Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Tempat Penampungan Air Positif Larva Aedes, Vektor Demam Berdarah: Studi Literatur

View through CrossRef
Pendahuluan: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor yang menyebarkan penyakit seperti demam kuning, filariasis, chikungunya, zika, dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemberantasan larva nyamuk DBD dilakukan terutama pada tempat-tempat yang potensial menjadi habitat nyamuk, salah satunya yaitu kontainer atau wadah penampungan air. Tindakan masyarakat terhadap pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M PLUS masih dinilai kurang terutama dalam menguras bak mandi secara teratur. Tulisan ini bertujuan mengumpulkan informasi karakteristik bak mandi dan pengaruhnya terhadap keberadaan larva nyamuk Aedes aegypti, sehingga dapat dibuat model bak mandi bebas larva nyamuk berdasarkan studi morfometrik tersebut.Metode: Tulisan ini merupakan penelitian studi literatur jenis narrative review yang dianalisa dari 21 jurnal penelitian yang digunakan dari tahun 2015 hingga tahun 2019, terdiri dari 17 jurnal berbahasa Indonesia, empat jurnal berbahasa inggris, dua buku, dan empat Permenkes.Hasil: Studi menunjukan guna mencapai bak mandi bebas larva, hendaknya bak kamar mandi dibuat dari bahan semen yang bertekstur, berwara terang seperti kuning, oranye, dan hijau muda, tidak terlalu dalam sehingga mudah untuk dibersihkan, dan memiliki penutup. Selain itu perlu adanya pencahayaan yang cukup di dalam kamar mandi untuk mencapai hasil yang maksimal.Kesimpulan: keberadaan bak mandi yang sangat dekat dengan masyarakat justru menjadi breeding placepaling potensial bagi Aedes aegypti. Bersadarkan studi pustaka, penulis menyimpulkan bahwa karakteristik bak mandi berpengaruh terhadap keberadaan larva nyamuk sehingga dapat dilakukan modifikasi bak mandi sesuai dengan karakteristik yang ditemukan untuk mencapai bak mandi bebas larva.
Title: Karakteristik Tempat Penampungan Air Positif Larva Aedes, Vektor Demam Berdarah: Studi Literatur
Description:
Pendahuluan: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor yang menyebarkan penyakit seperti demam kuning, filariasis, chikungunya, zika, dan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Pemberantasan larva nyamuk DBD dilakukan terutama pada tempat-tempat yang potensial menjadi habitat nyamuk, salah satunya yaitu kontainer atau wadah penampungan air.
Tindakan masyarakat terhadap pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M PLUS masih dinilai kurang terutama dalam menguras bak mandi secara teratur.
Tulisan ini bertujuan mengumpulkan informasi karakteristik bak mandi dan pengaruhnya terhadap keberadaan larva nyamuk Aedes aegypti, sehingga dapat dibuat model bak mandi bebas larva nyamuk berdasarkan studi morfometrik tersebut.
Metode: Tulisan ini merupakan penelitian studi literatur jenis narrative review yang dianalisa dari 21 jurnal penelitian yang digunakan dari tahun 2015 hingga tahun 2019, terdiri dari 17 jurnal berbahasa Indonesia, empat jurnal berbahasa inggris, dua buku, dan empat Permenkes.
Hasil: Studi menunjukan guna mencapai bak mandi bebas larva, hendaknya bak kamar mandi dibuat dari bahan semen yang bertekstur, berwara terang seperti kuning, oranye, dan hijau muda, tidak terlalu dalam sehingga mudah untuk dibersihkan, dan memiliki penutup.
Selain itu perlu adanya pencahayaan yang cukup di dalam kamar mandi untuk mencapai hasil yang maksimal.
Kesimpulan: keberadaan bak mandi yang sangat dekat dengan masyarakat justru menjadi breeding placepaling potensial bagi Aedes aegypti.
Bersadarkan studi pustaka, penulis menyimpulkan bahwa karakteristik bak mandi berpengaruh terhadap keberadaan larva nyamuk sehingga dapat dilakukan modifikasi bak mandi sesuai dengan karakteristik yang ditemukan untuk mencapai bak mandi bebas larva.

Related Results

Identifikasi Kepadatan Larva Nyamuk Aedes Sp Sebagai Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Mogolaing Kotamobagu
Identifikasi Kepadatan Larva Nyamuk Aedes Sp Sebagai Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Mogolaing Kotamobagu
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia pada tahun 2017 dilaporkan sebanyak 68,407 kasus dengan jumlah kasus meninggal sebanyak 493 orang dan IR 26,12. Provinsi Sulawesi Uta...
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat di Indonesia. Sehingga penyakit ini masih menjadi prio...
Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya Linn) terhadap Larva Aedes aegypti
Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya Linn) terhadap Larva Aedes aegypti
Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor dari Demam Berdarah Dengue yang memiliki peranan besar terhadap penularan penyakit tersebut di Indonesia. Pengendalian vektor nyamuk diharapka...
Aedes Aegypti Hatchability and Larval Development Based on Three Different Types of Water
Aedes Aegypti Hatchability and Larval Development Based on Three Different Types of Water
Clean water reservoirs can become mosquito breeding grounds because water comes from rainwater, water wells, and taps, making them an ideal breeding ground for the Aedes aegypti mo...
UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN MELAKUKAN SURVEILANS LARVA NYAMUK Aedes spp.
UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN MELAKUKAN SURVEILANS LARVA NYAMUK Aedes spp.
ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the public health important  viral disease because. The location of the village is close to the Mount Halimun Salak National...

Back to Top