Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar

View through CrossRef
Kajian berikut dilakukan guna mengidentifikasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk meningkatkan budaya membaca peserta didik di sekolah dasar. Studi ini disebut sebagai tinjauan pustaka (Literature Review). Metode untuk menghimpun informasi termasuk membaca, menulis, melacak, dan mengolah data kajian secara objektif, terstruktur, analitis, dan kritis yang terkait dengan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dianggap sebagai salah satu inisiatif yang diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia. Tujuan dari Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks bacaan serta meningkatkan kualitas program akademik mereka. Berdasarkan temuan penelitian, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) mampu memperbaiki budaya membaca di kalangan peserta didik melalui langkah memperkenalkan buku-buku menarik yang tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, mengadakan kegiatan membaca selama sekitar 15 menit sebelum kelas dimulai, menyiapkan pojok baca dan jurnal, menciptakan lingkungan yang sangat kondusif atau kaya akan teks untuk membaca, mengadakan lomba yang mendukung kegiatan atau program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), buat perpustakaan yang ramah membaca dan menyelenggarakan kegiatan seperti reading group, morning motivation, story telling librarian, dan majalah dinding (mading).
Title: Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar
Description:
Kajian berikut dilakukan guna mengidentifikasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk meningkatkan budaya membaca peserta didik di sekolah dasar.
Studi ini disebut sebagai tinjauan pustaka (Literature Review).
Metode untuk menghimpun informasi termasuk membaca, menulis, melacak, dan mengolah data kajian secara objektif, terstruktur, analitis, dan kritis yang terkait dengan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dianggap sebagai salah satu inisiatif yang diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia.
Tujuan dari Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks bacaan serta meningkatkan kualitas program akademik mereka.
Berdasarkan temuan penelitian, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) mampu memperbaiki budaya membaca di kalangan peserta didik melalui langkah memperkenalkan buku-buku menarik yang tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, mengadakan kegiatan membaca selama sekitar 15 menit sebelum kelas dimulai, menyiapkan pojok baca dan jurnal, menciptakan lingkungan yang sangat kondusif atau kaya akan teks untuk membaca, mengadakan lomba yang mendukung kegiatan atau program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), buat perpustakaan yang ramah membaca dan menyelenggarakan kegiatan seperti reading group, morning motivation, story telling librarian, dan majalah dinding (mading).

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Penguatan Karmaca (Karakter Gemar Membaca) Pada Anak Melalui Herakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN No.56 Palilang
Penguatan Karmaca (Karakter Gemar Membaca) Pada Anak Melalui Herakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN No.56 Palilang
Gerakan literasi sekolah (GLS) merupakan Upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah seperti guru, peserta didik, wali siswa/wali murid dan Masyarakat sebagai bagian dari ...
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 telah merilis hasil kompetensi siswa. Dari ketiga kompetensi yang dinilai, kompetensi literasi siswa paling rendah. M...
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 telah merilis hasil kompetensi siswa. Dari ketiga kompetensi yang dinilai, kompetensi literasi siswa paling rendah. M...
PERANAN POJOK BACA DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI SISWA DI SMPN SATAP LENGGO
PERANAN POJOK BACA DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI SISWA DI SMPN SATAP LENGGO
Hasil penelitian dari beberapa sumber menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari evaluasi yang dilakukan oleh Progress in...
Meningkatkan Minat Membaca melalui Gerakan Literasi Membaca bagi Siswa Sekolah Dasar
Meningkatkan Minat Membaca melalui Gerakan Literasi Membaca bagi Siswa Sekolah Dasar
Membaca merupakan salah satu hal yang penting dalam segala macam proses pembelajaran. Melalui membacalah berbagai  ilmu pengetahuan, yang dapat mengantarkan pada kesuksesan, bisa k...

Back to Top