Javascript must be enabled to continue!
Analisis Standarisasi Laboratorium Fisika SMA Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi standar laboratorium fisika di tingkat SMA untuk mendukung pembelajaran efektif. Analisis penelitian difokuskan pada kelengkapan alat laboratorium fisika di Kecamatan Talisayan berdasarkan Permendiknas No 24 Tahun 2007, manajemen laboratorium fisika, dan standar tenaga laboratorium berdasarkan Permendiknas No 26 Tahun 2008. Penelitian dilakukan di dua sekolah, yaitu SMAN 3 dan SMAN 13 Berau, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan alat laboratorium fisika di kedua sekolah belum memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, manajemen laboratorium di masing-masing sekolah juga belum berjalan dengan baik. Sementara itu, tenaga laboratorium di SMAN 3 sudah memenuhi standar, sedangkan SMAN 13 belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan perlunya peningkatan jumlah dan kualitas peralatan, peningkatan keterampilan pengelola laboratorium untuk penggunaan peralatan yang efisien, serta pelatihan untuk staf laboratorium agar dapat menjalankan tugas dengan lebih efektif.
Universitas Mulawarman
Title: Analisis Standarisasi Laboratorium Fisika SMA Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi standar laboratorium fisika di tingkat SMA untuk mendukung pembelajaran efektif.
Analisis penelitian difokuskan pada kelengkapan alat laboratorium fisika di Kecamatan Talisayan berdasarkan Permendiknas No 24 Tahun 2007, manajemen laboratorium fisika, dan standar tenaga laboratorium berdasarkan Permendiknas No 26 Tahun 2008.
Penelitian dilakukan di dua sekolah, yaitu SMAN 3 dan SMAN 13 Berau, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan alat laboratorium fisika di kedua sekolah belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Selain itu, manajemen laboratorium di masing-masing sekolah juga belum berjalan dengan baik.
Sementara itu, tenaga laboratorium di SMAN 3 sudah memenuhi standar, sedangkan SMAN 13 belum memenuhi kriteria yang diharapkan.
Hasil penelitian menunjukkan perlunya peningkatan jumlah dan kualitas peralatan, peningkatan keterampilan pengelola laboratorium untuk penggunaan peralatan yang efisien, serta pelatihan untuk staf laboratorium agar dapat menjalankan tugas dengan lebih efektif.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Menganalisis pengaruh tenaga kerja subsektor Kehutanan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor Kehutanan di Kabupaten Berau. ...
PENGELOLAAN LABORATORIUM BAGI MGMP FISIKA SMA KABUPATEN DEMAK
PENGELOLAAN LABORATORIUM BAGI MGMP FISIKA SMA KABUPATEN DEMAK
Abstrak Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan pengelolaan laboratorium fisika SMA bagi guru-guru fisika SMA Kabupaten Demak. Kegiatan ini juga dilakukan untuk menget...
Analisis Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verbal pada Bahasa Berau
Analisis Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verbal pada Bahasa Berau
Penelitian ini difokuskan pada analisis bentuk dan makna kata berafiks yang berkategori verbal pada bahasa Berau, alasan pengambilan objek bahasa Berau karena bahasa Berau merupaka...
PELATIHAN MANAJEMEN LABORATORIUM UNTUK PENGELOLA LABORATORIUM IPA TINGKAT SMA DI KABUPATEN BOJONEGORO
PELATIHAN MANAJEMEN LABORATORIUM UNTUK PENGELOLA LABORATORIUM IPA TINGKAT SMA DI KABUPATEN BOJONEGORO
Laboratorium memerlukan pengelolaan yang terstandardisasi baik dalam hal pengelola maupun ketersediaan peralatan. Laboratorium sekolah yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya l...
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Abstract: As a tourist destination, Berau Regency has experienced a significant increase in tourist visits in recent years. Tourism development in Berau Regency still faces several...
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajem...
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR
Pengetahuan dan keterampilan terkait proses standarisasi bahan alamdi SMKKesehatan Bali Medika kurang diperhatikan karena kurikulumnya lebih banyak memuat matapelajaran produktif k...

