Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan hand massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi mastectomi

View through CrossRef
Permasalahan pada pasien post operasi adalah rasa nyeri yang dirasakan akibat luka operasi. Setelah efek anestesi menurun maka pasien akan merasakan nyeri pada area payudara setelah dilakukan mastectomi. Hal ini akan mengakibatkan kondisi pasien merasa tidak nyaman, tidak tenang, gelisah dan berbagai gangguan perasaan lainnya. Salah satu terapi yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan nyeri yaitu hand massage. Penulis bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan hand massage dalam penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi mastectomi. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Studi kasus dilaksanakan Januari 2023, di Ruang Rajawali 4B RSUP Dr. Kariadi Semarang pada 2 subyek studi. Kriteria inklusi yaitu pasien post operasi mastectomi, pasien berusia 18 – 65 tahun dan pasien yang bersedia menjadi responden. Pemberian hand massage dilakukan selama 6 hari dengan durasi keseluruhan 20 menit pukul 10.00 setelah 4 jam diberikan analgesik. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah Numerical Rating Scale (NRS) untuk pengukuran intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapeutik. Penerapan hand massage mampu menurunkan nyeri pada pasien post operasi mastectomi, dimana terdapat perubahan dari hari pertama hingga hari terakhir, subjek I sebelum diberikan hand massage skala nyeri 6 menjadi 2 mengalami penurunan sebanyak 4 sedangkan pada subjek II sebelum diberika terapi hand massage skala nyeri 5 menjadi 1 mengalami penurunan sebanyak 4. Hand massage dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif tindakan dalam menurunkan nyeri pada pasien post operasi mastectomi.
Title: Penerapan hand massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi mastectomi
Description:
Permasalahan pada pasien post operasi adalah rasa nyeri yang dirasakan akibat luka operasi.
Setelah efek anestesi menurun maka pasien akan merasakan nyeri pada area payudara setelah dilakukan mastectomi.
Hal ini akan mengakibatkan kondisi pasien merasa tidak nyaman, tidak tenang, gelisah dan berbagai gangguan perasaan lainnya.
Salah satu terapi yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan nyeri yaitu hand massage.
Penulis bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan hand massage dalam penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi mastectomi.
Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan.
Studi kasus dilaksanakan Januari 2023, di Ruang Rajawali 4B RSUP Dr.
Kariadi Semarang pada 2 subyek studi.
Kriteria inklusi yaitu pasien post operasi mastectomi, pasien berusia 18 – 65 tahun dan pasien yang bersedia menjadi responden.
Pemberian hand massage dilakukan selama 6 hari dengan durasi keseluruhan 20 menit pukul 10.
00 setelah 4 jam diberikan analgesik.
Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah Numerical Rating Scale (NRS) untuk pengukuran intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapeutik.
Penerapan hand massage mampu menurunkan nyeri pada pasien post operasi mastectomi, dimana terdapat perubahan dari hari pertama hingga hari terakhir, subjek I sebelum diberikan hand massage skala nyeri 6 menjadi 2 mengalami penurunan sebanyak 4 sedangkan pada subjek II sebelum diberika terapi hand massage skala nyeri 5 menjadi 1 mengalami penurunan sebanyak 4.
Hand massage dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif tindakan dalam menurunkan nyeri pada pasien post operasi mastectomi.

Related Results

STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
Penerapan Massage Punggung pada Ibu Inpartu Kala I dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman (Nyeri)
Penerapan Massage Punggung pada Ibu Inpartu Kala I dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman (Nyeri)
Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis yang normal yang tentunya dalam menimbulkan rasa nyeri pada persalinan kala I karena aktivitas   di dalam tubuh untuk mengelu...
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Apendiksitis merupakan kondisi gangguan pencernaan berupa peradangan pada usus buntu yang dipengaruhi beberapa faktor seperti konsumsi makanan cepat saji dan aktivitas yang berlebi...
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan karena sumbatan pada arteri coroner. Masalah yang ditimbulkan yaitu nyeri. Salah salah intervensi yang dapat digunakan u...

Back to Top