Javascript must be enabled to continue!
PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG ISLAMISME DAN PEMAHAMAN PENDIDIKAN ISLAM
View through CrossRef
Pemikiran Soekarno tentang Islamisme menekankan pada rasionalitas dengan yang dapat dibuktikan dengan salah satu pernyataannya bahwa �motor� hakiki dari semua rethinking of Islam adalah kembalinya penghargaan terhadap akal. Soekarno menegaskan perlu difungsikannya akal agar umat Islam mampu bangkit dari keterlelapan. Umat Islam harus berani melepaskan diri dari �penjara taqlid� dan memberanikan diri untuk menatap masa depan yang sarat dengan kompetisi dan kompleksitas kultur dan ilmu pengetahuan. Soekarno juga memandang bahwa Islam memiliki ide progresif (idea of progress).
Pemikiran Soekarno tentang Islamisme pendidikan Islam dapat ditunjukkan dari adanya pemikiran tentang humanisme merupakan prinsip yang tidak pernah lepas dari materi maupun proses pembelajaran yang diterapkannya. Karena Islam memiliki nilai universal dalam segala hal. Islam adalah rahmatal lil alamin maka pemahaman pendidikan Islam harus menekankan pada pendidikan kasih sayang, menghormati dan menghargai orang lain, kebebasan berfikir, humanisme dan pluralisme serta tidak mengenal etnisitas maupun sekterianisme yang sejalan dengan gagasan-gagasan yang dikedepankan oleh Soekarno dalam berbagai tulisan dan pernyataannya. Implikasi lainnya terlihat pada komponen-komponen pendidikan Islam baik tujuan, pendidik, peserta didik, alat pendidikan dan lingkungan pendidikan yang harus menumbuhkan nilai-nilai Islam khususnya keimanan dalam pendidikan. Keimanan yang dapat memperbaiki suatu kehidupan masyarakat dan bangsa.
Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
Title: PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG ISLAMISME DAN PEMAHAMAN PENDIDIKAN ISLAM
Description:
Pemikiran Soekarno tentang Islamisme menekankan pada rasionalitas dengan yang dapat dibuktikan dengan salah satu pernyataannya bahwa �motor� hakiki dari semua rethinking of Islam adalah kembalinya penghargaan terhadap akal.
Soekarno menegaskan perlu difungsikannya akal agar umat Islam mampu bangkit dari keterlelapan.
Umat Islam harus berani melepaskan diri dari �penjara taqlid� dan memberanikan diri untuk menatap masa depan yang sarat dengan kompetisi dan kompleksitas kultur dan ilmu pengetahuan.
Soekarno juga memandang bahwa Islam memiliki ide progresif (idea of progress).
Pemikiran Soekarno tentang Islamisme pendidikan Islam dapat ditunjukkan dari adanya pemikiran tentang humanisme merupakan prinsip yang tidak pernah lepas dari materi maupun proses pembelajaran yang diterapkannya.
Karena Islam memiliki nilai universal dalam segala hal.
Islam adalah rahmatal lil alamin maka pemahaman pendidikan Islam harus menekankan pada pendidikan kasih sayang, menghormati dan menghargai orang lain, kebebasan berfikir, humanisme dan pluralisme serta tidak mengenal etnisitas maupun sekterianisme yang sejalan dengan gagasan-gagasan yang dikedepankan oleh Soekarno dalam berbagai tulisan dan pernyataannya.
Implikasi lainnya terlihat pada komponen-komponen pendidikan Islam baik tujuan, pendidik, peserta didik, alat pendidikan dan lingkungan pendidikan yang harus menumbuhkan nilai-nilai Islam khususnya keimanan dalam pendidikan.
Keimanan yang dapat memperbaiki suatu kehidupan masyarakat dan bangsa.
Related Results
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS
Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pembunuhan karakter atau perusakan nama baik Soekarno atas tuduhan keterlibatan dalam paham komunis. Adapun metode digunak...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
REVITALISASI KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM TATARAN PEMIKIRAN SOEKARNO
REVITALISASI KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM TATARAN PEMIKIRAN SOEKARNO
Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui revitalisasi pendidikan Islam dalam tataran pemikiran Soekarno. Metode digunakan penelitian ini menggunakan metode sejarah ...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
Analisis Semiotika Unsur Komunikasi Sosok Figur Soekarno Pada Film “Soekarno: Indonesia Merdeka”
Analisis Semiotika Unsur Komunikasi Sosok Figur Soekarno Pada Film “Soekarno: Indonesia Merdeka”
The process of modernization is always moving dynamically and very quickly which affects human patterns, actions and behaviors that have an impact on the changing social structure ...
DEMOKRASI TERPIMPIN SEBUAH KONSEPSI PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG DEMOKRASI
DEMOKRASI TERPIMPIN SEBUAH KONSEPSI PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG DEMOKRASI
This study analyze about a democracy concept which is developed by President Soekarno in 1950-1959, in that era is implementation parliamentary democracy in Indonesia. President So...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

