Javascript must be enabled to continue!
Studi Semiotika Makna Upacara Perayaan Dewi Kwan Im di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang
View through CrossRef
This research discusses of rituals for Dewi Kwan Im celebration that is the day Dewi Kwan Im leaving the world. Dewi Kwan Im is the Goddess who was highly respected by Khonghucu people’s because Dewi Kwan Im trusted can be helps Khonghucu people’s who need helps. Therefore Khonghucu people’s always celebrate the biggest day of Dewi Kwan Im. Dewi Kwan Im Temple where located at KM 12 Palembang also held a celebration ceremony in welcoming the great day of Dewi Kwan Im with has its own rituals tradition in carrying out the celebration ceremony of Dewi Kwan Im. Every rituals procession which help held in Dewi Kwan Im Palembang Temple has a meaning in it. The purpose of this research is to know the meaning of rituals celebration for Dewi Kwan Im at Dewi Kwan Im Temple Palembang and to know the tradition which did by the Khonghucu people’s at Dewi Kwan Im Temple Palembang in celebrating the rituals of Dewi Kwan Im. The theories which used in this research are semiotics theory, transcendental communication theory and assimilation theory. The research methods that used is qualitative research methods with a case study approach. The data results were obtained through direct observation to Dewi Kwan Im Palembang Temple, interviews with five sources, and literature studies. The conclusion of this research is the celebration rituals of Dewi Kwan Im at Dewi Kwan Im Palembang Temple is a form of respect and gratitude of Khonghucu people’s to Dewi Kwan Im for the blessings and help which recieved by the Khonghucu people’s during this time. Other than that the tradition which there at Dewi Kwan Im Palembang Temple is a combination of Hokkien culture society.Penelitian ini membahas upacara perayaan Dewi Kwan Im yaitu hari Dewi Kwan Im meninggalkan dunia. Dewi Kwan Im merupakan dewi yang sangat dihormati oleh umat Khonghucu sebab Dewi Kwan Im dipercaya dapat membantu umat Khonghucu yang membutuhkan pertolongan. Oleh karena itu umat Khonghucu selalu merayakan hari besar Dewi Kwan Im. Kelenteng Dewi Kwan Im yang berada di KM 12 Palembang turut mengadakan upacara perayaan dalam menyambut hari besar Dewi Kwan Im dengan memiliki tradisi upacara sendiri dalam melaksanakan upacara perayaan Dewi Kwan Im. Setiap prosesi upacara yang dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang mempunyai makna di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna upacara perayaan Dewi Kwan Im yang dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang dan untuk mengetahui tradisi yang dilakukan oleh umat Khonghucu di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang dalam merayakan upacara Dewi Kwan Im. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori semiotika, teori komunikasi transendental dan teori asimilasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil data diperoleh melalui observasi langsung ke Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang, wawancara dengan lima narasumber, dan studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah upacara perayaan Dewi Kwan Im yang dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang merupakan bentuk rasa hormat dan terima kasih umat Khonghucu kepada Dewi Kwan Im atas berkat dan pertolongan yang diterima oleh umat Khonghucu selama ini. Selain itu tradisi yang ada di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang merupakan gabungan dari budaya masyarakat Hokkien.
Title: Studi Semiotika Makna Upacara Perayaan Dewi Kwan Im di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang
Description:
This research discusses of rituals for Dewi Kwan Im celebration that is the day Dewi Kwan Im leaving the world.
Dewi Kwan Im is the Goddess who was highly respected by Khonghucu people’s because Dewi Kwan Im trusted can be helps Khonghucu people’s who need helps.
Therefore Khonghucu people’s always celebrate the biggest day of Dewi Kwan Im.
Dewi Kwan Im Temple where located at KM 12 Palembang also held a celebration ceremony in welcoming the great day of Dewi Kwan Im with has its own rituals tradition in carrying out the celebration ceremony of Dewi Kwan Im.
Every rituals procession which help held in Dewi Kwan Im Palembang Temple has a meaning in it.
The purpose of this research is to know the meaning of rituals celebration for Dewi Kwan Im at Dewi Kwan Im Temple Palembang and to know the tradition which did by the Khonghucu people’s at Dewi Kwan Im Temple Palembang in celebrating the rituals of Dewi Kwan Im.
The theories which used in this research are semiotics theory, transcendental communication theory and assimilation theory.
The research methods that used is qualitative research methods with a case study approach.
The data results were obtained through direct observation to Dewi Kwan Im Palembang Temple, interviews with five sources, and literature studies.
The conclusion of this research is the celebration rituals of Dewi Kwan Im at Dewi Kwan Im Palembang Temple is a form of respect and gratitude of Khonghucu people’s to Dewi Kwan Im for the blessings and help which recieved by the Khonghucu people’s during this time.
