Javascript must be enabled to continue!
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Home Industry Tempe di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan membandingkan perhitungan yang dilakukan Perusahaan dengan metode full costing pada Home Industry Tempe di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Variabel dalam penelitian ini adalah perhitungan harga pokok produksi pada Home Industry Tempe dengan pengukurannya menggunakan metode full costing. Subjek yang digunakan adalah data dan informasi biaya produksi Home Industry Tempe pada bulan April 2024 dan objek yang digunakan adalah pemilik usaha home industry tempe. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik ini dimulai dengan mengumpulkan data-data yang diperlukan berupa informasi biaya produksi serta bukti pendukung lainnya, melakukan wawancara dengan pemilik usaha, mencatat unsur-unsur pokok saat wawancara terkait dengan perhitungan harga pokok produksi, mengolah data dan hasil wawancara, menganalisis harga pokok produksi menggunakan metode perusahaan dan membandingkannya dengan metode full costing pada Home Industry Tempe, dan menarik kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) Total biaya produksi menggunakan metode perusahaan yang dibebankan Home Industry Tempe pada bulan April 2024 adalah sebesar Rp 55.650.000 dengan jumlah produk yang dihasilkan yaitu 24.300/potong tempe dan 2.700/cetak tempe sehingga harga pokok tempe per potong sebesar Rp 2.290 dan harga pokok produksi per cetak yaitu sebesar Rp 20.611. (2) Total biaya produksi pada Home Industry Tempe dengan menggunakan metode full costing yang dibebankan pada bulan April 2024 adalah sebesar Rp 64.628.056 dengan jumlah produk yang dihasilkan yaitu 24.300/potong dan 2.700/cetak sehingga harga pokok produksi tempe per potong yaitu sebesar Rp 2.660 dan harga pokok produksi per cetak yaitu sebesar Rp 23.963. Perbedaan perhitungan terjadi diakibatkan karena tidak dimasukkannya biaya overhead pabrik oleh Home Industry Tempe.
CV Ulil Albab Corp
Title: Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Home Industry Tempe di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan membandingkan perhitungan yang dilakukan Perusahaan dengan metode full costing pada Home Industry Tempe di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.
Variabel dalam penelitian ini adalah perhitungan harga pokok produksi pada Home Industry Tempe dengan pengukurannya menggunakan metode full costing.
Subjek yang digunakan adalah data dan informasi biaya produksi Home Industry Tempe pada bulan April 2024 dan objek yang digunakan adalah pemilik usaha home industry tempe.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Teknik ini dimulai dengan mengumpulkan data-data yang diperlukan berupa informasi biaya produksi serta bukti pendukung lainnya, melakukan wawancara dengan pemilik usaha, mencatat unsur-unsur pokok saat wawancara terkait dengan perhitungan harga pokok produksi, mengolah data dan hasil wawancara, menganalisis harga pokok produksi menggunakan metode perusahaan dan membandingkannya dengan metode full costing pada Home Industry Tempe, dan menarik kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) Total biaya produksi menggunakan metode perusahaan yang dibebankan Home Industry Tempe pada bulan April 2024 adalah sebesar Rp 55.
650.
000 dengan jumlah produk yang dihasilkan yaitu 24.
300/potong tempe dan 2.
700/cetak tempe sehingga harga pokok tempe per potong sebesar Rp 2.
290 dan harga pokok produksi per cetak yaitu sebesar Rp 20.
611.
(2) Total biaya produksi pada Home Industry Tempe dengan menggunakan metode full costing yang dibebankan pada bulan April 2024 adalah sebesar Rp 64.
628.
056 dengan jumlah produk yang dihasilkan yaitu 24.
300/potong dan 2.
700/cetak sehingga harga pokok produksi tempe per potong yaitu sebesar Rp 2.
660 dan harga pokok produksi per cetak yaitu sebesar Rp 23.
963.
Perbedaan perhitungan terjadi diakibatkan karena tidak dimasukkannya biaya overhead pabrik oleh Home Industry Tempe.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Perhitungan Harga Pokok Penjualan Tahu Pada Pabrik Tahu Pallangga Kabupaten Gowa
Analisis Perhitungan Harga Pokok Penjualan Tahu Pada Pabrik Tahu Pallangga Kabupaten Gowa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok penjualan tahu pada Pabrik Tahu Pallangga Kabupaten Gowa. Pendekatan metode penelitian yang digunakan adalah des...
“ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE HARGA POKOK PROSES PADA PERUSAHAAN SOUN CAP KETELA MAS TAMBAK.â€
“ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE HARGA POKOK PROSES PADA PERUSAHAAN SOUN CAP KETELA MAS TAMBAK.â€
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh Perusahaan soun cap “Ketela Mas†Tambak, untuk mengetahui perhitungan harga pokok...
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA WARUNG STMJ BURJO KABUPATEN TABALONG
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA WARUNG STMJ BURJO KABUPATEN TABALONG
Penentuan harga pokok produksi merupakan hal yang sangat penting, dengan perhitungan yang tepat dan akurat maka usaha dapat melakukan perencanaan, pengendalian, biaya dan membantu ...
ANALISIS TINGKAT BUNGA DAN BESARNYA NILAI TAKSIRAN BARANG JAMINAN PADA PT. PEGADAIAN CABANG PALLANGGA KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN
ANALISIS TINGKAT BUNGA DAN BESARNYA NILAI TAKSIRAN BARANG JAMINAN PADA PT. PEGADAIAN CABANG PALLANGGA KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis tingkat bunga dan besarnya nilai taksiran barang jaminan pada PT. Pegadaian Cabang Pallangga Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan....
Efek Pemberian Pakan dengan Tambahan Overripe Tempe terhadap Jumlah Escherichia coli dan Bakteri Asam Laktat (BAL) pada Ayam Petelur
Efek Pemberian Pakan dengan Tambahan Overripe Tempe terhadap Jumlah Escherichia coli dan Bakteri Asam Laktat (BAL) pada Ayam Petelur
Overripe tempe memiliki kandungan nutrisi dan komponen bioaktif yang dihasilkan bakteri asam laktat dan kapang Rhizopus oligosporus. Bakteri asam laktat (BAL) dapat menghasilkan be...
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN HOME INDUSTRI TEMPE KRIPIK KELOMPOK USAHA JAJANAN KHAS KABUPATEN TRENGGALEK
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN HOME INDUSTRI TEMPE KRIPIK KELOMPOK USAHA JAJANAN KHAS KABUPATEN TRENGGALEK
ABSTRAK
Usaha untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat adalah yang selalu diusahakan, baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dengan menggunakan berbagai progra...
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
<p><em>Perkembangan industri tempe di Kota Tangerang didukung oleh salah satu sentra industri tempe yaitu Kampung Tempe, Koang Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten. Indust...

