Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Keuangan di Negara Asia dengan Studi Pendekatan Data Panel Tahun 2014-2021

View through CrossRef
Stabilitas keuangan merupakan aspek penting dalam menjaga ketahanan ekonomi suatu negara, terutama di kawasan Asia yang memiliki karakteristik sistem keuangan yang beragam. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis pengaruh inklusi keuangan, rasio kredit swasta terhadap GDP, aset likuid terhadap simpanan dan pendanaan jangka pendek, serta produk domestik bruto (PDB) terhadap stabilitas keuangan pada lima negara Asia, yaitu Jepang, Indonesia, United Arab Emirates, India dan Uzbekistan selama periode 2014-2021. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode regresi data panel melalui Fixed Effect Model (FEM). Informasi data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari World Bank, IMF, dan FRED. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan (Prob. F= 0,0000 < 0,05). Secara parsial, rasio kredit swasta terhadap GDP (p= 0,005), aset likuid (p= 0,029), dan produk domestik bruto (p= 0,023) berpengaruh signifikan, sedangkan inklusi keuangan (p= 0,108) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,581 yang menunjukkan bahwa 58,10% model cukup mampu menjelaskan variasi stabilitas keuangan pada lima negara dalam sampel penelitian. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa stabilitas keuangan pada negara Asia lebih dipengaruhi oleh faktor intermediasi perbankan, kecukupan likuiditas, dan kondisi makroekonomi dibandingkan perluasan akses keuangan semata. Dengan demikian, penguatan sektor perbankan dan stabilitas ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan stabilitas keuangan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi secara teoritis maupun praktis dalam memperkaya kajian faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas keuangan, serta menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi yang tepat guna menjaga stabilitas keuangan secara berkelanjutan.
Title: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Keuangan di Negara Asia dengan Studi Pendekatan Data Panel Tahun 2014-2021
Description:
Stabilitas keuangan merupakan aspek penting dalam menjaga ketahanan ekonomi suatu negara, terutama di kawasan Asia yang memiliki karakteristik sistem keuangan yang beragam.
Penelitian ini bertujuan guna menganalisis pengaruh inklusi keuangan, rasio kredit swasta terhadap GDP, aset likuid terhadap simpanan dan pendanaan jangka pendek, serta produk domestik bruto (PDB) terhadap stabilitas keuangan pada lima negara Asia, yaitu Jepang, Indonesia, United Arab Emirates, India dan Uzbekistan selama periode 2014-2021.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode regresi data panel melalui Fixed Effect Model (FEM).
Informasi data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari World Bank, IMF, dan FRED.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan (Prob.
F= 0,0000 < 0,05).
Secara parsial, rasio kredit swasta terhadap GDP (p= 0,005), aset likuid (p= 0,029), dan produk domestik bruto (p= 0,023) berpengaruh signifikan, sedangkan inklusi keuangan (p= 0,108) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan.
Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,581 yang menunjukkan bahwa 58,10% model cukup mampu menjelaskan variasi stabilitas keuangan pada lima negara dalam sampel penelitian.
Temuan tersebut mengindikasikan bahwa stabilitas keuangan pada negara Asia lebih dipengaruhi oleh faktor intermediasi perbankan, kecukupan likuiditas, dan kondisi makroekonomi dibandingkan perluasan akses keuangan semata.
Dengan demikian, penguatan sektor perbankan dan stabilitas ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan stabilitas keuangan.
Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi secara teoritis maupun praktis dalam memperkaya kajian faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas keuangan, serta menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi yang tepat guna menjaga stabilitas keuangan secara berkelanjutan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
A. PENGERTIAN HUKUM TATA NEGARA.Hukum tata negara yaitu, sebuah hukum yang mengatur organisasi Negara meliputi bentuk Negara, bentuk pemerintahan, bentuk lembaga-lembaga Negara dan...
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
ABSTRACT:   The Covid-19 pandemic that has occurred in the world has harmed economies since 2020, especially Indonesia. Therefore, it is very important to study the impact of this ...

Back to Top