Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa salah satu SMP di Kota Lahat. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Sampel dalam penelitian ini diambil 88 siswa kelas VIII. Pengumpulan data yang digunakan adalah instumen tes tertulis dan wawancara. Setelah dilakukan tes tertulis, dipilih subjek untuk diwawancara. Pemilihan subjek wawancara berdasarkan hasil tes tertulis kemampuan berpikir kreatif matematis dan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) siswa. Analisis data yang dilakukan yaitu (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan (3) Penarikan simpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa salah satu SMP di Kota Lahat masih sangat rendah dengan rata-rata persentase 20%. Dari 88 siswa yang menjadi sampel, 30 siswa berada di TKBK level 0 (Tidak Kreatif), 35 siswa berada di level 1 (Kurang Kreatif), 19 siswa berada di level 2 (Cukup Kreatif) dan 4 siswa berada di level 3 (Kreatif) serta tidak ada siswa yang berada di level 4 (Sangat Kreatif). (2) Rata-rata persentase tertinggi ada pada indikator fleksibelitas yaitu 39%, indikator kefasihan 33% dan indikator terendah ada di indikator kebaruan yaitu rata-rata persentasenya 15%. (3) Rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa disebabkan siswa kurang latihan mengerjakan soal-soal yang memiliki indikator kemampuan berpikir kreatif matematis sehingga masih kurang dalam memahami maksud soal.
Title: DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa salah satu SMP di Kota Lahat.
Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif.
Sampel dalam penelitian ini diambil 88 siswa kelas VIII.
Pengumpulan data yang digunakan adalah instumen tes tertulis dan wawancara.
Setelah dilakukan tes tertulis, dipilih subjek untuk diwawancara.
Pemilihan subjek wawancara berdasarkan hasil tes tertulis kemampuan berpikir kreatif matematis dan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) siswa.
Analisis data yang dilakukan yaitu (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan (3) Penarikan simpulan (verifikasi).
Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa salah satu SMP di Kota Lahat masih sangat rendah dengan rata-rata persentase 20%.
Dari 88 siswa yang menjadi sampel, 30 siswa berada di TKBK level 0 (Tidak Kreatif), 35 siswa berada di level 1 (Kurang Kreatif), 19 siswa berada di level 2 (Cukup Kreatif) dan 4 siswa berada di level 3 (Kreatif) serta tidak ada siswa yang berada di level 4 (Sangat Kreatif).
(2) Rata-rata persentase tertinggi ada pada indikator fleksibelitas yaitu 39%, indikator kefasihan 33% dan indikator terendah ada di indikator kebaruan yaitu rata-rata persentasenya 15%.
(3) Rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa disebabkan siswa kurang latihan mengerjakan soal-soal yang memiliki indikator kemampuan berpikir kreatif matematis sehingga masih kurang dalam memahami maksud soal.

Related Results

Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal TIMSS materi aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ...
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 1 Lingsar Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 1 Lingsar Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari karakteristik cara berpikir siswa kelas VIII SMPN 1 Lingsar. Jenis penelitian ini ...
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Kemampuan  berpikir  kreatif  matematis diperlukan  dalam  menyelesaikan  persoalan Matematika. Kemampuan berpikir kreatif matematis dalam pembelajaran di perlukan terutama pada pe...
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
Penelitian ini bertujuan menggambarkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa untuk menyelesaikan soal cerita pada materi SPLDV. Ada empat indikator kemampuan berpikir kritis: 1...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penga...
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Ditinjau dari Self Concept
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Ditinjau dari Self Concept
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP ditinjau dari self concept. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek pe...
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED MENGGUNAKAN MODEL JUCAMA
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED MENGGUNAKAN MODEL JUCAMA
Perkembangan teknologi dan informasi pada saat ini tidak dapat dipungkiri merupakan buah dari kemampuan berpikir kreatif individu. Kemampuan berpikir kreatif individu didorong kein...
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA
Keterampilan berpikir kreatif dalam matematika menjadi elemen yang krusial pada pendidikan abad ke-21 karena mendorong siswa berpikir fleksibel dan inovatif dalam memecahkan masala...

Back to Top