Javascript must be enabled to continue!
FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN
View through CrossRef
AbstrakSuara yang didengar telinga manusia mengalami perubahan dari sinyal akustik yang bersifat mekanik menjadi sinyal listrik yang diteruskan saraf pendengaran ke otak. Proses mendengar tentunya tidak lepas dari organ pendengaran manusia yakni telinga.Telinga terdiri atas tiga bagian dasar, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam. Setiap bagian telinga bekerja dengan tugas khusus untuk mendeteksi dan menginterpretasikan bunyi.Telinga bagian luar fungsi utamanya adalah mengumpulkan dan menghubungkan suara menuju meatus akustikus eksterna. Telinga bagian tengah terdiri dari 3 buah tulang (ossicle) yang akan mengamplifikasikan tekanan 20 kali dari gelombang suara untuk menghasilkan getaran cairan pada koklea. Pada telinga bagian dalam terdapat koklea, membran basilaris membentuk dasar duktus koklear. Membran basilaris ini sangat penting karena di dalamnya terdapat organ korti yang merupakan organ perasa pendengaran. Organ corti, yang terletak di atas membran basilaris di seluruh panjangnya, mengandung sel rambut yang merupakan reseptor suara. Sel rambut menghasilkan sinyal saraf jika rambut permukaannya mengalami perubahan bentuk secara mekanik akibat gerakan cairan di telinga dalam. Resonansi frekuensi tinggi dari membran basilaris terjadi dekat basis, tempat gelombang suara memasuki koklea melalui jendela oval dan resonansi frekuensi rendah terjadi dekat apeks. Sel rambut dalam yang mengubah gaya mekanik suara (getaran cairan koklea) menjadi impuls listrik pendengaran (potensial aksi yang menyampaikan pesan pendengaran ke korteks serebri).Kata kunci: Proses pendengaranAbstractSound heard by human ears undergo change from mechanical accustic signal to electrical signal continued by hearing nerves to brain. Of course the hearing process do not get out from human hearing organs in this case is ear.Ear comprise the three principle portions, external ear, middle ear, and internal ear. Each portion work with special task to detect and interpret the sound.The main function of the external ear is collecting and connecting sound toward the meatus acusticus externa. Middle ear consist three bones (ossicle) that will amplify pressure of 20 times than sound wave to yield fluid vibrationin the cochlear. In internal ear there are cochlear, basillary membrane establish cochlear duct base. The basillary membrane is most important because in it internal portion there are corti organs which is hearing sense organ. The corti organ, located on basillary membrane in entire its length, contain hair cells which is the soundTINJAUAN PUSTAKA156receptors. The hair cells yield nerve signal if surface hair undergo mechanically transformation result from fluid movement in internal ear. The high resonance frequency from basillary membrane take place near the base, sound wave site enter cochlear via oval window and low resonance frequency take place near the apex. The inner hair cells change mechanical sound style (the cochlear fluid vibration) become electrical impulse of hearing (potential act delivering hearing messenger to cerebral cortex).Key word : hearing process
Title: FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN
Description:
AbstrakSuara yang didengar telinga manusia mengalami perubahan dari sinyal akustik yang bersifat mekanik menjadi sinyal listrik yang diteruskan saraf pendengaran ke otak.
Proses mendengar tentunya tidak lepas dari organ pendengaran manusia yakni telinga.
Telinga terdiri atas tiga bagian dasar, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam.
Setiap bagian telinga bekerja dengan tugas khusus untuk mendeteksi dan menginterpretasikan bunyi.
Telinga bagian luar fungsi utamanya adalah mengumpulkan dan menghubungkan suara menuju meatus akustikus eksterna.
Telinga bagian tengah terdiri dari 3 buah tulang (ossicle) yang akan mengamplifikasikan tekanan 20 kali dari gelombang suara untuk menghasilkan getaran cairan pada koklea.
Pada telinga bagian dalam terdapat koklea, membran basilaris membentuk dasar duktus koklear.
Membran basilaris ini sangat penting karena di dalamnya terdapat organ korti yang merupakan organ perasa pendengaran.
Organ corti, yang terletak di atas membran basilaris di seluruh panjangnya, mengandung sel rambut yang merupakan reseptor suara.
Sel rambut menghasilkan sinyal saraf jika rambut permukaannya mengalami perubahan bentuk secara mekanik akibat gerakan cairan di telinga dalam.
Resonansi frekuensi tinggi dari membran basilaris terjadi dekat basis, tempat gelombang suara memasuki koklea melalui jendela oval dan resonansi frekuensi rendah terjadi dekat apeks.
