Javascript must be enabled to continue!
Pemasangan Solar Panel Untuk Sistem Charging Power Station di Kawasan Ekowisata Gunung Kuta, Kabupaten Bogor
View through CrossRef
Pemasangan panel surya untuk perolehan daya listrik melalui pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk sebuah upaya untuk pengusahaan sumber daya listrik. Keberadaan daya listrik di ruang terbuka kawasan ekowisata masih sangat sulit ditemukan, sehingga melalui kegiatan KKN ini dapat disediakan sumberdaya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kawasan Ekowisata Gunung Kuta, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaan pemasangan panel surya untuk keperluan sistem Charging Power Station (CPS) didasari oleh dua sasaran pelaksanaan kegiatan, yaitu (a) perakitan dan pemasangan sistem CPS dan (b) pembuatan jalur instalasi kabel listrik dan pemanfaatan daya listrik. Metode pelaksanaan kegiatan berupa enam langkah pengerjaan dengan urutan untuk pencapaian dua sasaran, yaitu (i) pemasangan solar panel, (ii) penempatan solar charge controller (SCC) dan inverter fase-tunggal, (iii) penempatan panel kontrol, (iv) pemasangan dan penempatan baterai, (v) pembuatan jalur kabel untuk instalasi daya listrik, dan (vi) pemasangan beban-beban listrik dan pengamatan saat pembebanan. Hasil kegiatan terkait dengan sasaran kegiatan pertama (perakitan dan pemasangan sistem CPS), meliputi (a1) pemasangan dan penempatan solar panel dengan tiang penyangga pada lokasi lahan pertanian masyarakat dengan penghubungan melalui kabel daya listrik ukuran 2 x 1,5 mm2, karena terpisah dari penempatan panel kontrol dengan jarak lima puluh meter, (a2) pemasangan solar charge controller (SCC) dan inverter fase-tunggal pada panel kontrol, (a3) penempatan panel kontrol di tempat khusus yang terlindungi dari kondisi panas dan hujan, dan (a4) pemasangan dan penempatan baterai, agar penyediaan daya listrik dengan kondisi stabil dan dalam waktu lama. Untuk pelaksanaan yang berkaitan dengan sasaran kegiatan kedua (pembuatan jalur instalasi kabel listrik dan pemanfaatan daya listrik), meliputi (b1) pembuatan instalasi listrik dengan kabel daya listrik ukuran 2 x 1,5 mm2 dan pemasangan sejumlah titik untuk lampu penerangan dan kotak kontak (outlet) untuk keperluan charger, (b2) pengamatan terhadap sistem solar panel ketika terdapat beban-beban listrik berupa lampu jenis light emitting diode (LED) dan pembebanan dari sistem charger untuk sejumlah telepon genggam. Berdasarkan hasil dan diskusi dapat ditarik kesimpulan, bahwa ketercapaian pemasangan solar panel dan charge controller yang diintegrasikan dengan baterai dan inverter, selanjutnya dihubungkan ke jalur instalasi kabel daya listrik dan pemberian daya untuk beban-beban listrik merupakan hasil kegiatan yang dapat digunakan untuk penerangan setempat dan pengisian baterai.
Title: Pemasangan Solar Panel Untuk Sistem Charging Power Station di Kawasan Ekowisata Gunung Kuta, Kabupaten Bogor
Description:
Pemasangan panel surya untuk perolehan daya listrik melalui pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk sebuah upaya untuk pengusahaan sumber daya listrik.
Keberadaan daya listrik di ruang terbuka kawasan ekowisata masih sangat sulit ditemukan, sehingga melalui kegiatan KKN ini dapat disediakan sumberdaya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kawasan Ekowisata Gunung Kuta, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Pelaksanaan pemasangan panel surya untuk keperluan sistem Charging Power Station (CPS) didasari oleh dua sasaran pelaksanaan kegiatan, yaitu (a) perakitan dan pemasangan sistem CPS dan (b) pembuatan jalur instalasi kabel listrik dan pemanfaatan daya listrik.
