Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Algoritma Apriori Pada Data Benchmark Kosarak Dan Mushrooms
View through CrossRef
<p>Algoritma apriori saat ini lebih banyak digunakan untuk mencari frequent itemsets dan mencari aturan asosiasi untuk menemukan knowledge. Proses mencari frequent itemsets pada data secara berulang-ulang yang ada didalam database dan diakhiri ketika kandidat itemsets sampai K+1 tidak ada lagi. Algorima Apriori menggunakan secara umum menggunakan banyak jumlah memori dan waktu eksekusi dalam menemukan kombinasi dan perbandingan frequent itemsets. Hasil yang di dapatkan dengan menggunakan algoritma apriori bisa di katakan akurat saat menseleksi kombinasi itemset yang ada pada dataset sesuai dengan nilai support dan confidens nya. Untuk mengetahui seberapa akurat dan berapa jumlah sumberdaya yang di gunakan serta bagaimana perilaku algoritma apriori terhadap dataset dengan jumlah kolom data yang berbeda, maka implementasi agoritma apriori di ujikan dengan data benchmark kosarak.dat dan mushrooms.dat dengan nilai minimum support yang sama. Kedua data sets tersebut memiliki format yang berbeda pada jumlah kolom datanya yaitu data pada semua baris memiliki jumlah kolom karakter data, pada datasets kosarak.datmemiliki kolom karakter dengan panjang berbeda-beda pada setiap barisnya sedangkan pada datasets mushrooms.dat memiliki kolom karakter sebanyak 23 karakter data, artinya datasets tersebut memiliki model blok data linear atau sama. Hasil dari implementasi algoritma apriori terhadap kedua datasets tersebut didapatkan perilaku proses pada apriori yang ditampilkan dari hasil waktu eksekusi dan memori yang dipakai bahwa datasets kosarak lebih sedikit menggunakan waktu dibandingkan dengan datasets mushrooms namun penggunaan memori lebih boros, semakin kecil nilai minimum support semakin banyak komparasi kandidat yang dicari.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci : </strong>apriori;<em> datamining</em>; implementasi; kosarak;<em> mushrooms</em></p>
Title: Implementasi Algoritma Apriori Pada Data Benchmark Kosarak Dan Mushrooms
Description:
<p>Algoritma apriori saat ini lebih banyak digunakan untuk mencari frequent itemsets dan mencari aturan asosiasi untuk menemukan knowledge.
Proses mencari frequent itemsets pada data secara berulang-ulang yang ada didalam database dan diakhiri ketika kandidat itemsets sampai K+1 tidak ada lagi.
Algorima Apriori menggunakan secara umum menggunakan banyak jumlah memori dan waktu eksekusi dalam menemukan kombinasi dan perbandingan frequent itemsets.
Hasil yang di dapatkan dengan menggunakan algoritma apriori bisa di katakan akurat saat menseleksi kombinasi itemset yang ada pada dataset sesuai dengan nilai support dan confidens nya.
Untuk mengetahui seberapa akurat dan berapa jumlah sumberdaya yang di gunakan serta bagaimana perilaku algoritma apriori terhadap dataset dengan jumlah kolom data yang berbeda, maka implementasi agoritma apriori di ujikan dengan data benchmark kosarak.
dat dan mushrooms.
dat dengan nilai minimum support yang sama.
Kedua data sets tersebut memiliki format yang berbeda pada jumlah kolom datanya yaitu data pada semua baris memiliki jumlah kolom karakter data, pada datasets kosarak.
datmemiliki kolom karakter dengan panjang berbeda-beda pada setiap barisnya sedangkan pada datasets mushrooms.
dat memiliki kolom karakter sebanyak 23 karakter data, artinya datasets tersebut memiliki model blok data linear atau sama.
Hasil dari implementasi algoritma apriori terhadap kedua datasets tersebut didapatkan perilaku proses pada apriori yang ditampilkan dari hasil waktu eksekusi dan memori yang dipakai bahwa datasets kosarak lebih sedikit menggunakan waktu dibandingkan dengan datasets mushrooms namun penggunaan memori lebih boros, semakin kecil nilai minimum support semakin banyak komparasi kandidat yang dicari.
</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci : </strong>apriori;<em> datamining</em>; implementasi; kosarak;<em> mushrooms</em></p>.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Penerapan Algoritma Apriori untuk menghasilkan pola penjualan produk bangunan
Penerapan Algoritma Apriori untuk menghasilkan pola penjualan produk bangunan
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kecenderungan konsumen dalam melakukan pembelian material bangunan dengan memanfaatkan algoritma Apriori, yang diterapkan pada proses...
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
Eksplorasi Frequent Itemset untuk Pola Asosiasi Produk Toko Bahan Kue Menggunakan Algoritma Apriori
Eksplorasi Frequent Itemset untuk Pola Asosiasi Produk Toko Bahan Kue Menggunakan Algoritma Apriori
Data Mining dan Analisis Pola adalah teknik penting dalam bisnis untuk menemukan pola tersembunyi dalam data transaksi. Penelitian ini membandingkan dua algoritma aturan asosiasi, ...
IMPLEMENTASI ALGORITMA FP-GROWTH DAN APRIORI UNTUK PERSEDIAAN PRODUK
IMPLEMENTASI ALGORITMA FP-GROWTH DAN APRIORI UNTUK PERSEDIAAN PRODUK
Persediaan produk merupakan hal yang penting dalam mengelola bisnis, khususnya bisnis retail. Persediaan produk menjadi perhatian Toko Emyra Bedding untuk memaksimalkan pelayananny...
Apriori Algorithm-Based Three-Dimensional Mineral Prospectivity Mapping—An Example from Meiling South Area, Xinjiang, China
Apriori Algorithm-Based Three-Dimensional Mineral Prospectivity Mapping—An Example from Meiling South Area, Xinjiang, China
Mineral Prospectivity Mapping (MPM) is shifting toward intelligent deep mineralization searches in the era of big data and the increasing difficulties of surface deposit detection....

