Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMIKIRAN PENDIDIKAN TGH. AHYANI MUKHTAR KEDIRI LOMBOK BARAT

View through CrossRef
Sejak sejarah manusia lahir mewarnai rutinitas kegiatan alam ini, pendidikan sudah merupakan barang penting dalam komunitas social, adam yang memulai kehidupan baru dijagat raya ini, senantiasa dibekali akal untuk berfikir dan memahami setiap yang ia temukan dan kemudian menjadikannya sebagai konsep atau pegangan hidup. Dengan kata lain bahwa pemikiran merupakan ide, gagasan yang sifatnya abstrak yang dituangkan dalam bentuk realita, jadi pemikiran pendidikan islam merupakan ide, gagasan mengenai pendidikan secara islam yang dituangkan dalam realita, dimana pemikiran yang berisi mimpi-mimpi dan cita-cita seseorang akan tampak bila dikonstruksikan dalam bingkai pendidikan seperti memdirikan lembaga pendidikan, berupa pondok pesantren dan juga berupa majlis ta’lim. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang bersifat tradisonal, mempunyai pengaruh yang kuat dan luas dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam membentuk dan memelihara kehidupan keagamaan masyarakat muslim pada umumnya. Begitu penting persolaan pendidikan bagi semua ummat yang selalu menjadi tumpuan harapan untuk mengembangkan individu dan masyarakat, untuk membuat generasi mampu berbuat banyak bagi kepentingan mereka, sekaligus  menginginkan perubahan hidup sekaligus mengusahakannya kearah yang lebih baik. Akan tetapi manakala stabilitas suatu bangsa terguncang atau kemajuan terhambat, maka yang pertama ditijau adalah sistem pendidikan. Kilas balik perkembangan dan perjalanan pendidikan islam dimulai dari sistem yang amat sederhan beberapa pengkajian kita-kitab tertentu (klasik) yang berasal dari hasil pemikiran para ulama, ulam dari timur tengah abad pertengahan yang masih dipertahankan oleh beberapa lembaga pendidikan pondok pesantren, disamping mengikuti pola pendidikan moderen (klasikal). Sebagaimana yang dibutuhkan oleh peserta didik dan dunia usaha serta kebutuhan negara, yang kemudian melahirkan pendidikan formal baik yang dibina oleh departemen agama dan departemen pendidikan nasional dan inilah yang kemudian melahirkan pola pendidikan madrasah  dan sekolah islam. Atas dasar inilah peneliti mengangkat permasalahan ini, dengan rumusan maslah bagaimanakah pemikiran TGH. Ahyani Mukhtar tentang pendidikan isla dan bagaimanakah sistem pendidikan dipodok pesantren Al-Mukhtariah .                                     Penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode Obsevasi, Wawancara, dokumen dalam menganalis data, peneliti menggunakan analisis induktif Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah pemikiran TGH. Mukhtar  tentang pendidikan islam yang secara teori dan empiris yang terdiri dari tujuh komponen yaitu tujuh pendidikan. Pendidik/guru, murid, metode, kurikulum, alat/media, dan evaluasi. Adapun pelaksanaan sitem pembelajaran dipondok pesantren Al-mukhtariah cukup baik dan program sesuai dengan peraturan para Asatidz dan para santri yang ada di pondok pesantren Al-mukhtariah, terutama pada program pendidikan Diniah dengan berbagai metode yang setandar dalam pengkajian kitab-kitab yang secara umum digunakan oleh para asatidz atau tuan guru kepada para santrinya seperti metode wetonan, metode sorongan dantidak terlepas juga dari metode ceramah, tanya jawab, dan metode ekperimen.
Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor Lombok Timur
Title: PEMIKIRAN PENDIDIKAN TGH. AHYANI MUKHTAR KEDIRI LOMBOK BARAT
Description:
Sejak sejarah manusia lahir mewarnai rutinitas kegiatan alam ini, pendidikan sudah merupakan barang penting dalam komunitas social, adam yang memulai kehidupan baru dijagat raya ini, senantiasa dibekali akal untuk berfikir dan memahami setiap yang ia temukan dan kemudian menjadikannya sebagai konsep atau pegangan hidup.