Metode pelaksanaan kegiatan berupa enam langkah pengerjaan dengan urutan untuk pencapaian dua sasaran, yaitu (i) pemasangan solar panel, (ii) penempatan solar charge controller (SCC) dan inverter fase-tunggal, (iii) penempatan panel kontrol, (iv) pemasangan dan penempatan baterai, (v) pembuatan jalur kabel untuk instalasi daya listrik, dan (vi) pemasangan beban-beban listrik dan pengamatan saat pembebanan.
Hasil kegiatan terkait dengan sasaran kegiatan pertama (perakitan dan pemasangan sistem CPS), meliputi (a1) pemasangan dan penempatan solar panel dengan tiang penyangga pada lokasi lahan pertanian masyarakat dengan penghubungan melalui kabel daya listrik ukuran 2 x 1,5 mm2, karena terpisah dari penempatan panel kontrol dengan jarak lima puluh meter, (a2) pemasangan solar charge controller (SCC) dan inverter fase-tunggal pada panel kontrol, (a3) penempatan panel kontrol di tempat khusus yang terlindungi dari kondisi panas dan hujan, dan (a4) pemasangan dan penempatan baterai, agar penyediaan daya listrik dengan kondisi stabil dan dalam waktu lama.
Untuk pelaksanaan yang berkaitan dengan sasaran kegiatan kedua (pembuatan jalur instalasi kabel listrik dan pemanfaatan daya listrik), meliputi (b1) pembuatan instalasi listrik dengan kabel daya listrik ukuran 2 x 1,5 mm2 dan pemasangan sejumlah titik untuk lampu penerangan dan kotak kontak (outlet) untuk keperluan charger, (b2) pengamatan terhadap sistem solar panel ketika terdapat beban-beban listrik berupa lampu jenis light emitting diode (LED) dan pembebanan dari sistem charger untuk sejumlah telepon genggam.
Berdasarkan hasil dan diskusi dapat ditarik kesimpulan, bahwa ketercapaian pemasangan solar panel dan charge controller yang diintegrasikan dengan baterai dan inverter, selanjutnya dihubungkan ke jalur instalasi kabel daya listrik dan pemberian daya untuk beban-beban listrik merupakan hasil kegiatan yang dapat digunakan untuk penerangan setempat dan pengisian baterai.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STUDI KERUANGAN DAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI NEGERI AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH
STUDI KERUANGAN DAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI NEGERI AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH
Ecotourism is a tourist activity that aims to conserve. In its implementation, institutions have a very important role for sustainable ecotourism management. This study aims to det...
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
ABSTRACT
Ecotourism is a type of responsible natural tourism development in unspoiled areas or naturally managed areas where the goal, apart from enjoying natural beauty, also invo...
Modeling EV Charging Station Loads Considering On-Road Wireless Charging Capabilities
Modeling EV Charging Station Loads Considering On-Road Wireless Charging Capabilities
Electric vehicle (EV) customers are expected to charge EV batteries at a rapid EV charging station or via on-road wireless EV charging systems when possible, as per their charging ...
Kajian Aspek Partisipasi Masyarakat Pada Kawasan Ekowisata Tangkahan
Kajian Aspek Partisipasi Masyarakat Pada Kawasan Ekowisata Tangkahan
Tangkahan merupakan pariwisata yang menerapkan konsep ekowisata. Salah satu aspek pembentuk ekowisata pada kawasan Tangkahan ini adalah partisipasi dari masyarakat lokalnya. Dengan...
Automated charging of electric cars for improving user experience and charging infrastructure utilization
Automated charging of electric cars for improving user experience and charging infrastructure utilization
The number of electric cars on the roads is steadily increasing and it is expected that the markets of battery-electric vehicles will experience an accelerated growth during the up...
Enhancing electromagnetic compatibility and energy efficiency of electric vehicle charging stations
Enhancing electromagnetic compatibility and energy efficiency of electric vehicle charging stations
Problem. The article proposes a single-link structure for an electric vehicle charging station utilizing an active four-square rectifier with power factor correction. A Matlab mode...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK
Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...

