Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pola Invasi Ruang sebagai Penentu Hierarki Kegiatan di Masjid Pathok Negara Babadan, Bantul, D. I. Yogyakarta

View through CrossRef
Masjid Pathok Negara Babadan merupakan salah satu dari empat masjid pathok negara di wilayah Kasultanan Yogyakarta. Masjid merupakan bentuk representatif dari masjid tradisional Jawa dan difungsikan sebagai sarana untuk melakukan kegiatan yang bersifat keagamaan. Meningkatnya jumlah jamaah yang menggunakan masjid tidak sebanding dengan dimensi ruang yang dimiliki oleh masjid. Hal ini memunculkan fenomena adanya kegiatan-kegiatanyang menggunakan lebih dari satu ruang sebagai area perluasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang terindikasi melakukan proses invasi ruang, serta pola spasial yang tercipta dari invasi ruang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan paradigma rasionalistik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi. Analisis menggunakan abstraksi morfologi guna melihat proses arah invasi ruang secara spasial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa proses invasi ruang ditemukan pada delapan kasus kegiatan di dalam Masjid Pathok Negara Babadan dengan pola invasi ruang yang beragam. Berdasarkan pola-pola tersebut ditemukan tiga pola dominan yang masing-masing mewakili kegiatan ritual, kegiatan seremonial, dan kegiatan sosial. Ketiga pola ini membentuk suatu hierarki kegiatan yang mengatur batasan arah invasi serta penggunaan ruang. Kegiatan ritual memiliki arah invasi ke segala arah (tanpa batas) dan kegiatan seremonial dan sosial memiliki arah invasi yang terbatas.
Title: Pola Invasi Ruang sebagai Penentu Hierarki Kegiatan di Masjid Pathok Negara Babadan, Bantul, D. I. Yogyakarta
Description:
Masjid Pathok Negara Babadan merupakan salah satu dari empat masjid pathok negara di wilayah Kasultanan Yogyakarta.
Masjid merupakan bentuk representatif dari masjid tradisional Jawa dan difungsikan sebagai sarana untuk melakukan kegiatan yang bersifat keagamaan.
Meningkatnya jumlah jamaah yang menggunakan masjid tidak sebanding dengan dimensi ruang yang dimiliki oleh masjid.
Hal ini memunculkan fenomena adanya kegiatan-kegiatanyang menggunakan lebih dari satu ruang sebagai area perluasannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang terindikasi melakukan proses invasi ruang, serta pola spasial yang tercipta dari invasi ruang tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan paradigma rasionalistik.
Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi.
Analisis menggunakan abstraksi morfologi guna melihat proses arah invasi ruang secara spasial.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa proses invasi ruang ditemukan pada delapan kasus kegiatan di dalam Masjid Pathok Negara Babadan dengan pola invasi ruang yang beragam.
Berdasarkan pola-pola tersebut ditemukan tiga pola dominan yang masing-masing mewakili kegiatan ritual, kegiatan seremonial, dan kegiatan sosial.
Ketiga pola ini membentuk suatu hierarki kegiatan yang mengatur batasan arah invasi serta penggunaan ruang.
Kegiatan ritual memiliki arah invasi ke segala arah (tanpa batas) dan kegiatan seremonial dan sosial memiliki arah invasi yang terbatas.

Related Results

Konsistensi ruang pangimaman, liwan, dan pawestren di Masjid Pathok Negara Ad-Darojat Babadan, Bantul, Yogyakarta (1970-2019)
Konsistensi ruang pangimaman, liwan, dan pawestren di Masjid Pathok Negara Ad-Darojat Babadan, Bantul, Yogyakarta (1970-2019)
The consistency of pangimaman, liwan, and pawestren in Masjid Pathok Negara Babadan, Bantul, Yogyakarta (1970-2019) Masjid Pathok Negara Babadan is one of four Pathok Negara Mosqu...
Hubungan Invasi Miometrium pada Karsinoma Ednometrium dengan Invasi Limfovaskular dan Grade Histologik
Hubungan Invasi Miometrium pada Karsinoma Ednometrium dengan Invasi Limfovaskular dan Grade Histologik
Latar Belakang : Karsinoma endometrium menduduki urutan keenam kanker pada wanita. Faktor prediktor prognosis pada karsinoma endomerium adalah grade histologik, invasi miometrium d...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
Karakter arsitektur masjid Jawa pada Masjid Pathok Negoro
Karakter arsitektur masjid Jawa pada Masjid Pathok Negoro
Sebagai bagian dari sistem pemerintahan Yogyakarta, Masjid Pathok Negoro memiliki nilai-nilai budaya yang sangat tinggi. Alur sejarah yang terjadi di Pulau Jawa membentuk budaya ya...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Pelaporan keuangan Masjid belum ada peraturan yang mewajibkan dan ditetapkan dalam pelaporan keuangan berbeda halnya perusahan, pemerintah dan lembaga Zakat. Olehnya itu Ta’mir Mas...
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Abstract. The presence of Era Society 5.0 creates new habits in the use of technology as problem solving in all aspects of life to provide convenience for the community, incl...

Back to Top