Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Penggunaan Pati Karboksimetil Umbi Keladi (Colocasia esculenta L.) sebagai Bahan Penghancur pada Sediaan Tablet Paracetamol

View through CrossRef
<p><span lang="EN-US">Pati karboksimetil (CMS) umbi keladi berpotensi sebagai bahan penghancur tablet. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisik CMS, sifat granul, serta pengaruh variasi konsentrasi CMS terhadap waktu hancur tablet dibandingkan dengan pati alami dan disintegran komersial. CMS diperoleh melalui metode karboksimetilasi. Evaluasi karakteristik CMS yaitu kekuatan pengembangan, <em>bulk density</em>, <em>tapped density</em>, sifat alir (Rasio hausner), kompresibilitas (Indeks Carr), serta sudut diam. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah menggunakan variasi: F0 (Pati alami 5%), F1 (CMS 0,5%), F2 (CMS 1%), F3 (CMS 2%), F4 (CMS 3%), dan F5 (Sodium Starch Glycolate (SSG) 2%). Evaluasi granul meliputi laju alir dan sudut diam, sedangkan evaluasi tablet meliputi keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, waktu hancur, dan disolusi. Hasil karakteristik fisik menunjukkan CMS memiliki sifat yang lebih baik dibandingkan pati alami. Dengan perbandingan CMS dan pati alami sebagai berikut, kekuatan pengembangan 20,23 g/g dan 6,41 g/g, bulk density 0,5 g/mL dan 0,36 g/mL, tapped density 0,61 g/mL dan 0,55 g/mL, sifat alir 1,19 dan 1,53, kompresibilitas 16,43% dan 35,48%, serta sudut diam 19,66º dan 32,66º. Seluruh formula granul menunjukkan sifat alir baik. Evaluasi tablet menunjukkan formula F1–F5 memenuhi persyaratan farmakope. Formula F2 (CMS 1%) dipilih sebagai formula terbaik dengan keseragaman bobot 464 mg, kerapuhan 0,8%, kekerasan 5,98 kg, waktu hancur 3,82 menit, dan disolusi 95,88%. Dengan demikian, CMS 1% dinilai sebagai konsentrasi optimum sebagai penghancur tablet karena menghasilkan tablet dengan sifat fisik yang baik dan memiliki efektivitas penghancuran yang baik.</span></p>
Title: Pengaruh Penggunaan Pati Karboksimetil Umbi Keladi (Colocasia esculenta L.) sebagai Bahan Penghancur pada Sediaan Tablet Paracetamol
Description:
<p><span lang="EN-US">Pati karboksimetil (CMS) umbi keladi berpotensi sebagai bahan penghancur tablet.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisik CMS, sifat granul, serta pengaruh variasi konsentrasi CMS terhadap waktu hancur tablet dibandingkan dengan pati alami dan disintegran komersial.
CMS diperoleh melalui metode karboksimetilasi.
Evaluasi karakteristik CMS yaitu kekuatan pengembangan, <em>bulk density</em>, <em>tapped density</em>, sifat alir (Rasio hausner), kompresibilitas (Indeks Carr), serta sudut diam.
Tablet dibuat dengan metode granulasi basah menggunakan variasi: F0 (Pati alami 5%), F1 (CMS 0,5%), F2 (CMS 1%), F3 (CMS 2%), F4 (CMS 3%), dan F5 (Sodium Starch Glycolate (SSG) 2%).
Evaluasi granul meliputi laju alir dan sudut diam, sedangkan evaluasi tablet meliputi keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, waktu hancur, dan disolusi.
Hasil karakteristik fisik menunjukkan CMS memiliki sifat yang lebih baik dibandingkan pati alami.
Dengan perbandingan CMS dan pati alami sebagai berikut, kekuatan pengembangan 20,23 g/g dan 6,41 g/g, bulk density 0,5 g/mL dan 0,36 g/mL, tapped density 0,61 g/mL dan 0,55 g/mL, sifat alir 1,19 dan 1,53, kompresibilitas 16,43% dan 35,48%, serta sudut diam 19,66º dan 32,66º.
Seluruh formula granul menunjukkan sifat alir baik.
Evaluasi tablet menunjukkan formula F1–F5 memenuhi persyaratan farmakope.
Formula F2 (CMS 1%) dipilih sebagai formula terbaik dengan keseragaman bobot 464 mg, kerapuhan 0,8%, kekerasan 5,98 kg, waktu hancur 3,82 menit, dan disolusi 95,88%.
Dengan demikian, CMS 1% dinilai sebagai konsentrasi optimum sebagai penghancur tablet karena menghasilkan tablet dengan sifat fisik yang baik dan memiliki efektivitas penghancuran yang baik.
</span></p>.

Related Results

Pengembangan Eksipien tablet dari Pati Termodifikasi
Pengembangan Eksipien tablet dari Pati Termodifikasi
Abstract. Starch is a primary metabolite, namely polysaccharides derived from plants found in plant parts such as roots, stems, seeds, and fruits, this starch is composed of two mo...
Hepatoprotective Activities of Colocasia esculenta (L.) Schottin Mice Model with Liver Injury Induced by Paracetamol
Hepatoprotective Activities of Colocasia esculenta (L.) Schottin Mice Model with Liver Injury Induced by Paracetamol
This paper uses the model of experimental mouse liver damage with paracetamol to evaluate the liver protective effects of the methanol extract (Colocasia esculenta (L.) Schott) (MC...
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pemotongan umbi benih bawang merah dan konsentrasi ZPT atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mendapatkan konsentr...
PENGGUNAAN UMBI TALAS SEBAGAI BAHAN ADDITIVE TERHADAP BEBERAPA UNSUR KIMIA SILASE RUMPUT GAJAH MINI
PENGGUNAAN UMBI TALAS SEBAGAI BAHAN ADDITIVE TERHADAP BEBERAPA UNSUR KIMIA SILASE RUMPUT GAJAH MINI
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh umbi talas sebagai bahan additive terhadap beberapa unsur kimia silase rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan rumput gajah min...
Mineral nutrient content of commonly consumed leafy vegetables in northern Ghana
Mineral nutrient content of commonly consumed leafy vegetables in northern Ghana
Leafy vegetables serve as the base of soups, a significant component of Ghanaian food recipes. The varying climatic conditions across Ghana and inefficient food distribution channe...
Artikel Review : Pengaruh Proses Pengolahan terhadap Sifat Fungsional Pati
Artikel Review : Pengaruh Proses Pengolahan terhadap Sifat Fungsional Pati
Umbi-umbian merupakan komoditi dalam negeri yang mengandung karbohidrat.  Komoditi ini ternyata dapat digunakan sebagai bahan pangan fungsional yang sebelumnya hanya digunakan seba...

Back to Top