Javascript must be enabled to continue!
PENGAMANAN MUARA DAN PANTAI SALIDO KABUPATEN PESISIR SELATAN
View through CrossRef
Pantai Salido yang terletak ± 75 km sebelah selatan Kota Padang dengan panjang garis pantai sekitar 5 km, tepatnya di Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, pantai ini memiliki muara sungai yang selalu berpindah-pindah sepanjang pantai yang merupakan tempat bertemunya muara sungai Salido dengan pantai Salido. maka diperlukan suatu upaya pengamanan pantai Salido dan muaranya dari bahaya erosi dan abrasi yang telah mengancam pemukiman perumahan penduduk di sepanjang muara dan pantai Salido, Pengumpulan data dilakukan untuk merencanakan bangunan pengaman pantai. Dari ananlisis data pasang surut akan didapat elevasi muka air laut yang digunakan untuk menentukan elevasi mercu bangunan pengaman pantai. Dari pengolahan data angin akan diperoleh peramalan gelombang berupa tinggi, periode, dan arah gelombang. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan maka dapat dipilih bangunan pengaman pantai dengan mempertimbangkan beberapa aspek, yaitu morfologi pantai, keuntungan dan kerugian masing- masing bangunan pengaman pantai, serta kondisi lingkungan yang ada pada daerah rencana. Berdasarkan hasil perhitungagan dan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, maka dipilih bangunan pengaman pantai dengan tipe groin dan jetty untuk pengaman muara. Material yang digunakan adalah coble stone >800kg dan 500-800kg, dengan panjang 70m untuk jetty dan 50m untuk groin sebanyak 32 buah.
Title: PENGAMANAN MUARA DAN PANTAI SALIDO KABUPATEN PESISIR SELATAN
Description:
Pantai Salido yang terletak ± 75 km sebelah selatan Kota Padang dengan panjang garis pantai sekitar 5 km, tepatnya di Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, pantai ini memiliki muara sungai yang selalu berpindah-pindah sepanjang pantai yang merupakan tempat bertemunya muara sungai Salido dengan pantai Salido.
maka diperlukan suatu upaya pengamanan pantai Salido dan muaranya dari bahaya erosi dan abrasi yang telah mengancam pemukiman perumahan penduduk di sepanjang muara dan pantai Salido, Pengumpulan data dilakukan untuk merencanakan bangunan pengaman pantai.
Dari ananlisis data pasang surut akan didapat elevasi muka air laut yang digunakan untuk menentukan elevasi mercu bangunan pengaman pantai.
Dari pengolahan data angin akan diperoleh peramalan gelombang berupa tinggi, periode, dan arah gelombang.
Dari hasil analisis data yang telah dilakukan maka dapat dipilih bangunan pengaman pantai dengan mempertimbangkan beberapa aspek, yaitu morfologi pantai, keuntungan dan kerugian masing- masing bangunan pengaman pantai, serta kondisi lingkungan yang ada pada daerah rencana.
Berdasarkan hasil perhitungagan dan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, maka dipilih bangunan pengaman pantai dengan tipe groin dan jetty untuk pengaman muara.
Material yang digunakan adalah coble stone >800kg dan 500-800kg, dengan panjang 70m untuk jetty dan 50m untuk groin sebanyak 32 buah.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
Pemanfaatan Sumber Daya Alam Pesisir Pantai Selatan Sebagai Penunjang Pembangunan Pariwisata Pantai Gemah
Pemanfaatan Sumber Daya Alam Pesisir Pantai Selatan Sebagai Penunjang Pembangunan Pariwisata Pantai Gemah
Penulisan karya ini bertujuan untuk menjelaskan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Laut dan Pesisir Sebagai Pendukung Pengembangan Objek Wisata di Pantai Selatan (Pantai Gemah) Kabupaten...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
Kabupaten Mukomuko berada di Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai ± 98, 218 km. Dinamika alam yang terjadi pada beberapa tahun terakhir, sep...
Mitigasi Bencana Pantai Ujung Gusung Melalui Penanaman Pohon Ketapang Di Pesisir Pantai Desa Kumbung Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan
Mitigasi Bencana Pantai Ujung Gusung Melalui Penanaman Pohon Ketapang Di Pesisir Pantai Desa Kumbung Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan
Kumbung Village is a village in Lepar Pongok sub-district, South Bangka district, Bangka Belitung Islands, Indonesia. The people of Kumbung village live in the coastal area, but ov...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...

