Javascript must be enabled to continue!
PERANAN INFORMASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENILAIAN LAPORAN KEUANGAN PT. ARTA SEDANA TAHUN 2016
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan informasi akuntansi pertanggungjawaban dalam penilaian keuangan, dan hasil pengukuran kinerja pusat-pusat pertanggungjawaban pada PT. Arta Sedana. Subjek dalam penelitian ini adalah PT. Arta Sedana, Sedangkan Objeknya adalah bagaimana analisis akuntansi pertanggungjawaban dalam menilai laporan keuangan pada PT. Arta sedana. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Data yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi yang selanjutanya dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan informasi akuntansi pertanggungjawaban pada PT. Arta Sedana Tahun 2016 sudah cukup memadai karena telah memenuhi syarat pertanggungjawaban. Hasil kinerja pusat-pusat pertanggungjawaban ditinjau dari akuntansi pertanggungjawaban berdasarkan analisis data (a) pusat biaya yaitu PT. Arta Sedana tahun 2016 dapat dilihat total biaya yang dianggarakan sebesar Rp 18.270.000.000 dan biaya sesungguhnya sebesar Rp. 17.996.250.000 sehingga mendapatkan selisih laba sebesar Rp. 273.750.000, (b) pusat pendapatan, total pendapatan yang dianggarakan sebesar Rp. 64.650.000.000 sedangkan pendapatan sesungguhnya yang diperoleh sebesar Rp. 67.977.750.000, pusat pendapatan menghasilkan selisih laba sebesar Rp. 3.327.750.000, (c) pusat laba, dengan menggunakan analisis gross profit margin menunjukkan hasil yang merugikan, analisis operating profit margin dan net profit margin menunjukkan hasil yang menguntungkan
Title: PERANAN INFORMASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENILAIAN LAPORAN KEUANGAN PT. ARTA SEDANA TAHUN 2016
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan informasi akuntansi pertanggungjawaban dalam penilaian keuangan, dan hasil pengukuran kinerja pusat-pusat pertanggungjawaban pada PT.
Arta Sedana.
Subjek dalam penelitian ini adalah PT.
Arta Sedana, Sedangkan Objeknya adalah bagaimana analisis akuntansi pertanggungjawaban dalam menilai laporan keuangan pada PT.
Arta sedana.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif.
Data yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi yang selanjutanya dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan informasi akuntansi pertanggungjawaban pada PT.
Arta Sedana Tahun 2016 sudah cukup memadai karena telah memenuhi syarat pertanggungjawaban.
Hasil kinerja pusat-pusat pertanggungjawaban ditinjau dari akuntansi pertanggungjawaban berdasarkan analisis data (a) pusat biaya yaitu PT.
Arta Sedana tahun 2016 dapat dilihat total biaya yang dianggarakan sebesar Rp 18.
270.
000.
000 dan biaya sesungguhnya sebesar Rp.
17.
996.
250.
000 sehingga mendapatkan selisih laba sebesar Rp.
273.
750.
000, (b) pusat pendapatan, total pendapatan yang dianggarakan sebesar Rp.
64.
650.
000.
000 sedangkan pendapatan sesungguhnya yang diperoleh sebesar Rp.
67.
977.
750.
000, pusat pendapatan menghasilkan selisih laba sebesar Rp.
3.
327.
750.
000, (c) pusat laba, dengan menggunakan analisis gross profit margin menunjukkan hasil yang merugikan, analisis operating profit margin dan net profit margin menunjukkan hasil yang menguntungkan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN APLIKASI LAPORAN KEUANGAN MASJID YANG AKUNTABEL SESUAI PSAK 45
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN APLIKASI LAPORAN KEUANGAN MASJID YANG AKUNTABEL SESUAI PSAK 45
Abstrak: Tujuan dalam pengabdian ini untuk merancang Aplikasi Laporan Keuangan Masjid sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan (PSAK-45) agar laporan keungan tersebut dapat diper...
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan ringkasan suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Laporan keuangan harus disusun berdasark...
INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DAN KEEFEKTIFAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DAN KEEFEKTIFAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan data yang empiris tentang faktor yang mempengaruhi dominasi informasi akuntansi manajemen yang terdiri dari: informasi akuntansi penuh, in...
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Transparansi dan akuntabilitas adalah dua dari tujuh prinsip manajemen keuangan. Oleh karena itu maka laporan keuangan keuangan harus menganut prinsip tersebut baik laporan keuanga...
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Transparansi dan akuntabilitas adalah dua dari tujuh prinsip manajemen keuangan. Oleh karena itu maka laporan keuangan keuangan harus menganut prinsip tersebut baik laporan keuanga...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK ETAP PADA PT. CIPTA GIRI SENTOSA
ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK ETAP PADA PT. CIPTA GIRI SENTOSA
Memasuki era revolusi industri 5.0, banyak perusahaan yang mengharapkan adanya kemajuan, khususnya dalam penyajian laporan keuangan yang berfungsi untuk menyampaikan data keuangan ...

