Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Kawasan Sempadan Pantai Galesong Utara Kabupaten Takalar

View through CrossRef
Edukasi masyarakat pesisir diperlukan untuk menjaga keseimbangan daerah sempadan pantai. Adapun tujuan kegiatan ini ialah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi risiko bencana dan memberikan pemahaman dasar dalam hal mitigasi bencana dalam kawasan sempadan pantai. Mitigasi bencana merupakan aktivitas tindakan pengurangan dampak bencana. Komponen utama yang perlu diperhatikan dalam memahami bencana adalah bahaya, kerentanan, ketahanan, dan resiko. Pemahaman terhadap keempat komponen utama sangat menentukan bagaimana pendekatan dan tindakan terhadap bencana yang harus dilakukan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi pada kawasan sempadan pantai di wilayah Takalar, selanjutnya melakukan review data atau dokumen terkait kawasan sempadan serta diskusi bersama masyarakat yang bermukim disekitar sempadan pantai Kecamatan Galesong Utara untuk melengkapi hasil review data. Dalam kegiatan  pengabdian ini dilakukan penyuluhan yang salah satunya mendeskripsikan tingkat bahaya abrasi dan upaya yang dilakukan dalam mengurangi resiko. Langkah yang dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko terhadap bahaya abrasi adalah melakukan upaya mitigasi bencana. Pelaksanaan penyuluhan mitigasi bencana pada kawasan sempadan pantai adalah bentuk mitigasi bencana non struktural dalam hal penguatan kapasitas masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini membuat masyarakat tergerak untuk menguatkan kapasitas dan penjagaan terhadap lingkungan sekitar sempadan pantai utamanya pencegahan terhadap abrasi.
Title: Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Kawasan Sempadan Pantai Galesong Utara Kabupaten Takalar
Description:
Edukasi masyarakat pesisir diperlukan untuk menjaga keseimbangan daerah sempadan pantai.
Adapun tujuan kegiatan ini ialah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi risiko bencana dan memberikan pemahaman dasar dalam hal mitigasi bencana dalam kawasan sempadan pantai.
Mitigasi bencana merupakan aktivitas tindakan pengurangan dampak bencana.
Komponen utama yang perlu diperhatikan dalam memahami bencana adalah bahaya, kerentanan, ketahanan, dan resiko.
Pemahaman terhadap keempat komponen utama sangat menentukan bagaimana pendekatan dan tindakan terhadap bencana yang harus dilakukan.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi pada kawasan sempadan pantai di wilayah Takalar, selanjutnya melakukan review data atau dokumen terkait kawasan sempadan serta diskusi bersama masyarakat yang bermukim disekitar sempadan pantai Kecamatan Galesong Utara untuk melengkapi hasil review data.
Dalam kegiatan  pengabdian ini dilakukan penyuluhan yang salah satunya mendeskripsikan tingkat bahaya abrasi dan upaya yang dilakukan dalam mengurangi resiko.
Langkah yang dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko terhadap bahaya abrasi adalah melakukan upaya mitigasi bencana.
Pelaksanaan penyuluhan mitigasi bencana pada kawasan sempadan pantai adalah bentuk mitigasi bencana non struktural dalam hal penguatan kapasitas masyarakat.
Kegiatan penyuluhan ini membuat masyarakat tergerak untuk menguatkan kapasitas dan penjagaan terhadap lingkungan sekitar sempadan pantai utamanya pencegahan terhadap abrasi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
<p>Bencana kekeringan merupakan bencana yang terjadi ketika ketersediaan air tanah tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih penduduk. Selama beberapa bulan terakhir di tahu...
Indeks Kerentanan Wilayah Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Indeks Kerentanan Wilayah Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Permasalahan di wilayah pesisir sangat sensitif dan rentan terhadap fenomena alam karena merupakan suatu wilayah yang rentan terhadap faktor lingkungan antara lain laju perubahan g...
KAJIAN BAHAYA TSUNAMI DI PANTAI UTARA KABUPATEN SERANG
KAJIAN BAHAYA TSUNAMI DI PANTAI UTARA KABUPATEN SERANG
 ABSTRAKKawasan pantai utara Kabupaten Serang telah berkembang dengan sangat pesat, terutama menjadi kawasan industri, pelabuhan dan permukiman. Kawasan pantai utara Kabupaten Sera...
EVALUASI PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN SEMPADAN PANTAI TANJUNG UBAN KECAMATAN BINTAN UTARA
EVALUASI PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN SEMPADAN PANTAI TANJUNG UBAN KECAMATAN BINTAN UTARA
Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bintan No. 1 Tahun 2020 menjelaskan adanya melarang mendirikan bangunan pada sempadan pantai khususnya permukiman. Pada kondisi aktual saat ini s...

Back to Top