Javascript must be enabled to continue!
STRATEGY FORMULATIONS FOR REVITALIZING NAMPAN CLOTH THROUGH A CULTURAL PRODUCT DESIGN APPROACH TO SUPPORT LAMPUNG'S CREATIVE ECONOMY INNOVATION
View through CrossRef
Kain nampan merupakan salah satu kekayaan tekstil tradisional Lampung yang memiliki nilai filosofis dan estetis yang tinggi. Tekstil ini menghadapi ancaman pelestarian akibat berbagai permasalahan, seperti keterbatasan dokumentasi dan literatur ilmiah, pergeseran nilai kehidupan masyarakat, serta krisis regenerasi perajin lokal. Kain nampan memiliki potensi untuk menjadi produk unggulan daerah melalui nilai estetis dan filosofisnya yang tinggi guna mendukung kemajuan ekonomi kreatif. Hal tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap strategi pengembangan kain nampan untuk mendukung pelestarian seni budaya dan ekonomi kreatif lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi revitalisasi kain nampan melalui pendekatan Cultural Product Design guna mendukung inovasi ekonomi kreatif di Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan cultural product design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, kajian pustaka, serta analisis visual terhadap motif, teknik, fungsi, dan nilai simbolik kain nampan. Hasil pengumpulan data menjadi dasar dalam mengidentifikasi dan merumuskan strategi revitalisasi terhadap potensi pengembangan kain nampan dalam konteks fesyen dan produk kreatif kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi kain nampan dapat dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu reinterpretasi visual motif tradisional, penguatan cultural storytelling, serta adaptasi nilai estetis tekstil ke dalam produk kontemporer. Strategi tersebut dapat diimplementasikan melalui pengembangan cultural branding, digitalisasi promosi kain nampan, penguatan dokumentasi visual, serta integrasi tradisi tekstil ini ke dalam industri fesyen dan industri kreatif kontemporer. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan cultural product design dapat menjadi kerangka strategis dalam menghubungkan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa revitalisasi kain nampan tidak hanya berorientasi pada pelestarian tradisi, tetapi juga pada transformasi nilai budaya menjadi sumber inovasi ekonomi kreatif yang adaptif, kompetitif, dan relevan terhadap perkembangan industri fesyen kontemporer di Lampung.
Goacademica Research and Publishing
Title: STRATEGY FORMULATIONS FOR REVITALIZING NAMPAN CLOTH THROUGH A CULTURAL PRODUCT DESIGN APPROACH TO SUPPORT LAMPUNG'S CREATIVE ECONOMY INNOVATION
Description:
Kain nampan merupakan salah satu kekayaan tekstil tradisional Lampung yang memiliki nilai filosofis dan estetis yang tinggi.
Tekstil ini menghadapi ancaman pelestarian akibat berbagai permasalahan, seperti keterbatasan dokumentasi dan literatur ilmiah, pergeseran nilai kehidupan masyarakat, serta krisis regenerasi perajin lokal.
Kain nampan memiliki potensi untuk menjadi produk unggulan daerah melalui nilai estetis dan filosofisnya yang tinggi guna mendukung kemajuan ekonomi kreatif.
Hal tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap strategi pengembangan kain nampan untuk mendukung pelestarian seni budaya dan ekonomi kreatif lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi revitalisasi kain nampan melalui pendekatan Cultural Product Design guna mendukung inovasi ekonomi kreatif di Lampung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan cultural product design.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, kajian pustaka, serta analisis visual terhadap motif, teknik, fungsi, dan nilai simbolik kain nampan.
Hasil pengumpulan data menjadi dasar dalam mengidentifikasi dan merumuskan strategi revitalisasi terhadap potensi pengembangan kain nampan dalam konteks fesyen dan produk kreatif kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi kain nampan dapat dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu reinterpretasi visual motif tradisional, penguatan cultural storytelling, serta adaptasi nilai estetis tekstil ke dalam produk kontemporer.
