Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA TANJUNGPINANG DALAM PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA DALAM SITUASI PANDEMI COVID -19
View through CrossRef
No foreign tourists visited Tanjung Pinang in July 2020 as international passenger ships have been suspended since April 2020 due to the Covid-19 pandemic. In July 2020, there were 1,765 tourists visiting the Riau Islands, 1,754 (99.38%) from the entrance of Batam City and 11 (0.62%) from the entrance of Bintan Province. On the contrary, in July 2020, no foreign tourists visited Tanjung Pinang City. Since no tourists visited Tanjung Pinang City in July 2020, the number of tourists visiting Tanjung Pinang City, decreased by around 81.71 percent compared to the same period last year.
The purpose of this study was to determine the Strategy of the Tanjungpinang City Culture and Tourism Office in the recovery of the tourism sector in the covid-19 pandemic situation. The result of this study is that the Tanjungpinang City Culture and Tourism Office on the recovery of the tourism sector in the covid-19 pandemic situation has not been optimal because it sees weaknesses both internally & externally, this is found in the following, namely the tourism office is still carrying out tactics before covid, even after covid this has not been formulated specific strategies. Tourism development is needed, development of tourism destinations & development of human resources (HR). The Tanjungpinang City Tourism Office has collaborated using particulate parties to increase the tourism potential of the region tourist visits to the Tanjungpinang City area.
Tidak ada turis asing yang mengunjungi Tanjung Pinang pada Juli 2020 karena kapal penumpang internasional telah ditangguhkan sejak April 2020 karena pandemi Covid-19. Pada Juli 2020, wisman yang berkunjung ke Kepulauan Riau sebanyak 1.765 orang, 1.754 (99,38%) dari pintu masuk Kota Batam dan 11 (0,62%) dari pintu masuk Provinsi Bintan. Sebaliknya, pada Juli 2020, tidak ada turis asing yang berkunjung ke Kota Tanjung Pinang. Sejak tidak ada wisman yang berkunjung ke Kota Tanjung Pinang pada Juli 2020, jumlah wisman yang berkunjung ke Kota Tanjung Pinang, turun sekitar 81,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam pemulihan sektor pariwisata dalam situasi pandemi covid-19. Hasil penelitian ini adalah Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang pada pemulihan sektor pariwisata dalam situasi pandemi covid-19 belum optimal lantaran melihat adanya kelemahan baik menurut internal & eksternal, hal ini ditemukan pada hal berikut, yakni pihak dinas pariwisata masih menjalankan taktik sebelum covid, bahkan pasca covid ini belum dirumuskan startegi spesifik. Pengembangan wisata sangat dibutuhkan, pengembangan destinasi pariwisata & pengembangan sumber daya manusia (SDM). Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang telah melakukan kerjasama menggunakan pihak partikelir untuk bisa menaikkan potensi wisata wilayah & kunjungan wisatawan ke wilayah Kota Tanjungpinang.
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji
Title: STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA TANJUNGPINANG DALAM PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA DALAM SITUASI PANDEMI COVID -19
Description:
No foreign tourists visited Tanjung Pinang in July 2020 as international passenger ships have been suspended since April 2020 due to the Covid-19 pandemic.
In July 2020, there were 1,765 tourists visiting the Riau Islands, 1,754 (99.
38%) from the entrance of Batam City and 11 (0.
62%) from the entrance of Bintan Province.
On the contrary, in July 2020, no foreign tourists visited Tanjung Pinang City.
Since no tourists visited Tanjung Pinang City in July 2020, the number of tourists visiting Tanjung Pinang City, decreased by around 81.
71 percent compared to the same period last year.
The purpose of this study was to determine the Strategy of the Tanjungpinang City Culture and Tourism Office in the recovery of the tourism sector in the covid-19 pandemic situation.
The result of this study is that the Tanjungpinang City Culture and Tourism Office on the recovery of the tourism sector in the covid-19 pandemic situation has not been optimal because it sees weaknesses both internally & externally, this is found in the following, namely the tourism office is still carrying out tactics before covid, even after covid this has not been formulated specific strategies.
Tourism development is needed, development of tourism destinations & development of human resources (HR).
The Tanjungpinang City Tourism Office has collaborated using particulate parties to increase the tourism potential of the region tourist visits to the Tanjungpinang City area.
Tidak ada turis asing yang mengunjungi Tanjung Pinang pada Juli 2020 karena kapal penumpang internasional telah ditangguhkan sejak April 2020 karena pandemi Covid-19.
Pada Juli 2020, wisman yang berkunjung ke Kepulauan Riau sebanyak 1.
765 orang, 1.
754 (99,38%) dari pintu masuk Kota Batam dan 11 (0,62%) dari pintu masuk Provinsi Bintan.
Sebaliknya, pada Juli 2020, tidak ada turis asing yang berkunjung ke Kota Tanjung Pinang.
Sejak tidak ada wisman yang berkunjung ke Kota Tanjung Pinang pada Juli 2020, jumlah wisman yang berkunjung ke Kota Tanjung Pinang, turun sekitar 81,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam pemulihan sektor pariwisata dalam situasi pandemi covid-19.
Hasil penelitian ini adalah Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang pada pemulihan sektor pariwisata dalam situasi pandemi covid-19 belum optimal lantaran melihat adanya kelemahan baik menurut internal & eksternal, hal ini ditemukan pada hal berikut, yakni pihak dinas pariwisata masih menjalankan taktik sebelum covid, bahkan pasca covid ini belum dirumuskan startegi spesifik.
Pengembangan wisata sangat dibutuhkan, pengembangan destinasi pariwisata & pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang telah melakukan kerjasama menggunakan pihak partikelir untuk bisa menaikkan potensi wisata wilayah & kunjungan wisatawan ke wilayah Kota Tanjungpinang.
Related Results
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
PENENTUAN PUSAT PELAYANAN PERKOTAAN DI KOTA TANJUNGPINANG
PENENTUAN PUSAT PELAYANAN PERKOTAAN DI KOTA TANJUNGPINANG
As a developing region, the problem of inequality development is a challenge for Tanjungpinang City so that the determination of centre place is the most important to do. The obje...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara yang memiliki pemasukan daerah berupa sektor pariwisata danau toba. Sebelum pandemi covid19, Kabupate...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Dampak Covid-19 terhadap Pariwisata Bali Ditinjau dari Sektor Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan (Sebuah Tinjauan Pustaka)
Dampak Covid-19 terhadap Pariwisata Bali Ditinjau dari Sektor Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan (Sebuah Tinjauan Pustaka)
Dampak covid-19 sangat berpengaruh besar dalam berbagai sektor, khususnya bagi pelaku dan usaha pariwisata, apalagi Bali sangat mengandalkan sektor pariwisata. Dalam tulisan berupa...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

