Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Formulasi Sediaan Sabun Cair Mengandung Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.)

View through CrossRef
ABSTRAKPendahuluan: Salah satu kosmetik pembersih kulit yang selalu dibutuhkan saat ini adalah sabun mandi. Kulit sangat membutuhkan antioksidan untuk menangkal paparan radikal bebas. Bunga Telang (Clitoria ternatea.L) memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Bunga telang (Clitoria ternatea.L) diambil dari sekitaran kota Bengkulu dan telah dilakukan verifikasi untuk menunjukkan bahwa tanaman yang digunakan benar jenis atau spesies tanamannya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang bertujuan untuk membuat inovasi formula sediaan sabun cair dari ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan variasi Na-CMC 0,5% sebagai F0 tanpa menggunakan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea.L) , dan Na-CMC 1%, 1,5%, 2% dengan menggunakan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea.L) 5% yang selanjutnya dilakukan uji organoleptis, uji homogenitas, penentuan pH sediaan, uji viskositas, uji tinggi busa dan kestabilan busa, uji stabilitas sediaan, uji waktu terbilaskan, uji daya bersih sabun, uji iritasi, dan uji hedonik. Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa sabun cair yang diformulasikan dengan ekstrak bunga telang berwarna lebih gelap, dengan aroma yang khas, dan berbentuk cairan homogen dengan kekentalan yang berbeda-beda dengan viskositas antara 500 cP-3500 cP, dan pH sediaan 8-9, dengan waktu terbilaskan rata-rata 13 detik, dan memiliki kemampuan membersihkan noda yang tidak menimbulkan iritasi. Kesimpulan: Formula terbaik berdasarkan hasil evaluasi adalah formula dengan Na-CMC 1,5% dan ekstrak bunga telang 5% dengan ph 8,43 dan viskositas 1201,09 cP. ABSTRACTIntoduction: One of the skin cleansing cosmetics that is always needed today is bath soap. The skin desperately needs antioxidants to ward off exposure to free radicals. Telang flower (Clitoria ternatea.L) has activity as an antioxidant. Butterfly pea flower (Clitoria ternatea.L) was taken from around the city of Bengkulu and has been verified to show that the plant used is the correct type or species of plant Method: This study used an experimental method with the aim of innovating a liquid soap formula made from butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) extract with 0.5% Na-CMC as F0 without using butterfly pea flower (Clitoria ternatea.L) extract, and Na-CMC 1%, 1, 5%, 2% using 5% butterfly pea flower (Clitoria ternatea.L) extract which is then carried out by organoleptic test, homogeneity test, determination of preparation pH, viscosity test, foam height test and foam stability test, preparation stability test, rinsing time test, soap cleaning power test, irritation test , and hedonic test. Result and Discussion:  The results showed that the liquid soap formulated with butterfly pea (Clitoria ternatea.L) extract was darker in color, had a distinctive aroma, and was in the form of a homogeneous liquid with different viscosities with a viscosity between 500 cP-3500 cP, and a preparation pH of 8-9, with an average rinse time. -13 seconds on average, and has non-irritating stain-clearing capabilities.Conclusion: The best formula based on the evaluation results is the formula with 1.5% Na-CMC and 5% butterfly pea flower (Clitoria ternatea.L) extract with a pH of 8.43 and a viscosity of 1201.09 cP.
Title: Formulasi Sediaan Sabun Cair Mengandung Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.)
Description:
ABSTRAKPendahuluan: Salah satu kosmetik pembersih kulit yang selalu dibutuhkan saat ini adalah sabun mandi.
Kulit sangat membutuhkan antioksidan untuk menangkal paparan radikal bebas.
Bunga Telang (Clitoria ternatea.
L) memiliki aktivitas sebagai antioksidan.
Bunga telang (Clitoria ternatea.
L) diambil dari sekitaran kota Bengkulu dan telah dilakukan verifikasi untuk menunjukkan bahwa tanaman yang digunakan benar jenis atau spesies tanamannya.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang bertujuan untuk membuat inovasi formula sediaan sabun cair dari ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.
) dengan variasi Na-CMC 0,5% sebagai F0 tanpa menggunakan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea.
L) , dan Na-CMC 1%, 1,5%, 2% dengan menggunakan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea.
L) 5% yang selanjutnya dilakukan uji organoleptis, uji homogenitas, penentuan pH sediaan, uji viskositas, uji tinggi busa dan kestabilan busa, uji stabilitas sediaan, uji waktu terbilaskan, uji daya bersih sabun, uji iritasi, dan uji hedonik.
Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa sabun cair yang diformulasikan dengan ekstrak bunga telang berwarna lebih gelap, dengan aroma yang khas, dan berbentuk cairan homogen dengan kekentalan yang berbeda-beda dengan viskositas antara 500 cP-3500 cP, dan pH sediaan 8-9, dengan waktu terbilaskan rata-rata 13 detik, dan memiliki kemampuan membersihkan noda yang tidak menimbulkan iritasi.
Kesimpulan: Formula terbaik berdasarkan hasil evaluasi adalah formula dengan Na-CMC 1,5% dan ekstrak bunga telang 5% dengan ph 8,43 dan viskositas 1201,09 cP.
 ABSTRACTIntoduction: One of the skin cleansing cosmetics that is always needed today is bath soap.
The skin desperately needs antioxidants to ward off exposure to free radicals.
Telang flower (Clitoria ternatea.
L) has activity as an antioxidant.
Butterfly pea flower (Clitoria ternatea.
L) was taken from around the city of Bengkulu and has been verified to show that the plant used is the correct type or species of plant Method: This study used an experimental method with the aim of innovating a liquid soap formula made from butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.
) extract with 0.
5% Na-CMC as F0 without using butterfly pea flower (Clitoria ternatea.
L) extract, and Na-CMC 1%, 1, 5%, 2% using 5% butterfly pea flower (Clitoria ternatea.
L) extract which is then carried out by organoleptic test, homogeneity test, determination of preparation pH, viscosity test, foam height test and foam stability test, preparation stability test, rinsing time test, soap cleaning power test, irritation test , and hedonic test.
Result and Discussion:  The results showed that the liquid soap formulated with butterfly pea (Clitoria ternatea.
L) extract was darker in color, had a distinctive aroma, and was in the form of a homogeneous liquid with different viscosities with a viscosity between 500 cP-3500 cP, and a preparation pH of 8-9, with an average rinse time.
-13 seconds on average, and has non-irritating stain-clearing capabilities.
Conclusion: The best formula based on the evaluation results is the formula with 1.
5% Na-CMC and 5% butterfly pea flower (Clitoria ternatea.
L) extract with a pH of 8.
43 and a viscosity of 1201.
09 cP.