Other than that the tradition which there at Dewi Kwan Im Palembang Temple is a combination of Hokkien culture society.
Penelitian ini membahas upacara perayaan Dewi Kwan Im yaitu hari Dewi Kwan Im meninggalkan dunia.
Dewi Kwan Im merupakan dewi yang sangat dihormati oleh umat Khonghucu sebab Dewi Kwan Im dipercaya dapat membantu umat Khonghucu yang membutuhkan pertolongan.
Oleh karena itu umat Khonghucu selalu merayakan hari besar Dewi Kwan Im.
Kelenteng Dewi Kwan Im yang berada di KM 12 Palembang turut mengadakan upacara perayaan dalam menyambut hari besar Dewi Kwan Im dengan memiliki tradisi upacara sendiri dalam melaksanakan upacara perayaan Dewi Kwan Im.
Setiap prosesi upacara yang dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang mempunyai makna di dalamnya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna upacara perayaan Dewi Kwan Im yang dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang dan untuk mengetahui tradisi yang dilakukan oleh umat Khonghucu di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang dalam merayakan upacara Dewi Kwan Im.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori semiotika, teori komunikasi transendental dan teori asimilasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Hasil data diperoleh melalui observasi langsung ke Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang, wawancara dengan lima narasumber, dan studi kepustakaan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah upacara perayaan Dewi Kwan Im yang dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang merupakan bentuk rasa hormat dan terima kasih umat Khonghucu kepada Dewi Kwan Im atas berkat dan pertolongan yang diterima oleh umat Khonghucu selama ini.
Selain itu tradisi yang ada di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang merupakan gabungan dari budaya masyarakat Hokkien.
Related Results
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
PERBANDINGAN AOMORI NEBUTA MATSURI DENGAN PERAYAAN OGOH-OGOH DI BALI
PERBANDINGAN AOMORI NEBUTA MATSURI DENGAN PERAYAAN OGOH-OGOH DI BALI
Abstrak: Setiap Negara memiliki bermacam-macam kebudayaan, diantaranya Jepang dan Indonesia. Di Jepang memiliki perayaan yang bernama Aomori Nebuta Matsuri, dan perayaan tersebut ...
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
ABSTRAK
Komunikasi transendental nyenuk merupakan rangkaian dari upacara ngenteg linggih yang dilaksanakan oleh masyarakat setelah pemabngunan atau mepugaran pura...
PARTISIPASI MASYARAKAT SEKITAR DALAM RITUAL DI KELENTENG BAN ENG BIO ADIWERNA
PARTISIPASI MASYARAKAT SEKITAR DALAM RITUAL DI KELENTENG BAN ENG BIO ADIWERNA
Keberadaan Kelenteng Ban Eng Bio yang terletak di tengah-tengah pemukiman penduduk Tionghoa dan non Tionghoa yang berbeda agama banyak membawa pengaruh. Salah satunya adalah dalam ...
Monograf Komprehensif Tradisi Ritual Budaya, Potensi Ekonomi, dan Penerapan Teknologi Informasi dalam Pelestarian Warisan Tionghoa melalui Perayaan Kwan Im Hud Couw pada Kota Tangerang
Monograf Komprehensif Tradisi Ritual Budaya, Potensi Ekonomi, dan Penerapan Teknologi Informasi dalam Pelestarian Warisan Tionghoa melalui Perayaan Kwan Im Hud Couw pada Kota Tangerang
Penelitian ini mengkaji pelestarian budaya Tionghoa di Kota Tangerang melalui perayaan Kwan Im Hud Couw, yang memadukan tradisi ritual, dampak ekonomi, dan penerapan teknologi info...
PENGGUNAAN PALAKIWA DALAM UPACARA NGABEN DI DESA ADAT KULUB KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR
PENGGUNAAN PALAKIWA DALAM UPACARA NGABEN DI DESA ADAT KULUB KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR
Dalam mewujudkan rasa bhakti memuja kebesaran Tuhan, masyarakat di Desa Adat Kulub Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, melakukan upacara pitra yadnya yang dimana di dalam...
Interaksi Mualaf India dengan Keluarga Bukan Islam Ketika Sambutan Perayaan Agama Hindu
Interaksi Mualaf India dengan Keluarga Bukan Islam Ketika Sambutan Perayaan Agama Hindu
Setiap agama dan bangsa di dunia memiliki perayaan yang tersendiri disambut pada hari dan tarikh tertentu. Perayaan masing-masing disambut penuh kemeriahan yang mengandungi pelbaga...
Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau
Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau
Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui (1) jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole), (2) o...


