Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perencanaan dan perancangan fasilitas umum yang berkelanjutan pada desa wisata Tongging

View through CrossRef
Desa Tongging sebagai salah satu destinasi wisata di Kawasan Danau Toba yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Sebagai syarat utama pengembangan Desa Tongging sebagai Desa wisata, harus memiliki fasilitas umum yang layak, aman, dan nyaman. Terutama pada fasilitas jalan, tempat parkir, toilet dan tempat ibadah Musholla. Namun sangat disayangkan masih ada fasilitas umum yang belum ada dan layak di Desa Tongging. Mengingat perkembangan desa ini, maka perlu dilakukan perencanaan dan perancangan fasilitas umum tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data hasil observasi lapangan yang dianalisa secara kualitatif. Fasilitas umum terdiri dari sarana pokok keparawisataan, sarana penunjang, dan prasarana umum. Hal ini dilakukan dengan menganalisa kondisi yang ada saat ini berdasarakan studi kasus di desa yang sudah berhasil menyusun perencanaan serta perancangannya. Kajian ini menghasilkan konsep dan prinsip rencana dan rancangan fasilitas umum yang berkelanjutan di Desa Tongging Tongging Village as one of the tourist destinations in the Lake Toba region that has the potential to be developed. As the main requirement for developing Tongging Village as a tourist village, it must have decent, safe and comfortable public facilities. Especially on road facilities, parking lots, toilets and places of worship. But it is unfortunate that there are still public facilities that do not yet exist and are feasible in Tongging Village. Considering the development of this village, it is necessary to do the planning and design of these public facilities. This research was conducted using data from field observations that were analyzed qualitatively. Public facilities consist of principal tourism facilities, supporting facilities, and public infrastructure. This is done by analyzing the current conditions based on case studies in villages that have succeeded in compiling their plans and designs. This study produced the concepts and principles of the plan and design of sustainable public facilities in Tongging Village.
Title: Perencanaan dan perancangan fasilitas umum yang berkelanjutan pada desa wisata Tongging
Description:
Desa Tongging sebagai salah satu destinasi wisata di Kawasan Danau Toba yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
Sebagai syarat utama pengembangan Desa Tongging sebagai Desa wisata, harus memiliki fasilitas umum yang layak, aman, dan nyaman.
Terutama pada fasilitas jalan, tempat parkir, toilet dan tempat ibadah Musholla.
Namun sangat disayangkan masih ada fasilitas umum yang belum ada dan layak di Desa Tongging.
Mengingat perkembangan desa ini, maka perlu dilakukan perencanaan dan perancangan fasilitas umum tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data hasil observasi lapangan yang dianalisa secara kualitatif.
Fasilitas umum terdiri dari sarana pokok keparawisataan, sarana penunjang, dan prasarana umum.
Hal ini dilakukan dengan menganalisa kondisi yang ada saat ini berdasarakan studi kasus di desa yang sudah berhasil menyusun perencanaan serta perancangannya.
Kajian ini menghasilkan konsep dan prinsip rencana dan rancangan fasilitas umum yang berkelanjutan di Desa Tongging Tongging Village as one of the tourist destinations in the Lake Toba region that has the potential to be developed.
As the main requirement for developing Tongging Village as a tourist village, it must have decent, safe and comfortable public facilities.
Especially on road facilities, parking lots, toilets and places of worship.
But it is unfortunate that there are still public facilities that do not yet exist and are feasible in Tongging Village.
Considering the development of this village, it is necessary to do the planning and design of these public facilities.
This research was conducted using data from field observations that were analyzed qualitatively.
Public facilities consist of principal tourism facilities, supporting facilities, and public infrastructure.
This is done by analyzing the current conditions based on case studies in villages that have succeeded in compiling their plans and designs.
This study produced the concepts and principles of the plan and design of sustainable public facilities in Tongging Village.

Related Results

Perencanaan Intensitas Pembangunan Pada Desa Wisata Tongging
Perencanaan Intensitas Pembangunan Pada Desa Wisata Tongging
Desa Tongging merupakan salah satu desa di Kabupaten Karo yang menjadi tujuan utama wisatawan sehingga potensial untuk dikembangkan sebagai suatu desa wisata. Namun sangat disayang...
Perencanaan Tata Guna Lahan Dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata Tongging yang Berkelanjutan
Perencanaan Tata Guna Lahan Dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata Tongging yang Berkelanjutan
Desa Tongging merupakan bagian dari Kawasan Strategis Nasional (KSN) Danau Toba yang berada di Kabupaten Karo dan juga menjadi bagian dari Kawasan Geopark Kaldera Toba. Sebagai dae...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Modern lifestyle trends have significantly increased public interest in travel, driving a rise in tourist visits to both regional and international destinations. This growing deman...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

Back to Top