Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektifitas Teh Ciplukan (Physaws minima L) terhadap Diabetes Melitus

View through CrossRef
Indonesia merupakan suatu negara agraris (pertanian) yang kaya akan hasil alamnya. Kesuburan tanahnya memungkinkan berbagai jenis tumbuhan dapat ditanam dan dilestarikan dengan baik, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tanam-tanaman obat maupun berbagai jenis tanaman hias. Salah satu dari jenis tanaman obat yang digunakan masyarakat adalah Ciplukan (Physallis angulata L.) family solanaceae.Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian eksperimental dengan cara mempelajari penurunan kadar gula darah pada kelinci sebelum dan setelah diberikan sediaan teh dari Ciplukan (Physallis minimu L). Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada pemberian glukosa melalui oral maka kadar gula darah (KGD) kelinci mengalami peningkatan dari kadar gula darah ( KGD) puasa. Hal ini disebabkan bertambahnya glukosa (gula) dalam darah karena pemberian larutan glukosa. Lalu pada menit ke 30 setelah pemberian ciplukan (Physalis minima L) maka kadar gula darah (KGD) setiap kelinci mengalami penurunan karena kerja ciplukan yang menurunkan kadar gula darah. Dari hasil percobaan bahwa pemberian sediaan ciplukan (Physallis minima L) kepada kelinci ternyata dapat menurunkan kadar gula darah. Untuk itu disarankan kepad masyarakat kiranya dapat mempergunakan obat tradisional untuk menurunkan kadar gula darah. Dan kepada peneliti selanjutnya agar dapat membandingkan efek penurunan kadar gula darah dengan tanaman herbal lainnya seperti lidah buaya (Aloe vera)
Center for Open Science
Title: Efektifitas Teh Ciplukan (Physaws minima L) terhadap Diabetes Melitus
Description:
Indonesia merupakan suatu negara agraris (pertanian) yang kaya akan hasil alamnya.
Kesuburan tanahnya memungkinkan berbagai jenis tumbuhan dapat ditanam dan dilestarikan dengan baik, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tanam-tanaman obat maupun berbagai jenis tanaman hias.
Salah satu dari jenis tanaman obat yang digunakan masyarakat adalah Ciplukan (Physallis angulata L.
) family solanaceae.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian eksperimental dengan cara mempelajari penurunan kadar gula darah pada kelinci sebelum dan setelah diberikan sediaan teh dari Ciplukan (Physallis minimu L).
Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada pemberian glukosa melalui oral maka kadar gula darah (KGD) kelinci mengalami peningkatan dari kadar gula darah ( KGD) puasa.
Hal ini disebabkan bertambahnya glukosa (gula) dalam darah karena pemberian larutan glukosa.
Lalu pada menit ke 30 setelah pemberian ciplukan (Physalis minima L) maka kadar gula darah (KGD) setiap kelinci mengalami penurunan karena kerja ciplukan yang menurunkan kadar gula darah.
Dari hasil percobaan bahwa pemberian sediaan ciplukan (Physallis minima L) kepada kelinci ternyata dapat menurunkan kadar gula darah.
Untuk itu disarankan kepad masyarakat kiranya dapat mempergunakan obat tradisional untuk menurunkan kadar gula darah.
Dan kepada peneliti selanjutnya agar dapat membandingkan efek penurunan kadar gula darah dengan tanaman herbal lainnya seperti lidah buaya (Aloe vera).

Related Results

Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Pengaruh Citra Merek Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Teh Botol Sosro
Pengaruh Citra Merek Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Teh Botol Sosro
Brand image is one of teh key factors in influencing consumer buying behavior, especially in teh packaged beverage industry. Teh sosro bottle is one of teh most popular brands of t...
Fraksi kaya antioksidan ciplukan (physalis angulata) sebagai kandidat terapi komplementer diabetes melitus tipe 2: Literature Review
Fraksi kaya antioksidan ciplukan (physalis angulata) sebagai kandidat terapi komplementer diabetes melitus tipe 2: Literature Review
Latar Belakang: Tanaman ciplukan (Physalis angulata) telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya diabetes melitus. Tanaman ini kaya akan fit...
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Abstrak Dukungan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus sangatlah penting untuk meminimalkan terjadinya komplikasi, serta memperbaiki kadar gula darah serta meningka...
DAMPAK USAHA TEH JUMA TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT SARIMATONDANG
DAMPAK USAHA TEH JUMA TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT SARIMATONDANG
Usaha teh memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Minuman teh telah menjadi bagian integral dari budaya dan kehidupan sehari-hari banyak negara di seluruh...
Determinan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi
Determinan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi
Prevalensi diabetes melitus meningkat secara global, nasional, maupun regional, dan sebagian besar merupakan diabetes melitus tipe 2, dapat menyebabkan komplikasi, kerugian ekonomi...

Back to Top