Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Diskursus Janda Manado

View through CrossRef
Abstract: The status of widow is always associated with a negative stigma, especially for young widows or flower widows. Widow status is a status obtained due to divorce due to death (divorce) and divorce due to family problems or conflicts. Widow status carries a burden both emotionally and socially, especially for widows in the Manado context who experience social status discrimination. Janda Manado was formed due to the local popular cultural context of Manado and the influence of foreign cultural fashion. Manado widows are no longer seen as women in social status, but as social bodies that are seen only as sexual bodies. The aim of this research is to provide a critical analysis of socio-theological and ecofeminism. The research method used is research with a qualitative approach. The results of this research found that the Bible provides a clear theological basis for the socio-theological and ecofeminist analysis of the Manado widow context. In the text Exodus 22: 22 it is stated: "you shall not oppress a widow or an orphan" which means that Hebrew law also has rules that protect orphans and even widows. Abstrak: Status janda selalu terbangun dengan stigma yang negatif, terutama untuk janda muda atau janda kembang. Status janda adalah status yang diperoleh karena diceraikan karena kematian (cerai mati) dan cerai hidup karena persoalan atau konflik keluarga. Status janda membawa beban baik secara emosional maupun sosial terutama untuk janda dalam konteks Manado yang mengalami diskriminasi status sosial. Janda Manado yang terbentuk karena konteks budaya lokal popular Manado dan pengaruh mode budaya asing. Janda Manado tidak lagi dipandang sebagai perempuan dalam status sosial, tetapi tubuh sosial yang dipandang hanya sebagai tubuh seksual. Tujuan penelitian ini untuk memberikan analisis kritis sosio-teologis dan ekofeminisme. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Alkitab memberikan dasar teologis yang jelas mengenai analisis sosio-teologis dan ekofeminis konteks janda Manado. Dalam teks Keluaran 22: 22 dinyatakan: “seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas” yang artinya hukum Ibrani juga memiliki aturan yang melindungi anak yatim dan bahkan janda.
Title: Diskursus Janda Manado
Description:
Abstract: The status of widow is always associated with a negative stigma, especially for young widows or flower widows.
Widow status is a status obtained due to divorce due to death (divorce) and divorce due to family problems or conflicts.
Widow status carries a burden both emotionally and socially, especially for widows in the Manado context who experience social status discrimination.
Janda Manado was formed due to the local popular cultural context of Manado and the influence of foreign cultural fashion.
Manado widows are no longer seen as women in social status, but as social bodies that are seen only as sexual bodies.
The aim of this research is to provide a critical analysis of socio-theological and ecofeminism.
The research method used is research with a qualitative approach.
The results of this research found that the Bible provides a clear theological basis for the socio-theological and ecofeminist analysis of the Manado widow context.
In the text Exodus 22: 22 it is stated: "you shall not oppress a widow or an orphan" which means that Hebrew law also has rules that protect orphans and even widows.
Abstrak: Status janda selalu terbangun dengan stigma yang negatif, terutama untuk janda muda atau janda kembang.
Status janda adalah status yang diperoleh karena diceraikan karena kematian (cerai mati) dan cerai hidup karena persoalan atau konflik keluarga.
Status janda membawa beban baik secara emosional maupun sosial terutama untuk janda dalam konteks Manado yang mengalami diskriminasi status sosial.
Janda Manado yang terbentuk karena konteks budaya lokal popular Manado dan pengaruh mode budaya asing.
Janda Manado tidak lagi dipandang sebagai perempuan dalam status sosial, tetapi tubuh sosial yang dipandang hanya sebagai tubuh seksual.
Tujuan penelitian ini untuk memberikan analisis kritis sosio-teologis dan ekofeminisme.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif.
Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Alkitab memberikan dasar teologis yang jelas mengenai analisis sosio-teologis dan ekofeminis konteks janda Manado.
Dalam teks Keluaran 22: 22 dinyatakan: “seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas” yang artinya hukum Ibrani juga memiliki aturan yang melindungi anak yatim dan bahkan janda.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Menikahi Janda Perspektif Muhammad Abduh Tuasikal
Menikahi Janda Perspektif Muhammad Abduh Tuasikal
Pernikahan adalah salah satu ajaran Nabi Muhammad  ﷺ  yang sangat ditekankan dalam Islam. Nabi menganjurkan umatnya menikahi wanita yang masih gadis. Namun Nabi sendiri menikahi be...
DAMPAK PERCERAIAN PADA PEREMPUAN USIA MUDA DI KECAMATAN PONDOK TINGGI KOTA SUNGAI PENUH
DAMPAK PERCERAIAN PADA PEREMPUAN USIA MUDA DI KECAMATAN PONDOK TINGGI KOTA SUNGAI PENUH
Artikel ini ditulis untuk menemukan tentang bagaimana dampak perceraian pada perempuan usia muda terhadap kondisi sosial-ekonomi di Kecamatan Pondok Tinggi dan dampak perceraian pa...
Solidaritas Janda: Pemberdayaan Perempuan di PJJI Armalah Yogyakarta
Solidaritas Janda: Pemberdayaan Perempuan di PJJI Armalah Yogyakarta
Status Janda dapat menyebabkan subordinasi dan marginalisasi. Hal ini Nampak jelas pada perempuan yang sering mengalami pengucilan sosial dan perampasan ekonomi. Janda bukan hanya ...
Pernikahan Siri Janda atau Duda dari Aparatur Sipil Negara Perspektif Maqasid al-Shari’ah
Pernikahan Siri Janda atau Duda dari Aparatur Sipil Negara Perspektif Maqasid al-Shari’ah
Abstract: There are regulations on marriage for widows or widowers of the deceased State Civil Apparatus. Widows/widowers of civil servants who pass away continue to receive pensio...
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
Pertimbangan dari para janda yang khawatir untuk menikah kembali, sering muncul dan dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang pernah terjadi yaitu kegaga...
Pembagian Waris Bagi Janda Menurut Hukum Islam
Pembagian Waris Bagi Janda Menurut Hukum Islam
Hukum kewarisan Islam berlaku untuk umat islam dimana saja di dunia ini. Hal ini disebabkan hukum kewarisan itu sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup kehidupan manusia. Indone...

Back to Top