Related Results

PEMANFAATAN DAN POTENSI ANTIOKSIDAN PADA BUNGA TELANG (Clitorea ternatea L.) : Literatur Review
PEMANFAATAN DAN POTENSI ANTIOKSIDAN PADA BUNGA TELANG (Clitorea ternatea L.) : Literatur Review
Abstrak Latar belakang : Bunga telang memiliki potensi antioksidan karena memiliki kandungan antosianin dan flavonoid lainnya. Antosianin diketahui mampu memberikan aktivitas anti...
Formulasi Sediaan Clay Stick Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Formulasi Sediaan Clay Stick Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Kerusakan oksidatif dapat menyebabkan hilangnya kelembapan yang menyebabkan kulit kering dan kusam. Salah satu kosmetik yang dapat mengatasi kulit kering adalah clay stick dari bah...
Aktivitas Antioksidan Clitoria Gummy Sari Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Aktivitas Antioksidan Clitoria Gummy Sari Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit atau kerusakan. Studi ini menganalisis aktivitas penangkapan radikal DPPH (2,2-diphen...
Antibakteri pada Formulasi Sediaan Sabun Mandi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) sebagai Produk Bioteknologi Farmasi
Antibakteri pada Formulasi Sediaan Sabun Mandi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) sebagai Produk Bioteknologi Farmasi
Sabun cair dengan materi aktif kombucha bunga telang mempunyai kemampuan membatasi perkembangan bakteri Staphylococcus epidermidis serta Pseudomonas aeruginosa. Tujuan dari riset i...
Potensi Antioksidan dan Neuroprotektif Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Literature Review
Potensi Antioksidan dan Neuroprotektif Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Literature Review
Tanaman telang (Clitoria ternatea L.) telah dikenal dalam pengobatan tradisional karena khasiatnya yang luas, dan semakin banyak penelitian modern yang mengeksplorasi manfaat farma...
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT EKSTRAK ETANOL DAUN SINTRONG (Crassocephalum crepidioides (Benth.) S. Moore) SEBAGAI ANTIBAKTERI
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT EKSTRAK ETANOL DAUN SINTRONG (Crassocephalum crepidioides (Benth.) S. Moore) SEBAGAI ANTIBAKTERI
Sabun  merupakan sediaan yang bermanfaat sebagai agen pembersih dari kotoran. Penambahan ekstrak dari suatu tanaman yang berkhasiat antibakteri diharapkan dapat menambah daya guna ...
Formulasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) sebagai Sediaan Sabun Cair
Formulasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) sebagai Sediaan Sabun Cair
Pendahuluan: Kekeringan kulit merupakan masalah bagi jutaan orang dan sering kali menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan stres psikologis. Gejala klinis kulit kering di antaranya per...

Back to Top