Javascript must be enabled to continue!
PENGGUNAAN ROI DALAM BAHASA BIMA DI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA (KAJIAN SOSIOPRAGMATIK)
View through CrossRef
Roi merupakan bagian dari kekayaan linguistik yang dimiliki oleh masyarakat Bima pada umumnya. Karena hal ini bagian dari kekayaan linguistik untuk itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan bentuk, fungsi, dan faktor penyebab terjadinya roi. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti merasa perlu untuk meneliti penggunaan roi yang terdapat dalam masyarakat Bima. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori bentuk, fungsi dan faktor penyebab terjadinya tindak tutur dalam berbahasa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu simak dan catat, rekam, kerja sama dengan informan, dan instrospeksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan hasilnya sebagai berikut ini. a) Penggunaan roi dalam masyarakat Bima di Kecamatan Sape dapat dikelompokkan menjadi beberapa bentuk, yaitu: (1) kata; (2) frase; (3) klausa. b) Penggunaan roi dalam masyarakat Bima di Kecamatan Sape berfungsi untuk: (1) kekaguman, (2) mengolok-olok, (3) kegembiraan, (4) menghaluskan, (5) menyuruh, (6) mengabrabkan, (7) menasihati, (8) meminta, dan (9) mempertegas, (10) mengiaskan, dan (11) kekesalan. c) Faktor-faktor penyebab terjadinya roi dalam masyarakat Bima di Kecamatan Sape yaitu (1) faktor psikologi dan (2) faktor sosial yang meliputi status sosial, tingkat pendidikan, usia, dan jenis kelamin.
Title: PENGGUNAAN ROI DALAM BAHASA BIMA DI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA (KAJIAN SOSIOPRAGMATIK)
Description:
Roi merupakan bagian dari kekayaan linguistik yang dimiliki oleh masyarakat Bima pada umumnya.
Karena hal ini bagian dari kekayaan linguistik untuk itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan bentuk, fungsi, dan faktor penyebab terjadinya roi.
Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti merasa perlu untuk meneliti penggunaan roi yang terdapat dalam masyarakat Bima.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori bentuk, fungsi dan faktor penyebab terjadinya tindak tutur dalam berbahasa.
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu simak dan catat, rekam, kerja sama dengan informan, dan instrospeksi.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan hasilnya sebagai berikut ini.
a) Penggunaan roi dalam masyarakat Bima di Kecamatan Sape dapat dikelompokkan menjadi beberapa bentuk, yaitu: (1) kata; (2) frase; (3) klausa.
b) Penggunaan roi dalam masyarakat Bima di Kecamatan Sape berfungsi untuk: (1) kekaguman, (2) mengolok-olok, (3) kegembiraan, (4) menghaluskan, (5) menyuruh, (6) mengabrabkan, (7) menasihati, (8) meminta, dan (9) mempertegas, (10) mengiaskan, dan (11) kekesalan.
c) Faktor-faktor penyebab terjadinya roi dalam masyarakat Bima di Kecamatan Sape yaitu (1) faktor psikologi dan (2) faktor sosial yang meliputi status sosial, tingkat pendidikan, usia, dan jenis kelamin.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS NGGAHI NCEMBA DALAM MASYARAKAT BIMA DI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA
ANALISIS NGGAHI NCEMBA DALAM MASYARAKAT BIMA DI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA
Nggahi Ncemba merupakan salah satu jenis sastra lisan (folklor) yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat Bima di Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Sebagai bagian dari tradisi, Nggah...
Kontekstualisasi Musik Sape Dalam Ibadah di Gereja Kemah Injil Indonesia Kalimantan Utara
Kontekstualisasi Musik Sape Dalam Ibadah di Gereja Kemah Injil Indonesia Kalimantan Utara
Sape adalah alat musik petik yang berasal dari suku Dayak Kalimantan. Alat musik sape berfungsi sebagai media hiburan serta mengiring tarian dalam acara ritual adat. Namun gereja c...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
ANALISIS STILISTIKA NOVEL “API TAUHID” KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
ANALISIS STILISTIKA NOVEL “API TAUHID” KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemakaian gaya bahasa, keunikan diksi dan penggunaan citraan pada novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Re...
Analysis of Intrinsic Structure and Educational Values in Folklore in Sape District, Bima Regency
Analysis of Intrinsic Structure and Educational Values in Folklore in Sape District, Bima Regency
This study aims to describe (1) the intrinsic structure of folklore in Sape District, Bima Regency; and (2) the educational value of folklore in Sape Subdistrict, Bima Regency. Thi...
CAMPUR KODE BAHASA SANGER DIALEK SIAU DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI DESA BUHIAS KECAMATAN SIAU TIMUR SELATAN
CAMPUR KODE BAHASA SANGER DIALEK SIAU DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI DESA BUHIAS KECAMATAN SIAU TIMUR SELATAN
Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan campur kode bahasa sanger dialek siau dalam penggunaan Bahasa Indonesia di Desa Buhias Kecamatan Siau Timur Selatan Kabupaten S...
BAHASA POLITIK DALAM DEBAT PILKADA 2020 DI KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
BAHASA POLITIK DALAM DEBAT PILKADA 2020 DI KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
Bahasa merupakan media komunikasi yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud penutur kepada mitratuturnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan permainan bahasa p...

