Javascript must be enabled to continue!
REVITALISASI TATA RIAS PENGANTIN KERATON SUMENEP (PENGEMBANGAN MATERI MATA KULIAH TATA RIAS PENGANTIN INDONESIA)
View through CrossRef
Jenis penelitian kualitatif pendekatan etnografi. Tujuan penelitian memberikan catatan dan dokumentasi atas bentuk dan makna tata rias pengantin Keraton, Sumenep Legha. Rias wajah pengantin wanita menggunakan conda’ dan godhek. Keduanya menggunakan kaco’ di dahi dan sanggul malang yang dihias rangkaian bunga (Rambai ganggung, rengpereng dan Tongcontong/duk remmek) dan aksesoris (Peces, Jamang, Soroy/ jungkat, dan Coconduk/Cunduk Mentul). Busana pengantin wanita Legha/kemben, dan Sarong songket/samper bine, Odhet, Sabbu’ dan Rape’, perlengkapannya selop. Busana pengantin laki-laki Celana Lake, Rape’, Lok elokan dan Sabbu’, perlengkapannya selop dan keris dihias to’or. Keduanya menggunakan bunga buntal di bagian pinggang. Perhiasan kedua pengantin: Kalung Kalamangga (Kolomonggo), Klap Bahu dan Ghelleng. Pada kuping pengantin perempuan menggunakan Kerabu/Anting-anting. Pengantin laki-laki menggunakan Puspa Karma (Jangoleng) di kupingnya dan Renteng Melati di bahu.Tata rias wajah dan rambut pada pengantin pria memiliki kesan gagah (seorang raja), pengantin putri berkesan cantik dan anggun (ratu). Tampilan busana dan perhiasan memiliki makna religis dan simbol-simbol pengakuan kebesaran, kemurahan dan pengharapan/doa-doa untuk sepasang pengantin kepada Tuhan Yang Maha Esa
Title: REVITALISASI TATA RIAS PENGANTIN KERATON SUMENEP (PENGEMBANGAN MATERI MATA KULIAH TATA RIAS PENGANTIN INDONESIA)
Description:
Jenis penelitian kualitatif pendekatan etnografi.
Tujuan penelitian memberikan catatan dan dokumentasi atas bentuk dan makna tata rias pengantin Keraton, Sumenep Legha.
Rias wajah pengantin wanita menggunakan conda’ dan godhek.
Keduanya menggunakan kaco’ di dahi dan sanggul malang yang dihias rangkaian bunga (Rambai ganggung, rengpereng dan Tongcontong/duk remmek) dan aksesoris (Peces, Jamang, Soroy/ jungkat, dan Coconduk/Cunduk Mentul).
Busana pengantin wanita Legha/kemben, dan Sarong songket/samper bine, Odhet, Sabbu’ dan Rape’, perlengkapannya selop.
Busana pengantin laki-laki Celana Lake, Rape’, Lok elokan dan Sabbu’, perlengkapannya selop dan keris dihias to’or.
Keduanya menggunakan bunga buntal di bagian pinggang.
Perhiasan kedua pengantin: Kalung Kalamangga (Kolomonggo), Klap Bahu dan Ghelleng.
Pada kuping pengantin perempuan menggunakan Kerabu/Anting-anting.
Pengantin laki-laki menggunakan Puspa Karma (Jangoleng) di kupingnya dan Renteng Melati di bahu.
Tata rias wajah dan rambut pada pengantin pria memiliki kesan gagah (seorang raja), pengantin putri berkesan cantik dan anggun (ratu).
Tampilan busana dan perhiasan memiliki makna religis dan simbol-simbol pengakuan kebesaran, kemurahan dan pengharapan/doa-doa untuk sepasang pengantin kepada Tuhan Yang Maha Esa .
Related Results
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
Abstrak - Keraton Kanoman merupakan salah satu bangunan yang penting dalam sejarah terbentuknya Kota Cirebon. Keraton Kanoman didirikan pada tahun 1678, keraton berfungsi sebagai b...
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI DESA SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI DESA SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Abstrak
Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui perkembangan (1) tata rias wajah pengantin tradisional, (2) tata rias rambut, (3) tata busana (4) aksesoris pengantin tradisional ...
PENERAPAN KONSEP SENTRALITAS PADA KERATON SURAKARTA HADININGRAT
PENERAPAN KONSEP SENTRALITAS PADA KERATON SURAKARTA HADININGRAT
Abstract - Keraton is a term to describe a place where Javanese ruler and his family lives. Keraton, which regarded as a historical building, holds an important role in development...
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGGAMBAR DESAIN RIAS DENGAN HASIL PRAKTEK TATA RIAS PENGANTIN JAWA PRODI S1 PENDIDIKAN TATA RIAS DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGGAMBAR DESAIN RIAS DENGAN HASIL PRAKTEK TATA RIAS PENGANTIN JAWA PRODI S1 PENDIDIKAN TATA RIAS DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Surabaya menawarkan berbagai mata kuliah yangmencakup berbagai jenis teknik tata rias. Untuk mendapatkan hasil riasan yang sem...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
Tata rias pengantin Putri Jenggolo merupakan tata rias pengantin tradisional khas Sidoarjo. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa perias di Sidoarjo didapatkan hasil bahwa mi...
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Kurikulum merupakan satu hal penting dalam dunia pendidikan, dimana kurikulum menjadi seperangkat alat dan pedoman di dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Penyusunan kuriku...
Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin
Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin
AbstrakBIDHARI SINTA MEI SASTI, Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin. Tugas Akhir. Jakarta: Program Studi Diploma Tiga Tata Rias, Fakulta...
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penata rias terhadap penggunaan teknik airbrush dalam tata rias wajah pengantin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pe...