Dengan kata lain bahwa pemikiran merupakan ide, gagasan yang sifatnya abstrak yang dituangkan dalam bentuk realita, jadi pemikiran pendidikan islam merupakan ide, gagasan mengenai pendidikan secara islam yang dituangkan dalam realita, dimana pemikiran yang berisi mimpi-mimpi dan cita-cita seseorang akan tampak bila dikonstruksikan dalam bingkai pendidikan seperti memdirikan lembaga pendidikan, berupa pondok pesantren dan juga berupa majlis ta’lim.
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang bersifat tradisonal, mempunyai pengaruh yang kuat dan luas dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam membentuk dan memelihara kehidupan keagamaan masyarakat muslim pada umumnya.
Begitu penting persolaan pendidikan bagi semua ummat yang selalu menjadi tumpuan harapan untuk mengembangkan individu dan masyarakat, untuk membuat generasi mampu berbuat banyak bagi kepentingan mereka, sekaligus  menginginkan perubahan hidup sekaligus mengusahakannya kearah yang lebih baik.
Akan tetapi manakala stabilitas suatu bangsa terguncang atau kemajuan terhambat, maka yang pertama ditijau adalah sistem pendidikan.
Kilas balik perkembangan dan perjalanan pendidikan islam dimulai dari sistem yang amat sederhan beberapa pengkajian kita-kitab tertentu (klasik) yang berasal dari hasil pemikiran para ulama, ulam dari timur tengah abad pertengahan yang masih dipertahankan oleh beberapa lembaga pendidikan pondok pesantren, disamping mengikuti pola pendidikan moderen (klasikal).
Sebagaimana yang dibutuhkan oleh peserta didik dan dunia usaha serta kebutuhan negara, yang kemudian melahirkan pendidikan formal baik yang dibina oleh departemen agama dan departemen pendidikan nasional dan inilah yang kemudian melahirkan pola pendidikan madrasah  dan sekolah islam.
Atas dasar inilah peneliti mengangkat permasalahan ini, dengan rumusan maslah bagaimanakah pemikiran TGH.
Ahyani Mukhtar tentang pendidikan isla dan bagaimanakah sistem pendidikan dipodok pesantren Al-Mukhtariah .
                                     Penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode Obsevasi, Wawancara, dokumen dalam menganalis data, peneliti menggunakan analisis induktif Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah pemikiran TGH.
Mukhtar  tentang pendidikan islam yang secara teori dan empiris yang terdiri dari tujuh komponen yaitu tujuh pendidikan.
Pendidik/guru, murid, metode, kurikulum, alat/media, dan evaluasi.
Adapun pelaksanaan sitem pembelajaran dipondok pesantren Al-mukhtariah cukup baik dan program sesuai dengan peraturan para Asatidz dan para santri yang ada di pondok pesantren Al-mukhtariah, terutama pada program pendidikan Diniah dengan berbagai metode yang setandar dalam pengkajian kitab-kitab yang secara umum digunakan oleh para asatidz atau tuan guru kepada para santrinya seperti metode wetonan, metode sorongan dantidak terlepas juga dari metode ceramah, tanya jawab, dan metode ekperimen.

Related Results

REVIEW OF ISLAMIC LAW ON DEFAULTS IN WORKING AGREEMENTS FOR PERMANENT LECTURERS AT WEST JAVA PRIVATE RELIGIOUS UNIVERSITIES (PTKS)
REVIEW OF ISLAMIC LAW ON DEFAULTS IN WORKING AGREEMENTS FOR PERMANENT LECTURERS AT WEST JAVA PRIVATE RELIGIOUS UNIVERSITIES (PTKS)
Introduction/Main Objectives: This study aims to determine the concept of default carried out by lecturers and private religious colleges (PTKS) in terms of Islamic law perspective...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
Mengacu pada daftar yang dilansir http://www.mbctimes.com/, 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada tahun 2015/2016 adalah: 1) Korea Selatan; 2) Jepang; 3) Singapura...
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya...
MANAJEMEN PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA BUKIT LEDDU LOMBOK BARAT
MANAJEMEN PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA BUKIT LEDDU LOMBOK BARAT
Bukit Leddu merupakan salah satu Destinasi Pariwisata berupa taman wisata  bukit di Desa Giri Sasak Lombok Barat yang memiliki potensi luar biasa kaya dengan panorama alam di Lombo...

Back to Top