Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kadar Hemoglobin Siswi SMK Bali Dewata Berdasarkan Tingkat Pengetahuan dan Pola Konsumsi Inhibitor Zat Besi

View through CrossRef
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas. Faktor yang diduga berhubungan dengan kadar hemoglobin antara lain tingkat pengetahuan dan pola konsumsi inhibitor zat besi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan serta pola konsumsi inhibitor zat besi pada siswi di SMK Bali Dewata Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 65 siswi dipilih menggunakan teknik propotional random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi kadar hemoglobin, tingkat pengetahuan, serta jenis dan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 90,8% siswi tidak mengalami anemia dan 9,2% mengalami anemia. Sebanyak 67,7% siswi memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan 32,3% kategori kurang. Berdasarkan jenis konsumsi inhibitor zat besi, 76,9% siswi termasuk kategori banyak dan 23,1% kategori sedikit. Berdasarkan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi, sebagian besar siswi termasuk kategori sering mengonsumsi inhibitor zat besi ≥4 kali/minggu. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan, jenis konsumsi inhibitor zat besi, maupun frekuensi konsumsi inhibitor zat besi (p>0,05).
Title: Kadar Hemoglobin Siswi SMK Bali Dewata Berdasarkan Tingkat Pengetahuan dan Pola Konsumsi Inhibitor Zat Besi
Description:
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas.
Faktor yang diduga berhubungan dengan kadar hemoglobin antara lain tingkat pengetahuan dan pola konsumsi inhibitor zat besi.
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan serta pola konsumsi inhibitor zat besi pada siswi di SMK Bali Dewata Denpasar.
Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional.
Sampel berjumlah 65 siswi dipilih menggunakan teknik propotional random sampling.
Data yang dikumpulkan meliputi kadar hemoglobin, tingkat pengetahuan, serta jenis dan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi.
Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 90,8% siswi tidak mengalami anemia dan 9,2% mengalami anemia.
Sebanyak 67,7% siswi memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan 32,3% kategori kurang.
Berdasarkan jenis konsumsi inhibitor zat besi, 76,9% siswi termasuk kategori banyak dan 23,1% kategori sedikit.
Berdasarkan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi, sebagian besar siswi termasuk kategori sering mengonsumsi inhibitor zat besi ≥4 kali/minggu.
Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan, jenis konsumsi inhibitor zat besi, maupun frekuensi konsumsi inhibitor zat besi (p>0,05).

Related Results

HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN
Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah dari normal. Kekurangan oksigen dalam jaringan otak dan otot menyebabkan gejala anemia, seperti lemah...
Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang paling umum diderita oleh masyarakat di dunia terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, dan wani...
TEMPE KATSU DAPAT MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI
TEMPE KATSU DAPAT MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI
Remaja putri rentan mengalami anemia karena kebutuhan zat gizinya meningkat akibat adanya menstruasi tiap bulan dan sedang dalam masa pertumbuhan. Kondisi ini dapat diperparah deng...
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...
Gambaran Anemia, Defisiensi Zat Besi, dan Status Nutrisi pada Remaja Putri
Gambaran Anemia, Defisiensi Zat Besi, dan Status Nutrisi pada Remaja Putri
Latar Belakang: Anemia dan defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan yang signifikan pada remaja, terutama di negara berkembang. Masa remaja merupakan periode kritis dalam si...

Back to Top