Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Aromaterapi Lavender Pada Ny.T Dengan Postpartum Sectio Caesarea Indikasi Preeklamsia Di Ruang Delima RSUD Pasar Rebo Jakarta

View through CrossRef
Latar Belakang: Preeklampsia adalah timbulnya hipertensi dengan proteinuria akibat kehamilan setelah 20 minggu kehamilan atau segera setelah melahirkan. Tujuan: untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien post Sectio Caesarea dengan Preeklamsia yang mengalami nyeri melalui penerepan aromaterapi lavender. Metode Penelitian: metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus disertai penerapan praktik berbasis bukti.  Hasil: Asuhan keperawatan dilakukan pada pasien perempuan, umur 39 tahun, dengan diagnosa medis P4A0 Hasil pengkajian diperoleh empat masalah keperawatan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, menyusui tidak efektif berhubungan dengan kurangnya terpapar informasi, resiko perdarahan berhubungan dengan komplikasi pasca partum, resiko infeksi berhubungan dengan tindakan invasive. Implementasi yang dilakukan yaitu melakukan penerapan aromaterapi lavender progresif 5-10 menit dengan frekuensi 3x/hari selama tiga hari untuk menurunkan tingkat nyeri pasien. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi penurunan skor nyeri secara signifikan dari skala 6  menjadi skala 2 pada hari ketiga. Kesimpulan: penerapan aromaterapi lavender dapat diterapkan pada pasien post sectio caesaera untuk menurunkan rasa nyeri. Saran: perawat dapat mengajarkan penerapan aromaterapi lavender pada pasien dan keluarga untuk menurunkan rasa nyeri.
Title: Penerapan Aromaterapi Lavender Pada Ny.T Dengan Postpartum Sectio Caesarea Indikasi Preeklamsia Di Ruang Delima RSUD Pasar Rebo Jakarta
Description:
Latar Belakang: Preeklampsia adalah timbulnya hipertensi dengan proteinuria akibat kehamilan setelah 20 minggu kehamilan atau segera setelah melahirkan.
Tujuan: untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien post Sectio Caesarea dengan Preeklamsia yang mengalami nyeri melalui penerepan aromaterapi lavender.
Metode Penelitian: metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus disertai penerapan praktik berbasis bukti.
  Hasil: Asuhan keperawatan dilakukan pada pasien perempuan, umur 39 tahun, dengan diagnosa medis P4A0 Hasil pengkajian diperoleh empat masalah keperawatan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, menyusui tidak efektif berhubungan dengan kurangnya terpapar informasi, resiko perdarahan berhubungan dengan komplikasi pasca partum, resiko infeksi berhubungan dengan tindakan invasive.
Implementasi yang dilakukan yaitu melakukan penerapan aromaterapi lavender progresif 5-10 menit dengan frekuensi 3x/hari selama tiga hari untuk menurunkan tingkat nyeri pasien.
Hasil evaluasi menunjukkan terjadi penurunan skor nyeri secara signifikan dari skala 6  menjadi skala 2 pada hari ketiga.
Kesimpulan: penerapan aromaterapi lavender dapat diterapkan pada pasien post sectio caesaera untuk menurunkan rasa nyeri.
Saran: perawat dapat mengajarkan penerapan aromaterapi lavender pada pasien dan keluarga untuk menurunkan rasa nyeri.

Related Results

Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Pada Ibu Pasca Sectio Caesarea: Literatur Review
Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Pada Ibu Pasca Sectio Caesarea: Literatur Review
Latar Belakang : Prevalensi persalinan normal di Indonesia yaitu sebesar 86,28%. (SDKI, 2018). Tindakan operasi sectio caesarea (SC) dilakukan bila ada komplikasi maka penanganan b...
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
<p align="center"><strong>A</strong><strong>BSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"> </p><p>Salah sa...
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENGURANGAN NYERI POST SECTIO CAESAREA (SC) DI RSUD SIJUNJUNG  TAHUN 2023
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENGURANGAN NYERI POST SECTIO CAESAREA (SC) DI RSUD SIJUNJUNG  TAHUN 2023
Tindakan operasi caesar terus meningkat secara global. Data RSUD Sijunjung pada tahun 2022 sebanyak 55.25% ibu melahirkan Sectio Caesarea (SC). Data Februari tahun 2023 didapatkan ...
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Angka persalinan dengan sectio caesarea di Indonesia terbilang cukup tinggi. WHO menyatakan, angka sectio caesarea maksimum sekitar 10 sampai 15%. Oleh karena itu, perlu dikaji pen...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA PADA IBU BERSALIN DI RS HANDAYANI KOTABUMI LAMPUNG UTARA TAHUN 2020
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA PADA IBU BERSALIN DI RS HANDAYANI KOTABUMI LAMPUNG UTARA TAHUN 2020
Berdasarkan data Rekam Medis ruang kebidanan RS Handayani Kotabumi pada tahun 2019 sectio caesarea sebesar 511 orang dari 694 persalinan (73,6%), pada tahun 2020 sectio caesarea se...
Pengambilan Keputusan Dokter dan Pasien terhadap Tindakan Sectio Caesarea Atas Permintaan Sendiri Berdasarkan Kaidah Autonomi
Pengambilan Keputusan Dokter dan Pasien terhadap Tindakan Sectio Caesarea Atas Permintaan Sendiri Berdasarkan Kaidah Autonomi
Tindakan sectio caesarea saat ini semakin meningkat, baik atas indikasi medis maupun tanpa indikasi medis yang lebih dikenal dengan istilah sectio caesarea atas permintaan. Sectio ...
Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin di Bangsal Kebidanan RSU Maijand H.A Thalib
Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin di Bangsal Kebidanan RSU Maijand H.A Thalib
ABSTRACT: CORRELATION OF MOM’S KNOWLEDGE AND THE CASE OF CAESARIAN BIRTH IN OBSTETRIC WARD OF RSU MAIJAND H.A DISTRICT HOSPITAL IN SUNGAI PENUH IN 2021. Caesarian birth is designat...
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal
Di Indonesia terdapat (50-90%) kasus emesis gravidarum yang dialami oleh ibu hamil pada primigravida (60-80%) dan (40-60%) pada multigravida. Aromaterapi merupakan pengobatan alter...

Back to Top