajanan, Pemanis Buatan, Siklamat.
AbstractAn artificial sweeteners are the food additives that are added to foods or beverages to create a sweet taste.
Cyclamate is a kind of artificial sweetener that has a sweetness 30 times sweeter than sucrose.
The use ofartificial sweeteners is still questionable safety for the health of consumers, some countries issue regulationsstrictly or even prohibit its use, such as Canada since 1977.
Limit Use of Cyclamates set out in the ADI(acceptable daily intake) or requirement per person per day is as much as 0-11 mg per body weight per day.
While the maximum levels of cyclamate in drinks 3 g / L.
To identify the content of cyclamate in beveragescan using gravimetric methods.
gravimetric method is a method of quantitative analysis based on the weightof fixed (constant weight).
This study aims to identify the content of cyclamate in drinks sold on the roadside.
By taking 6 samples drinks.
Tests conducted in the laboratory of chemical engineering TEDC PolytechnicBandung.
Based on the results of a quantitative study of 6 samples throughout the sample is detected tocontain cyclamate, with the lowest levels of 3 mg and the highest levels of 14.
3 mg.
Keywords: Hawker food, An artificial sweeteners, cyclamate.

Related Results

Indeks Pengarang
Indeks Pengarang
INDEKS  PENGARANG EKUITAS VOLUME 18 TAHUN 2014 Nama PenulisJudul ArtikelEdisiNurul Huda, Nova Rini,Yosi Mardoni, Desti Anggraini , Khamim HudoriManajemen Pengelolaan Wakaf Di Indon...
Cumhuriyet İlahiyat Dergisi Yeni Sayı: Cilt 23 Sayı 2
Cumhuriyet İlahiyat Dergisi Yeni Sayı: Cilt 23 Sayı 2
Akademik yayın yolculuğunda 22 yılı geride bırakan Cumhuriyet İlahiyat Dergisi’nin 23. Cilt 2. Sayısına hoş geldiniz. Akademi dünyasında değerli bilimsel çalışmalar yapmak kadar y...
Cumhuriyet İlahiyat Dergisi Yeni Sayı: Cilt 24 Sayı 1
Cumhuriyet İlahiyat Dergisi Yeni Sayı: Cilt 24 Sayı 1
Değerli okuyucularımız, Cumhuriyet İlahiyat Dergisi’nin 24. Cilt 1. Sayısına hoşgeldi-niz. Bu sayımızla birlikte 23 yılı geride bırakmanın gururunu ve mutluluğunu yaşıyoruz. Akade...
Indonesian Learning Culture Based On Android
Indonesian Learning Culture Based On Android
Indonesia is the fourth country with the largest population in the world and rich of cultural heritage and local wisdom. However, the majority of Indonesian people are less caring,...
Zô‐Sè Observatory September to December, 1946
Zô‐Sè Observatory September to December, 1946
(Latitude 31° 06′ N., longitude 121° 11′ or 8h 04m.45 W. of Gr.)September 16–24—The equinoctial magnetic activity began at 13h 47m GMT, September 16, with an abrupt rise of 15 gamm...
Study on Growth and Flowering Timing of False African Nutmeg
Study on Growth and Flowering Timing of False African Nutmeg
Matured trees of Pycnanthus angolensis (20.0±5.0years) were purposively selected from Oyo (Idito ID, Adewumi AD), Osun (Gbongan GB, Ajaba AJ), and Ekiti (Otun OT, Ayetoro AY) State...
Evaluasi Kesesuaian Resep Pasien Umum Rawat Jalan Terhadap Formularium di RS Umi Barokah Boyolali
Evaluasi Kesesuaian Resep Pasien Umum Rawat Jalan Terhadap Formularium di RS Umi Barokah Boyolali
Background: Formularies are an excellent tool to improve the quality and efficiency of hospital treatment costs and can demonstrate the level of effectiveness in achieving therapeu...

Back to Top