Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS IDEOLOGI ETIS DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ETIS (STUDI KASUS PADA AKUNTAN MASA DEPAN DI BATAM)

View through CrossRef
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh ideologi etis terhadap keputusan etis yang terbagi dalam situasi legal dan ilegal. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui apakah perbedaan dalam ideologi etis akan menghasilkan keputusan etis ketika akuntan masa depan di Batam dihadapkan pada situasi dilema etis baik kondisi legal atau ilegal. Taksonomi ideologi etis digerakkan oleh faktor pendorong: idealisme dan relativisme yang terbagi menjadi eksepsionis, subjektivis, absolutis dan situasionis. Survei ini dilakukan kepada 264 responden dengan mengacu pada pernyataan Ethics Position Questionnaire (EPQ) dan skema etika. Metodologi penelitian yang digunakan untuk mengukur pengaruh adalah multiple linear regression dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan ideologi etis menghasilkan keputusan etis yang berbeda. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa idealisme berpengaruh positif terhadap keputusan etis, sebaliknya relativisme berpengaruh negatif terhadap keputusan etis. Absolutis terbukti paling tegas pada keputusan etis pada situasi dilema etis baik kondisi legal dan ilegal. Sebaliknya subjektivis paling toleran pada keputusan etis daripada ideologi etis lainnya hanya pada situasi legal, namun situasionis yang paling toleran pada situasi ilegal
STIE Pembangunan Tanjungpinang
Title: ANALISIS IDEOLOGI ETIS DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ETIS (STUDI KASUS PADA AKUNTAN MASA DEPAN DI BATAM)
Description:
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh ideologi etis terhadap keputusan etis yang terbagi dalam situasi legal dan ilegal.
Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui apakah perbedaan dalam ideologi etis akan menghasilkan keputusan etis ketika akuntan masa depan di Batam dihadapkan pada situasi dilema etis baik kondisi legal atau ilegal.
Taksonomi ideologi etis digerakkan oleh faktor pendorong: idealisme dan relativisme yang terbagi menjadi eksepsionis, subjektivis, absolutis dan situasionis.
Survei ini dilakukan kepada 264 responden dengan mengacu pada pernyataan Ethics Position Questionnaire (EPQ) dan skema etika.
Metodologi penelitian yang digunakan untuk mengukur pengaruh adalah multiple linear regression dan MANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan ideologi etis menghasilkan keputusan etis yang berbeda.
Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa idealisme berpengaruh positif terhadap keputusan etis, sebaliknya relativisme berpengaruh negatif terhadap keputusan etis.
Absolutis terbukti paling tegas pada keputusan etis pada situasi dilema etis baik kondisi legal dan ilegal.
Sebaliknya subjektivis paling toleran pada keputusan etis daripada ideologi etis lainnya hanya pada situasi legal, namun situasionis yang paling toleran pada situasi ilegal.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
Batam telah menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Sejak dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), Pulau Batam telah be...
DAMPAK KODE ETIK PADA PENGARUH FILOSOFI ETIS DAN INTENSITAS ETIS TERHDADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS AKUNTAN PUBLIK
DAMPAK KODE ETIK PADA PENGARUH FILOSOFI ETIS DAN INTENSITAS ETIS TERHDADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS AKUNTAN PUBLIK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur peran kode etik dalam memperkuat pengaruh filosofi etis yaitu idealisme, relativisme, dan intensitas etis yaitu magnitude of consequence...
Studi Fenomenologi Terhadap Peran Akuntan Dalam Membangun Etika Profesi
Studi Fenomenologi Terhadap Peran Akuntan Dalam Membangun Etika Profesi
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran akuntan dalam membangun dan menjaga etika profesi melalui pendekatan fenomenologi. Etika profesi merupakan landa...
PROFESI AKUNTAN SYARIAH MASA DEPAN DALAM KEDAULATAN AGENCY ENTITY BISNIS
PROFESI AKUNTAN SYARIAH MASA DEPAN DALAM KEDAULATAN AGENCY ENTITY BISNIS
Akuntan adalah pihak aktor yang berperan terhadap pembentukan dan pelaksanaan akuntansi sebagai struktur. Realitas akuntansi merupakan bagian dari bagaimana akuntan mengambil peran...
Kewenangan Badan Pengusahaan Batam Dalam Eksekusi Lahan di Kota Batam
Kewenangan Badan Pengusahaan Batam Dalam Eksekusi Lahan di Kota Batam
The purpose of this study is to analyse the extent of juridical authority of Batam Management Agency in the process of land execution, and to review the extent to which such author...
CLOUD ACCOUNTING DAN DISRUPSI PEKERJAAN AKUNTAN
CLOUD ACCOUNTING DAN DISRUPSI PEKERJAAN AKUNTAN
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TI) yang semakin canggih, kita dapat mengakses apapun melalui jaringan internet. Fenomena ini berjalan seiringan dengan h...

Back to Top