Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Distingsi Stratifikasi Sosial Variasi Bahasa Sasak Indonesia

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola relasi stratifikasi sosial bentuk komunikasi  variasiasi bahasa Sasak . Jenis penelitian ini  dapat  dikategorikan  sebagai  penelitian deskriptif kualitatif  (post positif) karena  berorientasi  pada  penemuan  nilai  dan  pengaruh, yakni  dua  fokus  yang  memiliki  kausalitas  dan  relasi  hierarkis  antara  stratifikasi sosial  dan  eksistensi  bahasa.  Tahapan penelitian dimulai  dengan  langkah identifikasi  masalah,  observasi  intensif,  kemudi an  dilanjutkan dengan  tahapan pemerolehan data. Teknik pemerolehan dan pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni  wawancara  (interview), observasi, dan  dokumentasi sedangakan data penelitian  itu terfokus  pada  dua  jenis  data  yakni  data  skunder  (tertulis) melalui  dokumen  dan  data  empirik  (lapangan)  melalui  observasi  dan  interview. Penentuan  informan  sebagai narasumber dipilih dan ditentukan secara kualifikasi dan  random  berdasarkan  kriteria  tertentu.  Setelah  data  didapatkan, data  tersebut akan dianalisis menggunakan  metode reduksi dan  kategorisasi data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) stratifikasi dan kelas sosial dalam  masyarakat  Sasak memiliki  eksistensi dan  pengaruh yang  sangat  besar dalam  mobilitas  masyarakatnya.  Semua  aspek  termasuk bahasa  di  dalam stratifikasi  dan  kelas  sosial masyarakat  Sasak akan  dibentuk  secara  berbeda menjadi kelas-kelas bahasa (undak usuk) untuk menunjukkan kriteria dan identitas masing-masing  golongan. (2) Bentuk komunikasi yang  terjadi  dalam  masyarakat sosial  dapat dilihat  berdasarkan  konteks  penuturnya  yang  berkomunikasi antar sesama ataupun   yang  berbeda  golongan,  sedangkan  kaitannya  dengan  interaksi sosial,  interaksi  sosial  antar  golongan  akan  tinggi  apabila  bentuk  komunikasi mereka sebanding (paralel) dan interaksi sosial itu akan berkurang apabila bentuk komunikasi  itu  berlawanan dan tidak  sebanding  (disparalel).  Kata Kunci : stratifikasi sosial, variasa bahasa, sasak
Title: Distingsi Stratifikasi Sosial Variasi Bahasa Sasak Indonesia
Description:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola relasi stratifikasi sosial bentuk komunikasi  variasiasi bahasa Sasak .
Jenis penelitian ini  dapat  dikategorikan  sebagai  penelitian deskriptif kualitatif  (post positif) karena  berorientasi  pada  penemuan  nilai  dan  pengaruh, yakni  dua  fokus  yang  memiliki  kausalitas  dan  relasi  hierarkis  antara  stratifikasi sosial  dan  eksistensi  bahasa.
  Tahapan penelitian dimulai  dengan  langkah identifikasi  masalah,  observasi  intensif,  kemudi an  dilanjutkan dengan  tahapan pemerolehan data.
Teknik pemerolehan dan pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni  wawancara  (interview), observasi, dan  dokumentasi sedangakan data penelitian  itu terfokus  pada  dua  jenis  data  yakni  data  skunder  (tertulis) melalui  dokumen  dan  data  empirik  (lapangan)  melalui  observasi  dan  interview.
Penentuan  informan  sebagai narasumber dipilih dan ditentukan secara kualifikasi dan  random  berdasarkan  kriteria  tertentu.
  Setelah  data  didapatkan, data  tersebut akan dianalisis menggunakan  metode reduksi dan  kategorisasi data.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) stratifikasi dan kelas sosial dalam  masyarakat  Sasak memiliki  eksistensi dan  pengaruh yang  sangat  besar dalam  mobilitas  masyarakatnya.
  Semua  aspek  termasuk bahasa  di  dalam stratifikasi  dan  kelas  sosial masyarakat  Sasak akan  dibentuk  secara  berbeda menjadi kelas-kelas bahasa (undak usuk) untuk menunjukkan kriteria dan identitas masing-masing  golongan.
(2) Bentuk komunikasi yang  terjadi  dalam  masyarakat sosial  dapat dilihat  berdasarkan  konteks  penuturnya  yang  berkomunikasi antar sesama ataupun   yang  berbeda  golongan,  sedangkan  kaitannya  dengan  interaksi sosial,  interaksi  sosial  antar  golongan  akan  tinggi  apabila  bentuk  komunikasi mereka sebanding (paralel) dan interaksi sosial itu akan berkurang apabila bentuk komunikasi  itu  berlawanan dan tidak  sebanding  (disparalel).
  Kata Kunci : stratifikasi sosial, variasa bahasa, sasak.

Related Results

SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
This research is intended to describe the forms of Sasak language speech levels, with sub-focus, the domains of the Sasak Alus language (Base Alus) use in the Rarang Tengah communi...
LOKALITAS SASAK DALAM NOVEL GURU DANE DAN GURU ONYEH KARYA SALMAN FARIS
LOKALITAS SASAK DALAM NOVEL GURU DANE DAN GURU ONYEH KARYA SALMAN FARIS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud lokalitas Sasak dalam novel Guru Dane dan Guru Onyeh karya Salman Faris, dan (2) fungsi lokalitas Sasak dalam membangun cer...
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode ...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
PILIHAN BAHASA REMAJA SASAK KOTA MATARAM
PILIHAN BAHASA REMAJA SASAK KOTA MATARAM
ABSTRAK Aspek kebahasaan dan konteks sosial diluar kebahasaan memiliki keterkaitan yang mempengaruhi situasi kebahasaan suatu kelompok masyarakat. Proses pemilihan bahasa khususny...
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
Di dunia saat ini, terdapat tidak kurang dari 6000 bahasa. Separuh dari bahasa-bahasa tersebut terancam punah. Dari jumlah 6000 bahasa tersebut, sebanyak 746 bahasa berada di Indon...
Pengaruh Bahasa Tabu Dalam Bahasa Sasak Terhadap Perkembangan Bahasa Anak di Desa Jero Puri (Kajian Psikolinguistik)
Pengaruh Bahasa Tabu Dalam Bahasa Sasak Terhadap Perkembangan Bahasa Anak di Desa Jero Puri (Kajian Psikolinguistik)
ABSTRACT Taboo language is a type of language that is prohibited to use in everyday communication. In addition to violating the ethics of politeness in communication, it is also v...
Indeksikalitas leksikon kekerabatan etnis Sasak masyarakat Rembiga Mataram
Indeksikalitas leksikon kekerabatan etnis Sasak masyarakat Rembiga Mataram
Perkembangan perekonomian kota Mataram menjadi daya tarik penduduk dari luar kota Mataram untuk pindah dan bertempat tinggal, salah satunya di kelurahan Rembiga. Keadaan tersebut m...

Back to Top