Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALOGI POLITIS MONOLOG NON REALIS DI JAWA

View through CrossRef
Pertumbuhan Teater di Jawa mengikuti perjalanan genre teater barat yang dipolitisir, termasuk salah satunya yang mengisi ruang teater di Jawa adalah monolog, mengedepankan pada kekuatan aktor secara individu, dalam hal ini seorang aktor monolog bermain sendiri didukung dengan unsur-unsur pendukung yang menguatkan pertunjukan monolog, dalam monolog kemasan pertunjukan memiliki bentuk yang serupa dengan drama non realis dan realis juga terdapat dalam monolog, pada perkembangannya non realis atau bentuk yang ingin lepas dari nalar dan menolah konvensi-konvensi realis, kebebasan bentuk aktor monolog dapat terjadi pada bentuk monolog non realis ini. Perkembangan monolog non realis ini pun mengikuti perjalanan kesungguhan dalam berproses dan ketidak sungguh-sungguhan dalam berproses. Maka,  pelaku akan memilih non realis sebagai teater kaya namun miskin, atau realis sebagi teater miskin namun kaya. Fenomena itu terjadi mulai saat ini hingga kesungguhan berteater aktor monolog  muncul.
Title: ANALOGI POLITIS MONOLOG NON REALIS DI JAWA
Description:
Pertumbuhan Teater di Jawa mengikuti perjalanan genre teater barat yang dipolitisir, termasuk salah satunya yang mengisi ruang teater di Jawa adalah monolog, mengedepankan pada kekuatan aktor secara individu, dalam hal ini seorang aktor monolog bermain sendiri didukung dengan unsur-unsur pendukung yang menguatkan pertunjukan monolog, dalam monolog kemasan pertunjukan memiliki bentuk yang serupa dengan drama non realis dan realis juga terdapat dalam monolog, pada perkembangannya non realis atau bentuk yang ingin lepas dari nalar dan menolah konvensi-konvensi realis, kebebasan bentuk aktor monolog dapat terjadi pada bentuk monolog non realis ini.
Perkembangan monolog non realis ini pun mengikuti perjalanan kesungguhan dalam berproses dan ketidak sungguh-sungguhan dalam berproses.
Maka,  pelaku akan memilih non realis sebagai teater kaya namun miskin, atau realis sebagi teater miskin namun kaya.
Fenomena itu terjadi mulai saat ini hingga kesungguhan berteater aktor monolog  muncul.

Related Results

PSK DALAM FRAMING TIGA MONOLOG/PROSTITUTE ON THREE MONOLOGUES FRAMING
PSK DALAM FRAMING TIGA MONOLOG/PROSTITUTE ON THREE MONOLOGUES FRAMING
Abstrak Makalah berjudul “PSK dalam Framing Tiga Monolog” ditulis untuk membahas tokoh PSK dalam ketiga monolog yang bertemakan kehidupan PSK, yaitu Monolog Tanda Tanya (Anggi Eka ...
Studi Komparatif Penggunaan Analogi dalam Hukum Pidana Indonesia dengan Sistem Hukum Common Law dan Syariah
Studi Komparatif Penggunaan Analogi dalam Hukum Pidana Indonesia dengan Sistem Hukum Common Law dan Syariah
Perbincangan mengenai penggunaan analogi dalam metode interpretasi hukum telah mengalami perkembangan yang beragam seiring waktu, perbedaan sistem hukum, dan variasi di antara nega...
IMPROVING STUDENTS’ MONOLOG PERFORMANCE THROUGH A NARRATIVE VIDEO
IMPROVING STUDENTS’ MONOLOG PERFORMANCE THROUGH A NARRATIVE VIDEO
Monolog is one of the speaking skills that should be mastered by the students in learning a language. This skill needs many criteria that should be mastered by any speaker. There a...
Meningkatkan Ekspresi Diri dengan Monolog di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat
Meningkatkan Ekspresi Diri dengan Monolog di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat
Background: Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks, ditandai oleh kebutuhan untuk mengekspresikan identitas diri, mengelola emosi, dan menghadapi tekanan sosial. Mon...
Tindak Kriminal Dalam Teks Monolog Tolong Karya Nano Riantiarno
Tindak Kriminal Dalam Teks Monolog Tolong Karya Nano Riantiarno
This study examines the form of criminal acts in the monologue text Please by Nano Riantiarno. The purpose of this study is to describe the forms of criminal acts contained in the ...
Pembelajaran Drama Monolog dengan Menggunakan Model Bermain Peran dan Resepsi Siswa SMA Negeri 1 Beo
Pembelajaran Drama Monolog dengan Menggunakan Model Bermain Peran dan Resepsi Siswa SMA Negeri 1 Beo
Tujuan penelitian ini adalah pembelajaran drama monolog dengan menggunaka model bermain peran bagi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Beo. Dalam perkembangan pendidikan, drama bukan lagi ...
Perbandingan dalam Naskah 100 Monolog Karya Putu Wijaya
Perbandingan dalam Naskah 100 Monolog Karya Putu Wijaya
The purpose of this research is to describe the style of comparative language contained in Putu Wijaya's 100 Monologues. This research is to reveal how the style of comparison is i...

Back to Top