Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancangan Strategi Pemilihan Supplier Untuk Meningkatkan Kinerja Di Ikm Mebel Jaya Sakti Gampong Teungoh Kota Langsa.

View through CrossRef
IKM Mebel Jaya Sakti beralamat di Gampong Teungoh Kota Langsa, merupakan usaha mebel dalam skala kecil menengah yang bergerak dibidang pengolahan furniture. Masalah yang dialami adalah sulitnya menentukan supplier yang memiliki kinerja yang baik dari segi kualitas produk, harga dan variasi bahan baku sesuai dengan keinginan pelanggan. IKM Mebel Jaya Sakti memiliki 4 supplier yang memasok bahan baku. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memilih supplier yang dapat meningkatkan kinerja IKM. Adapun Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP adalah sebuah konsep untuk pembuatan keputusan berbasis multicriteria (kriteria yang banyak). Kriteria pemilihan supplier dalam penelitian ini adalah kualitas kayu, pengiriman, riwayat kinerja, harga, sistem komunikasi, variasi bahan baku, pelayanan supplier, lokasi supplier dan ketersediaan bahan baku. Berdasarkan pengolahan data supplier yang memiliki kinerja yang paling tinggi adalah supplier 1 (0,472), diikuti oleh supplier 4 (0,350), kemudian supplier 3 (0,122), dan yang terakhir adalah supplier 2 (0,056). Strategi yang dipilih apabila IKM memilih supplier 1, maka IKM mampu menghemat waktu penyelesaian produk selama 3 hari.
Title: Rancangan Strategi Pemilihan Supplier Untuk Meningkatkan Kinerja Di Ikm Mebel Jaya Sakti Gampong Teungoh Kota Langsa.
Description:
IKM Mebel Jaya Sakti beralamat di Gampong Teungoh Kota Langsa, merupakan usaha mebel dalam skala kecil menengah yang bergerak dibidang pengolahan furniture.
Masalah yang dialami adalah sulitnya menentukan supplier yang memiliki kinerja yang baik dari segi kualitas produk, harga dan variasi bahan baku sesuai dengan keinginan pelanggan.
IKM Mebel Jaya Sakti memiliki 4 supplier yang memasok bahan baku.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memilih supplier yang dapat meningkatkan kinerja IKM.
Adapun Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
AHP adalah sebuah konsep untuk pembuatan keputusan berbasis multicriteria (kriteria yang banyak).
Kriteria pemilihan supplier dalam penelitian ini adalah kualitas kayu, pengiriman, riwayat kinerja, harga, sistem komunikasi, variasi bahan baku, pelayanan supplier, lokasi supplier dan ketersediaan bahan baku.
Berdasarkan pengolahan data supplier yang memiliki kinerja yang paling tinggi adalah supplier 1 (0,472), diikuti oleh supplier 4 (0,350), kemudian supplier 3 (0,122), dan yang terakhir adalah supplier 2 (0,056).
Strategi yang dipilih apabila IKM memilih supplier 1, maka IKM mampu menghemat waktu penyelesaian produk selama 3 hari.

Related Results

Penyelesaian Masalah Multiple Criteria Decision Making dalam Pemilihan Supplier Obat Menggunakan Metode WASPAS
Penyelesaian Masalah Multiple Criteria Decision Making dalam Pemilihan Supplier Obat Menggunakan Metode WASPAS
Abstrak. Penilaian supplier dengan pemantauan langsung yang dilakukan apotek untuk memilih supplier obat. Hal ini mempengaruhi pengambilan keputusan yang tidak efektif dan terlalu ...
Analisis Peluang Pemasaran Produk Kerajinan Daun Silar pada Industri Kecil Menengah Lanu Nagaya Liku Kota Palu
Analisis Peluang Pemasaran Produk Kerajinan Daun Silar pada Industri Kecil Menengah Lanu Nagaya Liku Kota Palu
Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui dan menganalisis peluang pemasaran produk kerajinan daun silar pada Industri Kecil Menengah Lanu Nagaya Liku Kota Palu. Hasil penelitian...
Analisis Permasalahan Pelaporan Keuangan Dana Gampong Pada Gampong Meunasah Mesjid Kota Lhokseumawe
Analisis Permasalahan Pelaporan Keuangan Dana Gampong Pada Gampong Meunasah Mesjid Kota Lhokseumawe
Praktik pembukuan bendahara gampong menjadi sarana penting untuk mengungkapkan informasi secara akurat dan transparan. Perubahan tata kelola keuangan gampong yang menempatkan peran...
ANALISIS FUNGSI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN GAMPONG (DPMG) DALAM PENINGKATAN KINERJA APARATUR PEMERINTAHAN GAMPONG
ANALISIS FUNGSI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN GAMPONG (DPMG) DALAM PENINGKATAN KINERJA APARATUR PEMERINTAHAN GAMPONG
Tujuan penelitian ini adalah : (1). Untuk mengetahui peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong dalam upaya peningkatan Kinerja Aparatur Pemerintah Gampong/ Desa. (2). Untuk m...
Kepuasan Masyarakat Dalam Playanan Pembuatan E-Ktp Di Kantor Camat Praya
Kepuasan Masyarakat Dalam Playanan Pembuatan E-Ktp Di Kantor Camat Praya
Public services that provide a service to clients is one of the important variables that provide an important commitment to create a good reputation and trust locally. Public prote...
Fenomena Budaya Korean Wave Terhadap Gaya Hidup Remaja Gampong Hagu Teungoh Lhokseumawe
Fenomena Budaya Korean Wave Terhadap Gaya Hidup Remaja Gampong Hagu Teungoh Lhokseumawe
Fenomena Budaya Korean Wave Terhadap Perubahan Gaya Hidup Remaja Gampong Hagu Teungoh Lhokseumawe. Penelitian ini menganalisis apa saja budaya Korean wave yang terdapat pada remaja...

Back to Top