Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Modul Ajar Matematika Berbasis Etnomatematika Kearifan Lokal Tradisi Nyadran Sidoarjo
View through CrossRef
Kurangnya pengetahuan siswa kelas IV tentang tradisi Nyadran Sidaorjo, tradisi yang masih dilaksanakan dan sangat dekat dengan ligkungan siswa menjadi urgensi oleh seluruh pihak salah satunya oleh guru. Pengembangan modul ajar yang mengintegrasikan kearifan lokal tradisi Nyadran menjadi tujuan penelitian pengembangan ini. Selain itu, untuk mengetahui validitas dan keefektifan modul ajar matematika kurikulum merdeka yang dikembangkan. Pengembangan modul ajar kurikulum merdeka menggunakan model 4D dengan 4 tahapan yaitu, define, design, development, dan dessiminate. Berdasarkan validasi ahli desain perangkat pembelajaran (79,31%), ahli materi (79,61%), ahli bahasa (85,41%), dan praktisi (81,81%) telah valid. Keefektifan modul pengajaran diperoleh dari hasil belajar siswa dan aktivitas guru siswa. Ketuntasan belajar klasikal menunjukkan ketuntasan, aktivitas guru dan siswa menunjukkan sangat aktif. Berdasarkan hasil penelitian modul pembelajaran matematika berbasis etnomatematika kearifan lokal tradisi Nyadran Sidoaro dikatakan valid dan efektif sehingga dapat digunakan oleh siswa kelas IV SDN Candi Sidoarjo. Diperoleh pula hasil pemetaan materi yang dapat diintegrasikan pada modul ajar matematika. Dengan demikian, modul ajar matematika dengan integrasi kearifan lokal tradisi Nyadran Sidoarjo dapat digunakan sebagai pembelajaran untuk menambah pengetahuan siswa mengenai kearifan lokal daerahnya
Title: Penerapan Modul Ajar Matematika Berbasis Etnomatematika Kearifan Lokal Tradisi Nyadran Sidoarjo
Description:
Kurangnya pengetahuan siswa kelas IV tentang tradisi Nyadran Sidaorjo, tradisi yang masih dilaksanakan dan sangat dekat dengan ligkungan siswa menjadi urgensi oleh seluruh pihak salah satunya oleh guru.
Pengembangan modul ajar yang mengintegrasikan kearifan lokal tradisi Nyadran menjadi tujuan penelitian pengembangan ini.
Selain itu, untuk mengetahui validitas dan keefektifan modul ajar matematika kurikulum merdeka yang dikembangkan.
Pengembangan modul ajar kurikulum merdeka menggunakan model 4D dengan 4 tahapan yaitu, define, design, development, dan dessiminate.
Berdasarkan validasi ahli desain perangkat pembelajaran (79,31%), ahli materi (79,61%), ahli bahasa (85,41%), dan praktisi (81,81%) telah valid.
Keefektifan modul pengajaran diperoleh dari hasil belajar siswa dan aktivitas guru siswa.
Ketuntasan belajar klasikal menunjukkan ketuntasan, aktivitas guru dan siswa menunjukkan sangat aktif.
Berdasarkan hasil penelitian modul pembelajaran matematika berbasis etnomatematika kearifan lokal tradisi Nyadran Sidoaro dikatakan valid dan efektif sehingga dapat digunakan oleh siswa kelas IV SDN Candi Sidoarjo.
Diperoleh pula hasil pemetaan materi yang dapat diintegrasikan pada modul ajar matematika.
Dengan demikian, modul ajar matematika dengan integrasi kearifan lokal tradisi Nyadran Sidoarjo dapat digunakan sebagai pembelajaran untuk menambah pengetahuan siswa mengenai kearifan lokal daerahnya.
Related Results
TRADISI NYADRAN PUNDEN DAN UMAT BUDDHA DI DUSUN LAMUK, KABUPATEN TEMANGGUNG
TRADISI NYADRAN PUNDEN DAN UMAT BUDDHA DI DUSUN LAMUK, KABUPATEN TEMANGGUNG
Tradisi Nyadran sebagai sebuah kearifan lokal yang turun temurun dari generasi ke generasi selanjutnya, kegiatan tradisi Nyadran Punden merupakan pembersihan makam leluhur dan mela...
Nyadran Ruwah Tradition as a Manifestation of Rationality in Nusantara Philosophical Thought
Nyadran Ruwah Tradition as a Manifestation of Rationality in Nusantara Philosophical Thought
The rationality of Nyadran as a cultural and philosophical Nusantara phenomenon needs to be studied, including Nyadran at Kemloko. The research aims to explain the Nyadran traditio...
Makna dan Peran Tradisi Nyadran dalam Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat Jawa: Studi Kasus di Sidoarjo
Makna dan Peran Tradisi Nyadran dalam Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat Jawa: Studi Kasus di Sidoarjo
The Nyadran tradition is one of the religious and cultural rituals that has been going on for a long time and is still maintained by the Javanese people, including in Sidoarjo Rege...
Penerapan Ethnomathematics dalam Pembelajaran Kelas III Sekolah Dasar Luar Biasa
Penerapan Ethnomathematics dalam Pembelajaran Kelas III Sekolah Dasar Luar Biasa
Ethnomatematics atau etnomatematika atau matematika dalam perspektif budaya adalah topik yang sedang ramai diperbincangkan dewasa ini baik dari kalangan pendidikan maupun non-pendi...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATEMATIKA SMKN WINONGAN
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATEMATIKA SMKN WINONGAN
Pengembangan modul ajar merupakan salah satu upaya yang penting dalam implementasi Kurikulum MerdekaMatematika di SMKN Winongan. Tujuan dari pengembangan modul ajar ini adalah untu...
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR KEARIFAN LOKAL PASURUAN BERBASIS KURIKULUM MERDEKA DI SATUAN PAUD
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR KEARIFAN LOKAL PASURUAN BERBASIS KURIKULUM MERDEKA DI SATUAN PAUD
Modul ajar memiliki peran utama bagi guru dalam merancang pembelajaran. Dalam merancang modul ajar guru harus memiliki kemampuan berpikir untuk berinovasi. Oleh karena itu, guru ha...
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan lokal tradisi Syukur Laut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pesisir pantai Pamayangsari. Kegiatan ini memiliki nilai nilai tradisi yang bisa dikaji...