Sel rambut dalam yang mengubah gaya mekanik suara (getaran cairan koklea) menjadi impuls listrik pendengaran (potensial aksi yang menyampaikan pesan pendengaran ke korteks serebri).
Kata kunci: Proses pendengaranAbstractSound heard by human ears undergo change from mechanical accustic signal to electrical signal continued by hearing nerves to brain.
Of course the hearing process do not get out from human hearing organs in this case is ear.
Ear comprise the three principle portions, external ear, middle ear, and internal ear.
Each portion work with special task to detect and interpret the sound.
The main function of the external ear is collecting and connecting sound toward the meatus acusticus externa.
Middle ear consist three bones (ossicle) that will amplify pressure of 20 times than sound wave to yield fluid vibrationin the cochlear.
In internal ear there are cochlear, basillary membrane establish cochlear duct base.
The basillary membrane is most important because in it internal portion there are corti organs which is hearing sense organ.
The corti organ, located on basillary membrane in entire its length, contain hair cells which is the soundTINJAUAN PUSTAKA156receptors.
The hair cells yield nerve signal if surface hair undergo mechanically transformation result from fluid movement in internal ear.
The high resonance frequency from basillary membrane take place near the base, sound wave site enter cochlear via oval window and low resonance frequency take place near the apex.
The inner hair cells change mechanical sound style (the cochlear fluid vibration) become electrical impulse of hearing (potential act delivering hearing messenger to cerebral cortex).
Key word : hearing process.
Related Results
PROFIL GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEMUSIK DI KOTA MANADO
PROFIL GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEMUSIK DI KOTA MANADO
Abstract: Hearing loss due to noise (Noise Induced Hearing Loss - NIHL) is hearing impairment, either part or all, loss, irreversible, occur in one or both ears, can be mild, moder...
Clinical approach to auditory malingering in an adolescent
Clinical approach to auditory malingering in an adolescent
Background: Cases of auditory malingering are frequently encountered in medical practice, but there was very limited scientific evidence on the characterization of auditory malinge...
Hubungan Kebisingan dengan Gangguan Pendengaran pada Karyawan PT. Industri Kapal Indonesia Makassar
Hubungan Kebisingan dengan Gangguan Pendengaran pada Karyawan PT. Industri Kapal Indonesia Makassar
Kebisingan merupakan bunyi yang dapat menurunkan daya dengarĀ yang berkaitan dengan frekuensi, intensitas, lama paparan dan pola waktu paparan. Survei pendahuluan di PT. Industrial...
Pendidikan Fisika Berbasis:Konsep Pembelajaran Interaktif
Pendidikan Fisika Berbasis:Konsep Pembelajaran Interaktif
"Pendidikan Fisika Berbasis: Konsep Pembelajaran Interaktif" adalah panduan komprehensif yang dirancang untuk menginspirasi dan memperkaya proses pembelajaran fisika di berbagai je...
LATIHAN TERAPI BERCAKAP - CAKAP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT SOEHARTO HEERDJAN
LATIHAN TERAPI BERCAKAP - CAKAP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT SOEHARTO HEERDJAN
Latar Belakang: Halusinasi merupakan gangguan persepsi ketika individu merasakan sesuatu yang tidak nyata, salah satunya halusinasi pendengaran sebagai gejala positif skizofrenia. ...
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Ear Plug terhadap Keluhan Gangguan Pendengaran pada Pekerja PT X
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Ear Plug terhadap Keluhan Gangguan Pendengaran pada Pekerja PT X
Abstrak. Paparan kebisingan di tempat kerja adalah salah satu bahaya yang paling sering terjadi. Diperkirakan 22,4 juta pekerja di seluruh dunia terpapar pada kebisingan yang berpo...
Ambang Pendengaran Rerata pada Sopir Mikrolet Trayek Teling - Pusat Kota Manado
Ambang Pendengaran Rerata pada Sopir Mikrolet Trayek Teling - Pusat Kota Manado
Abstract: Normal hearing has to be maintained by applying healthy life style, avoiding noise, as well as early detecting of hearing disorders. This study was aimed to obtain the av...
Hubungan Obesitas Dengan Gangguan Pendengaran
Hubungan Obesitas Dengan Gangguan Pendengaran
Abstract: Hearing loss is the loss of the ability to hear sound frequencies within the normal hearing range. Hearing loss can have various effects that reduce the quality of life. ...