Strategi tersebut dapat diimplementasikan melalui pengembangan cultural branding, digitalisasi promosi kain nampan, penguatan dokumentasi visual, serta integrasi tradisi tekstil ini ke dalam industri fesyen dan industri kreatif kontemporer.
Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan cultural product design dapat menjadi kerangka strategis dalam menghubungkan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Simpulan penelitian menegaskan bahwa revitalisasi kain nampan tidak hanya berorientasi pada pelestarian tradisi, tetapi juga pada transformasi nilai budaya menjadi sumber inovasi ekonomi kreatif yang adaptif, kompetitif, dan relevan terhadap perkembangan industri fesyen kontemporer di Lampung.
Related Results
619. Pharmacokinetic-Pharmacodynamic (PK-PD) Target Attainment Analyses to Support Epetraborole Dose Selection for the Treatment of Patients with Mycobacterium avium Complex (MAC) Lung Disease
619. Pharmacokinetic-Pharmacodynamic (PK-PD) Target Attainment Analyses to Support Epetraborole Dose Selection for the Treatment of Patients with Mycobacterium avium Complex (MAC) Lung Disease
Abstract
Background
Epetraborole (EBO) is an orally available, bacterial leucyl transfer RNA synthetase inhibitor that concentra...
LB2306. Population Pharmacokinetic (PPK), Pharmacokinetic/Pharmacodynamic attainment (PTA), and Clinical Pharmacokinetic/Pharmacodynamic (PK/PD) Analyses for Sulbactam-Durlobactam (SUL-DUR) to Support Dose Selection for the Treatment of Acinetobacter baum
LB2306. Population Pharmacokinetic (PPK), Pharmacokinetic/Pharmacodynamic attainment (PTA), and Clinical Pharmacokinetic/Pharmacodynamic (PK/PD) Analyses for Sulbactam-Durlobactam (SUL-DUR) to Support Dose Selection for the Treatment of Acinetobacter baum
Abstract
Background
SUL-DUR is a β-lactam/β-lactamase inhibitor combination in development for the treatment of ABC infections, ...
593. Population Pharmacokinetic Model Development for Epetraborole and Mycobacterium avium Complex (MAC) Lung Disease Patients Using Data from Phase 1 and 2 Studies
593. Population Pharmacokinetic Model Development for Epetraborole and Mycobacterium avium Complex (MAC) Lung Disease Patients Using Data from Phase 1 and 2 Studies
Abstract
Background
Epetraborole (EBO), an orally available bacterial leucyl transfer RNA synthetase inhibitor with potent activ...
592. Impact of Elevated MIC Values on Echinocandin Pharmacokinetic-Pharmacodynamic (PK-PD) Candida glabrata Target Attainment (TA)
592. Impact of Elevated MIC Values on Echinocandin Pharmacokinetic-Pharmacodynamic (PK-PD) Candida glabrata Target Attainment (TA)
Abstract
Background
Given the increasing prevalence of non-albicans Candida species, including C. glabrata and C. auris, which h...
Measurable Progress? Teaching Artsworkers to Assess and Articulate the Impact of Their Work
Measurable Progress? Teaching Artsworkers to Assess and Articulate the Impact of Their Work
The National Cultural Policy Discussion Paper—drafted to assist the Australian Government in developing the first national Cultural Policy since Creative Nation nearly two decades ...
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
<p>Lampung merupakan provinsi yang terletak di ujung timur pulau Sumatera. Lampung juga dilalui oleh jalur lintas Sumatera yang memiliki efek langsung terhadap perekonomian m...
ORNAMEN KAPAL LAMPUNG TYPEFACE
ORNAMEN KAPAL LAMPUNG TYPEFACE
Sumatra's cultural heritage is very diverse and unique, one of the oldest cultures is the Lampung culture. The traditional Lampung tribe is not only famous for its decorative ornam...
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT: ATTITUDE RELATIONSHIP WITH HEALTH PROTOCOL BEHAVIOR AS A PREVERENTIVE EFFORT FOR COVID 19 IN ACADEMIC CIVITY AT MALAHAYATI UNIVERSITY BANDAR LAMPUNG Introduction: Indone...

