Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Sumber Air Berbeda dan Tanpa Perlakuan Terhadap Kelulushidupan Jangka Pendek Larva Litopanaeus vannamei
View through CrossRef
Udang vannamei merupakan jenis udang telah dibudiayakan di tambak dan bahkan di perairan darat (perairan tawar). Berbagai penelitian telah dilakukan terhadap keberlangsungan hidup udang vannamei terutama kaitannya dengan salinitas, namun belum ada informasi terkait kelulushidupan udang vannamei yang dipelihara pada berbagai sumber air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelulushidupan larva udang vannamei post larva 12 yang dipelihara pada berbagai sumber air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pada penelitian ini terdapat tiga perlakuan yaitu pemeliharaan larva pada air yang bersumber dari laut, sumur dan dari muara. Masing-masing perlakuan terdapat tiga kali ulangan. Setiap wadah diisi dengan air media (sesuai perlakuan) sebanyak 2 L.Larva dimasukkan ke dalam wadah setelah 15 menit dilakukan aklimatisasi. Jumlah larva pada setiap wadah adalah 50 individu (25 individu/L). Salinitas air laut adalah 19 ppt sedangkan salinitas air tawar dan air muara yang digunakan sebagai media pemeliharaan adalah 0 ppt. Pengamatan tingkat kematian dilakukan setiap 12 jam dan dilakukan selama 3 hari atau 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva yang dipelihara di media air tawar mengalami kematian total (100%) setelah 12 jam, sedangkan larva yang dipelihara pada media air muara mengalami kematian total (100%) setelah 24 jam. Larva yang dipelihara di air laut tidak mengalami kematian hingga hari ke-tiga atau dapat dikatakan bahwa larva yang dipelihara di air laut memiliki tingkat kelulushidupan 100%.
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Title: Pengaruh Sumber Air Berbeda dan Tanpa Perlakuan Terhadap Kelulushidupan Jangka Pendek Larva Litopanaeus vannamei
Description:
Udang vannamei merupakan jenis udang telah dibudiayakan di tambak dan bahkan di perairan darat (perairan tawar).
Berbagai penelitian telah dilakukan terhadap keberlangsungan hidup udang vannamei terutama kaitannya dengan salinitas, namun belum ada informasi terkait kelulushidupan udang vannamei yang dipelihara pada berbagai sumber air.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelulushidupan larva udang vannamei post larva 12 yang dipelihara pada berbagai sumber air.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.
Pada penelitian ini terdapat tiga perlakuan yaitu pemeliharaan larva pada air yang bersumber dari laut, sumur dan dari muara.
Masing-masing perlakuan terdapat tiga kali ulangan.
Setiap wadah diisi dengan air media (sesuai perlakuan) sebanyak 2 L.
Larva dimasukkan ke dalam wadah setelah 15 menit dilakukan aklimatisasi.
Jumlah larva pada setiap wadah adalah 50 individu (25 individu/L).
Salinitas air laut adalah 19 ppt sedangkan salinitas air tawar dan air muara yang digunakan sebagai media pemeliharaan adalah 0 ppt.
Pengamatan tingkat kematian dilakukan setiap 12 jam dan dilakukan selama 3 hari atau 72 jam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva yang dipelihara di media air tawar mengalami kematian total (100%) setelah 12 jam, sedangkan larva yang dipelihara pada media air muara mengalami kematian total (100%) setelah 24 jam.
Larva yang dipelihara di air laut tidak mengalami kematian hingga hari ke-tiga atau dapat dikatakan bahwa larva yang dipelihara di air laut memiliki tingkat kelulushidupan 100%.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Efisiensi Usaha Tambak Udang Vannamei Litopaneaus Vannamei
Analisis Efisiensi Usaha Tambak Udang Vannamei Litopaneaus Vannamei
English
Vannamei shrimp cultivation has an important role in increasing fish production to meet the food and nutritional needs as well as to meet the needs of domestic and ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
Tesis ini menganalisa pengaruh tingkat suku bunga SBI, jumlah uang beredar, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, produk domestik bruto (PDB) dan pengeluaran pemerintah terhadap...
ANALISIS STRATEGI INVESTASI JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK
ANALISIS STRATEGI INVESTASI JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK
Penelitian ini membahas perbandingan antara strategi investasi jangka pendek dan jangka panjang berdasarkan karakteristik, tujuan, faktor penentu, serta risiko dan imbal hasil yang...
Pengaruh umur larva terhadap kualitas ratu yang dihasilkan pada penangkaran lebah ratu Apis cerana L. (Hymenoptera: Apidae) dengan teknik pencangkokan
Pengaruh umur larva terhadap kualitas ratu yang dihasilkan pada penangkaran lebah ratu Apis cerana L. (Hymenoptera: Apidae) dengan teknik pencangkokan
Percobaan teknik cangkok berbagai umur larva lebah madu Apis cerana L. ditujukan untuk mengetahui potensi kualitas ratu yang akan dihasilkan. Empat perlakuan larva umur 1, 2, 3, da...
PENGARUH PERBEDAAN PADAT TEBAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO)
PENGARUH PERBEDAAN PADAT TEBAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO)
Ikan koi (Cyprinus carpio) merupakan komoditas budidaya yang banyak diminati oleh para penikmat ikan hias, Salah satu faktor yang berpengaruh pada budidaya ikan koi adalah padat t...
Phoronidea from Brazil
Phoronidea from Brazil
1. The demarcation of the species of Phoronidea is difficult because of the great variability of the characters which does not enable the fixing of good differential characters yet...

