Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH METODE PEMASAKAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI SAMBAL IKAN LAYANG (Decapterus sp.)

View through CrossRef
Ikan layang merupakan jenis ikan pelagis kecil yang melimpah hasil tangkapannya dibanding jenis ikan lain. Beberapa jenis ikan pelagis seperti tongkol, cakalang, bahkan tuna sering diolah menjadi produk sambel yang telah banyak dijual di pasaran. Lain halnya dengan ikan layang yang hanya diolah dengan cara digoreng, dikukus, ataupun ditumis. Sedangkan kandungan gizi ikan layang tidak jauh berbeda dengan kandungan gizi ikan pelagis lainnya. Sehingga perlu adanya diversifikasi produk sambel dari ikan layang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi dari sambal ikan layang dan menilai pengaruh metode pengolahan (pengeringan dan pengasapan) terhadap kualitas nutrisi dan sensori sambal ikan layang. Penelitian ini menggunakan dua metode pengolahan yaitu, pengeringan (oven pada suhu 60 °C selama 24 jam) dan pengasapan (asap kayu pada suhu 70 °C selama 8 jam). Pengambilan sampel sebanyak 2 kali ulangan. Sedangkan analisis nutrisi dilakukan dengan metode proksimat untuk mengukur kadar protein dan lemak. Uji sensori melibatkan 30 panelis yang menilai rasa, aroma, tekstur, dan penampakan menggunakan skala hedonik. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey. Hasil organoleptik menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai sambal ikan layang dikeringkan daripada ikan layang yang diasap. Adapun hasil pengujian kandungan protein dan lemak tidak memberikan pengaruh yang signifikan, dimana kandungan protein sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 9,99% dan 10,48%. Sedangkan kandungan lemak sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 13,47% dan 13,79%.
Title: PENGARUH METODE PEMASAKAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI SAMBAL IKAN LAYANG (Decapterus sp.)
Description:
Ikan layang merupakan jenis ikan pelagis kecil yang melimpah hasil tangkapannya dibanding jenis ikan lain.
Beberapa jenis ikan pelagis seperti tongkol, cakalang, bahkan tuna sering diolah menjadi produk sambel yang telah banyak dijual di pasaran.
Lain halnya dengan ikan layang yang hanya diolah dengan cara digoreng, dikukus, ataupun ditumis.
Sedangkan kandungan gizi ikan layang tidak jauh berbeda dengan kandungan gizi ikan pelagis lainnya.
Sehingga perlu adanya diversifikasi produk sambel dari ikan layang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi dari sambal ikan layang dan menilai pengaruh metode pengolahan (pengeringan dan pengasapan) terhadap kualitas nutrisi dan sensori sambal ikan layang.
Penelitian ini menggunakan dua metode pengolahan yaitu, pengeringan (oven pada suhu 60 °C selama 24 jam) dan pengasapan (asap kayu pada suhu 70 °C selama 8 jam).
Pengambilan sampel sebanyak 2 kali ulangan.
Sedangkan analisis nutrisi dilakukan dengan metode proksimat untuk mengukur kadar protein dan lemak.
Uji sensori melibatkan 30 panelis yang menilai rasa, aroma, tekstur, dan penampakan menggunakan skala hedonik.
Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey.
Hasil organoleptik menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai sambal ikan layang dikeringkan daripada ikan layang yang diasap.
Adapun hasil pengujian kandungan protein dan lemak tidak memberikan pengaruh yang signifikan, dimana kandungan protein sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 9,99% dan 10,48%.
Sedangkan kandungan lemak sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 13,47% dan 13,79%.

Related Results

Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Tugas Geometri
Tugas Geometri
Matematika sebagai mata pelajaran eksak, mengkaji berbagai hal sistematis yang lekat dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.. Materi matematika antara lain mencakup penguk...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...

Back to Top