Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perumusan Model Bisnis Sosial; Modest Fashion Enterprise

View through CrossRef
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum mengenai model bisnis modest fashion yang sudah ada sebelumnya kemudian gambaran tersebut dijadikan acuan untuk merancang model bisnis sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam rangka merancang model bisnis untuk sebuah usaha fashion sederhana. Tujuan penggunaan metode kualitatif dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh wawasan dari sudut pandang calon pelanggan dan calon penerima manfaat untuk mengidentifikasi karakteristik, perilaku, kebutuhan dan keinginan mereka. Penelitian ini juga secara umum menggambarkan gambaran bisnis fashion sederhana yang ada, yang kemudian juga dapat menjadi acuan dalam merumuskan model bisnis sosial sebuah usaha modest fashion. Dalam merancang model bisnis sosial ini, peneliti mengadaptasi teori sembilan komponen penyusun dari Osterwalder &amp; Pigneur (2010). Berdasarkan hasil dari penelitian ini, menjalankan bisnis di industry modest fashion saat ini dapat dikatakan sebagai peluang besar untuk dijalankan. </p><p>Kata kunci: <em>modest fashion</em>, bisnis sosial, model bisnis, <em>bisnis model canvas</em></p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum mengenai model bisnis modest fashion yang sudah ada sebelumnya kemudian gambaran tersebut dijadikan acuan untuk merancang model bisnis sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam rangka merancang model bisnis untuk sebuah usaha fashion sederhana. Tujuan penggunaan metode kualitatif dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh wawasan dari sudut pandang calon pelanggan dan calon penerima manfaat untuk mengidentifikasi karakteristik, perilaku, kebutuhan dan keinginan mereka. Penelitian ini juga secara umum menggambarkan gambaran bisnis fashion sederhana yang ada, yang kemudian juga dapat menjadi acuan dalam merumuskan model bisnis sosial sebuah usaha modest fashion. Dalam merancang model bisnis sosial ini, peneliti mengadaptasi teori sembilan komponen penyusun dari Osterwalder &amp; Pigneur (2010). Berdasarkan hasil dari penelitian ini, menjalankan bisnis di industry modest fashion saat ini dapat dikatakan sebagai peluang besar untuk dijalankan. </p><p>Kata kunci: <em>modest fashion</em>, bisnis sosial, model bisnis, <em>bisnis model canvas</em></p>
Title: Perumusan Model Bisnis Sosial; Modest Fashion Enterprise
Description:
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum mengenai model bisnis modest fashion yang sudah ada sebelumnya kemudian gambaran tersebut dijadikan acuan untuk merancang model bisnis sosial.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam rangka merancang model bisnis untuk sebuah usaha fashion sederhana.
Tujuan penggunaan metode kualitatif dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh wawasan dari sudut pandang calon pelanggan dan calon penerima manfaat untuk mengidentifikasi karakteristik, perilaku, kebutuhan dan keinginan mereka.
Penelitian ini juga secara umum menggambarkan gambaran bisnis fashion sederhana yang ada, yang kemudian juga dapat menjadi acuan dalam merumuskan model bisnis sosial sebuah usaha modest fashion.
Dalam merancang model bisnis sosial ini, peneliti mengadaptasi teori sembilan komponen penyusun dari Osterwalder &amp; Pigneur (2010).
Berdasarkan hasil dari penelitian ini, menjalankan bisnis di industry modest fashion saat ini dapat dikatakan sebagai peluang besar untuk dijalankan.
 </p><p>Kata kunci: <em>modest fashion</em>, bisnis sosial, model bisnis, <em>bisnis model canvas</em></p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum mengenai model bisnis modest fashion yang sudah ada sebelumnya kemudian gambaran tersebut dijadikan acuan untuk merancang model bisnis sosial.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam rangka merancang model bisnis untuk sebuah usaha fashion sederhana.
Tujuan penggunaan metode kualitatif dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh wawasan dari sudut pandang calon pelanggan dan calon penerima manfaat untuk mengidentifikasi karakteristik, perilaku, kebutuhan dan keinginan mereka.
Penelitian ini juga secara umum menggambarkan gambaran bisnis fashion sederhana yang ada, yang kemudian juga dapat menjadi acuan dalam merumuskan model bisnis sosial sebuah usaha modest fashion.
Dalam merancang model bisnis sosial ini, peneliti mengadaptasi teori sembilan komponen penyusun dari Osterwalder &amp; Pigneur (2010).
Berdasarkan hasil dari penelitian ini, menjalankan bisnis di industry modest fashion saat ini dapat dikatakan sebagai peluang besar untuk dijalankan.
 </p><p>Kata kunci: <em>modest fashion</em>, bisnis sosial, model bisnis, <em>bisnis model canvas</em></p>.

Related Results

Pious Fashion: How Muslim Women Dress
Pious Fashion: How Muslim Women Dress
This book is a very welcome addition to the literature on Muslim women’s dress. It is part of a growing trend to treat Muslim women and their sarto- rial choices through sophistica...
Pious Fashion: How Muslim Women Dress
Pious Fashion: How Muslim Women Dress
This book is a very welcome addition to the literature on Muslim women’s dress. It is part of a growing trend to treat Muslim women and their sarto- rial choices through sophistica...
Productivity Measure in Using Enterprise Resource Planning System in Selected Companies in Beijing, China
Productivity Measure in Using Enterprise Resource Planning System in Selected Companies in Beijing, China
With the globalization of economic development and social development, the business environment of enterprises has changed. Only by continuously improving the digital level and man...
Modest Fashion: Diplomatic Creativity in Supporting Halal Tourism
Modest Fashion: Diplomatic Creativity in Supporting Halal Tourism
Halal has become a lifestyle that encompasses various aspects of life. The acceptance of halal standards is not only dominated by countries with Muslim populations, but also countr...
INDUSTRI HALAL FASHION DI KOTA PATI: PELUANG DAN TANTANGAN
INDUSTRI HALAL FASHION DI KOTA PATI: PELUANG DAN TANTANGAN
AbstractThis study aims to determine the magnitude of the opportunities and challenges that must be faced in developing the halal fashion industry in the city of Pati. This type of...
Cultural Assimilation in the Shifting Trends of Muslim Fashion in Southern Europe
Cultural Assimilation in the Shifting Trends of Muslim Fashion in Southern Europe
The increasing migration of Muslim communities to Europe has significantly influenced fashion trends in the region. One of the most notable changes is the growing demand for Muslim...
The relationships of fashion leadership, fashion magazine content and loyalty tendency
The relationships of fashion leadership, fashion magazine content and loyalty tendency
PurposeThe purpose of this study is to examine the influence of fashion magazine content on consumer loyalty behavior and to analyze the differences in fashion magazine content pre...
Analysis of the consumer preferences of attributes of Rajini Modest Fashion Products
Analysis of the consumer preferences of attributes of Rajini Modest Fashion Products
The market growth of modest fashion products is increasing. Rajini uses this opportunity by developing modest fashion products. The purpose of this study was to discover and analyz...

Back to Top