Javascript must be enabled to continue!
Digitalisasi Ornamen Mesikhat pada Rumah Adat Alas Aceh Tenggara
View through CrossRef
Arsitektur Rumah Adat Alas Aceh Tenggara merupakan rumah hunian masyarakat suku Alas yang mendiami daerah di kabupaten Aceh Tenggara. Umumnya bentuk ruamah adat Alas hampir sama dengan daerah Aceh lainya yakni rumah panggung yang terbuat dari bahan kayu yang berada dekat dengan perkarangan masyarakat suku Alas. Rumah adat Alas ini memiliki bentuk ornamen yang melekat pada didning luar rumah yang disebut dengan istilah mesikhat. Ornamen menjadi bagian dari sebuah kebudayaan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang menyimbolkan identitas pemiliknya. Salah satunya adalah ornamen mesikhat yang ada di Aceh Tenggara. Motif mesikhat merupakan motif khas Suku Alas yang mendiami daerah Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna menggali informasi terkait penamaan, bentuk, dan makna filosofi yang terdapat pada bentuk ornamen mesikhat pada rumah adat Alas. Dilanjutkan dengan proses modeling, memindahkan bentuk gambar motif kedalam bentuk digital dengan menggunakan aplikasi Coreldraw. Digitalisasi yang dilakukan bertujuan untuk melestarikan ragam ragam hias Aceh Tenggara yang saat ini sudah mulai jarang ditemui penerapanya pada rumah, Khususnya rumas adat Alas. Dari hasil penelitian ini dilakukan digitalisasi sebanyak 10 motif yang melekat pada dinding rumah Adat Alas. Adapun motif-motif yang terdapat pada rumah adat suku Alas seperti motif, Motif Pakhuh Enggang, Motif Putekh Tali, Motif Embun Bekhangkat, Motif Pucuk Khebung, Motif Jekhjak Pantemken, Motif Mate Baning ( Mata Kura-Kura), Motif Bunge Ketile, Motif Papan Catukh, Motif Tampuk Gete (Tangkai Buah Manggis), Motif Khentape
Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo
Title: Digitalisasi Ornamen Mesikhat pada Rumah Adat Alas Aceh Tenggara
Description:
Arsitektur Rumah Adat Alas Aceh Tenggara merupakan rumah hunian masyarakat suku Alas yang mendiami daerah di kabupaten Aceh Tenggara.
Umumnya bentuk ruamah adat Alas hampir sama dengan daerah Aceh lainya yakni rumah panggung yang terbuat dari bahan kayu yang berada dekat dengan perkarangan masyarakat suku Alas.
Rumah adat Alas ini memiliki bentuk ornamen yang melekat pada didning luar rumah yang disebut dengan istilah mesikhat.
Ornamen menjadi bagian dari sebuah kebudayaan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang menyimbolkan identitas pemiliknya.
Salah satunya adalah ornamen mesikhat yang ada di Aceh Tenggara.
Motif mesikhat merupakan motif khas Suku Alas yang mendiami daerah Aceh Tenggara.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna menggali informasi terkait penamaan, bentuk, dan makna filosofi yang terdapat pada bentuk ornamen mesikhat pada rumah adat Alas.
Dilanjutkan dengan proses modeling, memindahkan bentuk gambar motif kedalam bentuk digital dengan menggunakan aplikasi Coreldraw.
Digitalisasi yang dilakukan bertujuan untuk melestarikan ragam ragam hias Aceh Tenggara yang saat ini sudah mulai jarang ditemui penerapanya pada rumah, Khususnya rumas adat Alas.
Dari hasil penelitian ini dilakukan digitalisasi sebanyak 10 motif yang melekat pada dinding rumah Adat Alas.
Adapun motif-motif yang terdapat pada rumah adat suku Alas seperti motif, Motif Pakhuh Enggang, Motif Putekh Tali, Motif Embun Bekhangkat, Motif Pucuk Khebung, Motif Jekhjak Pantemken, Motif Mate Baning ( Mata Kura-Kura), Motif Bunge Ketile, Motif Papan Catukh, Motif Tampuk Gete (Tangkai Buah Manggis), Motif Khentape.
Related Results
PENERAPAN ORNAMEN KHAS BETAWI DALAM INTERIOR MASJID RAYA KH. HASYIM ASYARI JAKARTA BARAT
PENERAPAN ORNAMEN KHAS BETAWI DALAM INTERIOR MASJID RAYA KH. HASYIM ASYARI JAKARTA BARAT
Abstract The Mosque is the buildings of worship for Muslims who can accommodate the worshipers. In the Mosque’s interior design is identical to the use of typical Middle Eastern or...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
PENERAPAN ORNAMEN TRADISIONAL PADA RUMAH ADAT MANDAILING
PENERAPAN ORNAMEN TRADISIONAL PADA RUMAH ADAT MANDAILING
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengatahui macam-macam bentuk, warna ornamen Mandailing yang diterapkan pada rumah adat di Desa Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan, untuk meng...
Mistisisme Sastra Lisan: Kearifan Lingkungan dalam Tradisi Cepetan Alas
Mistisisme Sastra Lisan: Kearifan Lingkungan dalam Tradisi Cepetan Alas
Abstrak
Penelitian ini mengkaji tradisi kebudayaan sebagai aktivitas dan proses berpikir, bertindak dan bersikap secara arif dan bijaksana dalam mengamati, memanfaatkan dan m...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Digitalisasi Ornamen Aceh. Studi Kasus: Museum Cut Nyak Dhien
Digitalisasi Ornamen Aceh. Studi Kasus: Museum Cut Nyak Dhien
Ornamen Aceh yang ditempatkan disetiap dinding rumah tradisional Aceh memiliki nilai – nilai kearifan lokal Aceh, akan tetapi dengan seiringnya berkembangan pengetahuan dan masukny...
Kajian Ornamen pada Rumah Tradisional Madura
Kajian Ornamen pada Rumah Tradisional Madura
ABSTRAK. Ornamen merupakan suatu hiasan yang dibentuk dengan mengembangkan dari bentuk-bentuk yang ada di alam. Ornamen pada bangunan tradisional berbentuk ragam hias dimana teknik...

